Meski Sekolah Masih Disegel, SPMB SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Tetap Dibuka

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga berada di depan SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

Warga berada di depan SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Penyegelan yang masih membelit SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan tidak menghentikan aktivitas penerimaan peserta didik baru.

Hingga saat ini, sekolah yang berlokasi di Jalan Raya Nyalaran, Kelurahan Kowel, Pamekasan tersebut tetap melaksanakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2026/2027.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ibnul Fadili mengatakan, proses pendaftaran telah dibuka sejak Januari dan akan berlangsung hingga Juli mendatang.

Menurutnya, antusiasme calon siswa masih cukup tinggi. Hingga pertengahan Juni, tercatat sekitar 30 calon peserta didik telah mendaftarkan diri.

Baca juga :  TKM Pamekasan Merosot, Masuk Empat Daerah Terendah di Jatim

“SPMB tetap berjalan, sekitar 30-an anak yang sudah mendaftar,” ujarnya.

Fadili menjelaskan, pihak sekolah juga mulai menyiapkan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru. Kegiatan tersebut tetap direncanakan berjalan meski persoalan penyegelan belum terselesaikan.

Menurut dia, MPLS dapat dilaksanakan di gedung sekolah apabila segel telah dibuka, atau di lokasi alternatif apabila proses penyelesaian perkara masih berlangsung.

“Yang penting seluruh tahapan pendidikan tetap berjalan. Namun tentu kami berharap MPLS bisa dilaksanakan di sekolah ini,” katanya.

Untuk memudahkan proses pendaftaran, sekolah menyediakan layanan secara daring maupun melalui nomor kontak yang tercantum dalam media promosi penerimaan siswa baru. Dengan demikian, calon peserta didik tidak harus datang langsung ke lokasi sekolah.

Baca juga :  Sejumlah Guru SDIT Al-Uswah Pamekasan Diberhentikan Sepihak, Wali Murid Pindahkan Anaknya

Fadili berharap persoalan yang sedang dihadapi lembaganya segera menemukan titik terang agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung normal.

Selain itu, pihak sekolah juga ingin menghindari penggunaan gedung pinjaman yang tengah dipersiapkan sebagai alternatif sementara apabila penyegelan berlangsung lebih lama.

“Tentu kami berharap agar permasalahan ini bisa segera selesai. Kegiatan MPLS juga bisa digelar di sekolah,” tandasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Unira dan Lapas Pamekasan Perkuat Kolaborasi, Dorong Pembinaan Warga Binaan Berbasis Pertanian
Buruh Tani Tembakau Pamekasan Diusulkan Terima BLT DBHCHT, Anggaran Rp1,7 Miliar Masuk PAK
DPK Pamekasan Berencana Buka Pelayanan Perpustakaan di Pantura
Pemkab Pamekasan Mulai Kaji 10 Syarat Pansus, Pembahasan Raperda SOTK Diprediksi Molor
Jurnalis Pamekasan Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis Hilang saat Liput Anak Krakatau
Sepuluh Syarat Mutlak Belum Dipenuhi, DPRD Pamekasan Hentikan Pembahasan Raperda SOTK
Dalami Dugaan Penyalahgunaan NIK Kasus TK ABA IV, Polres Pamekasan Panggil Pelapor
Ahli Gizi Puskesmas Palengaan Bagikan Tips Memilih Makanan dan Minuman Sehat

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:43 WIB

Unira dan Lapas Pamekasan Perkuat Kolaborasi, Dorong Pembinaan Warga Binaan Berbasis Pertanian

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Buruh Tani Tembakau Pamekasan Diusulkan Terima BLT DBHCHT, Anggaran Rp1,7 Miliar Masuk PAK

Selasa, 15 September 2026 - 09:31 WIB

DPK Pamekasan Berencana Buka Pelayanan Perpustakaan di Pantura

Selasa, 15 September 2026 - 09:26 WIB

Pemkab Pamekasan Mulai Kaji 10 Syarat Pansus, Pembahasan Raperda SOTK Diprediksi Molor

Senin, 14 September 2026 - 11:39 WIB

Jurnalis Pamekasan Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis Hilang saat Liput Anak Krakatau

Berita Terbaru