PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pelatihan pengembangan platform media sosial sekolah melalui program Digischool Klik Madura resmi berakhir. Penutupan kegiatan digelar di wilayah Korwilcambidikbud Pademawu dan diikuti seluruh guru SD se-Kecamatan Pademawu.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan media sosial secara positif. Selain mengembangkan kemampuan digital, pelatihan juga diarahkan agar sekolah mampu membangun citra serta memperkenalkan berbagai program dan prestasi kepada masyarakat.
Kepala Disdikbud Pamekasan Basri Yulianto melalui Kabid Pembinaan SD, Dr. Ridwan mengatakan, kemampuan mengelola media sosial kini menjadi kebutuhan di dunia pendidikan.
Menurutnya, platform digital dapat dimanfaatkan sebagai sarana mempromosikan potensi sekolah sekaligus menyebarluaskan berbagai kegiatan edukatif.
“Tentu kegiatan ini menjadi hal yang positif bagi para guru dan juga sekolah di Kabupaten Pamekasan untuk meningkatkan kemampuan bermedia sosial secara positif,” ujarnya.
Ridwan menilai aktivitas di jenjang sekolah dasar sangat beragam dan memiliki nilai publikasi yang tinggi. Karena itu, para guru didorong tidak hanya mengembangkan kompetensi di dalam ruang kelas, tetapi juga mampu mengeksplorasi kreativitas melalui media sosial.
Ia menegaskan, guru tidak boleh hanya menjadi penikmat atau konsumen konten digital. Sebaliknya, mereka harus berani menjadi kreator yang menghadirkan konten-konten edukatif dan inspiratif bagi masyarakat.
“Bisa disebarkan melalui medsos nantinya baik dari program sekolah atau kompetensi personal itu sendiri,” tegas Ridwan.
Menurutnya, kemampuan membuat konten positif akan memberikan manfaat yang lebih luas. Selain memperkuat branding sekolah, media sosial juga dapat menjadi ruang berbagi inovasi pembelajaran dan prestasi yang telah dicapai guru maupun siswa.
Ridwan berharap seluruh peserta tidak berhenti pada pelatihan semata. Ia meminta para guru segera mempraktikkan ilmu yang diperoleh agar media sosial sekolah semakin aktif, informatif, dan memberi dampak positif bagi dunia pendidikan.
“Alhamdulillah para guru sangat senang dan antusias dengan kegiatan ini. Semoga bermanfaat,” tandasnya. (enk/nda)













