Komitmen Bupati Pertegas Identitas Pamekasan Kota Pendidikan, Gagas Pembelajaran Berbasis Alam

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman saat diwawancara sejumlah awak media. (DOK. KLIKMADURA)

Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman saat diwawancara sejumlah awak media. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Keseriusan Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam menghidupkan kembali Pamekasan sebagai kota pendidikan terus ditunjukkan. Salah satunya melalui rencana menghadirkan desain baru sistem pembelajaran yang lebih nyaman bagi siswa.

Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, menegaskan bahwa dunia pendidikan tidak boleh lagi membatasi ruang gerak dan kreativitas peserta didik.

Menurutnya, siswa Sekolah Dasar (SD) tidak semestinya terus-menerus dikungkung di dalam kelas layaknya tahanan.

“Jangan sampai anak-anak kita hanya duduk diam di dalam kelas. Mereka harus diberi ruang untuk bergerak, melihat, dan merasakan langsung proses belajar dari alam dan lingkungan sekitarnya,” katanya.

Baca juga :  Biaya Pokok Produksi Tembakau Tahun 2025 di Pamekasan Naik hingga 2 Persen

Mantan anggota DPR RI itu mengatakan, salah satu konsep yang tengah disiapkan adalah pembelajaran berbasis pengalaman dengan memanfaatkan alam sebagai media belajar.

“Belajar tidak selalu harus di dalam ruangan. Anak-anak bisa berjalan, mengamati, dan belajar sambil menikmati suasana alam. Dengan begitu mereka tidak jenuh,” ucapnya.

Ia mengaku bahwa Konsep belajar bersama alam diyakini mampu menumbuhkan karakter, kreativitas, serta daya pikir kritis siswa sejak dini.

“Pemkab Pamekasan berharap, dengan desain baru ini, kualitas pendidikan di Pamekasan semakin meningkat dan mampu mengembalikan citra daerah sebagai salah satu pusat pendidikan yang unggul,” tandasnya. (ibl/nda)

Baca juga :  Kabar Istri Bupati Terlibat Jual Beli Kios Eks PJKA Dipastikan Hoaks dan Menyesatkan

Berita Terkait

Masih Buron, Oknum Pengacara Fefen Sambo Kembali Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Dokumen Bank
Usung Konsep Intimate Wedding, Azana Style Hotel Madura Gandeng 10 Vendor
Kejari Pamekasan Periksa 16 Orang, Dugaan Korupsi Proyek Jalan Bulangan Barat Terus Diusut
KSMI Pamekasan Sukses Jaring Atlet Berbakat Melalui Kejurkab
Pelapor Ketua PD Muhammadiyah Ditelpon Pria Ngaku Kasatreskrim Polres Pamekasan, Sebut Laporan Tak Bisa Diproses
RKPD Perubahan Belum Kelar, Pembahasan APBD-P 2026 Pamekasan Tertahan
Rumah Warga Desa Murtajih Pamekasan Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta
PD Muhammadiyah Pamekasan Balas Laporan Polisi dengan Dumas, Tak Terima Disebut “Komplotan Mafia Tanah”

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:10 WIB

Masih Buron, Oknum Pengacara Fefen Sambo Kembali Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Dokumen Bank

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Kejari Pamekasan Periksa 16 Orang, Dugaan Korupsi Proyek Jalan Bulangan Barat Terus Diusut

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:32 WIB

KSMI Pamekasan Sukses Jaring Atlet Berbakat Melalui Kejurkab

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Pelapor Ketua PD Muhammadiyah Ditelpon Pria Ngaku Kasatreskrim Polres Pamekasan, Sebut Laporan Tak Bisa Diproses

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:21 WIB

RKPD Perubahan Belum Kelar, Pembahasan APBD-P 2026 Pamekasan Tertahan

Berita Terbaru