Gelar Rangkaian Kegiatan HSN 2024, UIM Komitmen Tanamkan Nilai-Nilai Santri Pada Mahasiswa

- Jurnalis

Senin, 21 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor dan wakil rektor Universitas Islam Madura.

Rektor dan wakil rektor Universitas Islam Madura.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Universitas Islam Madura (UIM) memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2024 dengan berbagai rangkaian kegiatan. Tujuannya, untuk menanamkan nilai-nilai santri pada mahasiswa.

Ketua Pelaksana Peringatan HSN 2024, Mohammad Arif mengatakan, Hari Santri Nasional tahun 2024 di Universitas Islam Madura mengagendakan 5 kegiatan penting.

“Dua agenda sudah kita laksanakan tepat pada tanggal 10 dan 11 Oktober, beberapa minggu yang lalu, yakni dzikir dan istighosah, serta khotmil Qur’an dan tahlil,” terangnya.

Kemudian, untuk tiga kegiatan lainnya sedang dan akan berlangsung, Yaitu, UIM bersarung yang dimulai dari tanggal 16 Oktober dan pembacaan Sholawat Nariyah setiap sebelum mata kuliah dimulai.

Baca juga :  Kaca Mobil Elf di Pamekasan Pecah Dilempar Batu, Polisi Gelar Patroli di Lokasi Kejadian

“Dua agenda tersebut akan berlangsung hingga besok di hari puncak, tepat pada tanggal 22 Oktober 2024,” imbuh Arif.

Ia menyebut, pembacaan Sholawat Nariyah diwajibkan kepada seluruh dosen dan mahasiswa.

“Dengan membacakan sholawat Nariyah setiap akan melaksanakan perkuliahan, esensinya mahasiswa akan terbiasa dengan sholawat, serta diharap bisa menjadi jalan keberkahan dalam setiap apa yang kita kerjakan,” paparnya.

Arif melanjutkan, agenda terakhir yakni hari puncak peringatan Hari Santri Nasional 2024 yang akan digelar apel.

“Insyaallah apel tersebut akan dihadiri oleh seluruh pendidikan pesantren yang ada di Pamekasan dengan masing-masing delegasi sebanyak 20 orang,” jelasnya.

Baca juga :  Hadiri Musabaqah Qira’atil Kutub, Wakil Bupati Sumenep Tegaskan Santri Harus Kuasai Tradisi dan Teknologi

Peringatan Hari Santri tersebut diinisiasi oleh rektor dengan menunjuk tim pelaksana dari lembaga keagamaan di UIM.

“Kami membentuk panitia kecil untuk melaksanakan dan mensukseskan beberapa rangkaian kegiatan HSN tersebut,” Ungkapnya.

Menurutnya, UIM sebagai perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) perlu untuk memperingati Hari Santri sebagai refleksi.

“UIM merupakan perguruan tinggi yang didirikan, dibentuk dan diinisiasi oleh masyayikh dan kyai dari pondok pesantren Miftahul Ulum Bettet,” paparnya.

Arif menyampaikan, pembelajaran yang ingin diberikan kepada mahasiswa melalui rangkaian kegiatan HSN tersebut yakni, menanamkan dan menginternalisasi nilai-nilai pesantren kepada mahasiswa.

Baca juga :  UIM Tutup PKKMB 2025 dengan Kuliah Umum, Tekankan Sinergi Bersama Pemerintah

“Kemudian perilaku dan sikap tawadhu santri kepada guru, perlu terus ditanamkan kepada mahasiswa melalui gelaran HSN ini,” ucapnya.

“Kami berharap besar dari gelaran HSN ini, khususnya untuk mahasiswa UIM untuk bisa menjadi icon satu-satunya perguruan tinggi yang berada dibawah naungan pesantren,” pungkasnya. (zhr/diend)

Berita Terkait

125 Kursi Kepala Sekolah di Pamekasan Masih Plt, Disdikbud Targetkan Tuntas Tahun Ini
Ketua PD Muhammadiyah Pamekasan Diperiksa Polisi, Terseret Dugaan Pencemaran Nama Baik
Fraksi Gelora Perjuangan DPRD Pamekasan Dorong APBD Perubahan 2026 Lebih Tepat Sasaran
Daul Semut Ireng Gelorakan Musik Tradisional Khas Pamekasan, Gaungnya Sampai ke Istana Negara
Tak Terima Dituding Seperti Kaum Nabi Luth, Warga Pamekasan Tempuh Jalur Hukum
Kemenbud Tetapkan Musik Daul sebagai Warisan Budaya Takbenda Milik Pamekasan
Harga Tembakau Turun, Wakil Ketua DPRD Pamekasan Pertanyakan Klaim Overstock Gudang
Razia Blok Hunian Lapas Narkotika Pamekasan, 13 Petugas dan 40 Warga Binaan Jalani Tes Urine

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 01:29 WIB

125 Kursi Kepala Sekolah di Pamekasan Masih Plt, Disdikbud Targetkan Tuntas Tahun Ini

Rabu, 23 September 2026 - 08:39 WIB

Ketua PD Muhammadiyah Pamekasan Diperiksa Polisi, Terseret Dugaan Pencemaran Nama Baik

Selasa, 22 September 2026 - 09:32 WIB

Daul Semut Ireng Gelorakan Musik Tradisional Khas Pamekasan, Gaungnya Sampai ke Istana Negara

Selasa, 22 September 2026 - 09:18 WIB

Tak Terima Dituding Seperti Kaum Nabi Luth, Warga Pamekasan Tempuh Jalur Hukum

Selasa, 22 September 2026 - 08:03 WIB

Kemenbud Tetapkan Musik Daul sebagai Warisan Budaya Takbenda Milik Pamekasan

Berita Terbaru