Dana Hibah Koperasi Rp 4 Miliar Jadi Sorotan KPK, Muttaqin: Insyaallah Aman!

- Jurnalis

Minggu, 27 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Tenaga Kerja (Diskop UKM dan Naker) Pamekasan, Muttaqin. (DOK. KLIKMADURA)

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Tenaga Kerja (Diskop UKM dan Naker) Pamekasan, Muttaqin. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Dana hibah senilai Rp 4 miliar yang digelontorkan untuk empat koperasi di Kabupaten Pamekasan menjadi sorotan publik.

Apalagi, anggaran itu turut dibahas dalam pertemuan antara Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.

Sayangnya, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Tenaga Kerja (Diskop UKM dan Naker) Pamekasan, Muttaqin, memilih irit bicara terkait dana hibah tersebut. Alasannya, karena dia khawatir, pernyataannya akan memicu polemik baru di tengah masyarakat.

“Saya tidak mau ini semakin ramai. Intinya, sudah diperiksa dan semuanya Inshaallah aman,” katanya singkat.

Baca juga :  Dapodik SDIT Al-Uswah Pamekasan Tak Kunjung Dirubah, Wali Murid Meradang

Ia menjelaskan, pertemuan dengan KPK saat itu bukan dalam rangka pemeriksaan atau pengusutan. Tetapi, dalam rangka koordinasi yang di dalamnya juga membahas dana hibah koperasi itu.

Anggaran hibah tersebut, lanjutnya, dialokasikan untuk empat koperasi. Masing-masing mendapatkan Rp 1 miliar. Namun Muttaqin enggan menjelaskan secara rinci koperasi mana saja yang menerima kucuran dana tersebut.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Pamekasan, Faridi, menanggapi secara terbuka soal adanya atensi dari lembaga antirasuah itu. Ia menilai, pertemuan antara pimpinan daerah dengan KPK bisa mengandung dua maksud. Yakni, pencegahan atau penindakan.

Baca juga :  Melanggar!! Kadinkes Pamekasan Minta Pemotongan Insentif UKM Dikembalikan

“Dan itu anggaran lama. Kami tidak tahu prosesnya,” ucapnya saat ditemui terpisah.

Namun, Faridi menekankan, eksekutif harus menjelaskan secara terbuka terkait dana hibah tersebut. Terutama menyangkut proses penganggaran dan penggunaannya.

Politikus yang juga menjabat sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pamekasan itu menambahkan, pihaknya kini lebih ketat dalam mengawal pengajuan anggaran.

Dalam pembahasan anggaran tahun 2026, kata Faridi, pihaknya memberikan perhatian khusus terhadap dana hibah agar output, outcome, dan dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat.

“(Program) yang tidak berdampak pada masyarakat bisa dikurangi, bahkan kalau perlu dihapus saja. Karena komitmen kami tinggi untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Baca juga :  Segini Harta Kekayaan Baddrut Tamam dan Fattah Jasin Versi LHKPN KPK

Politisi PKB itu menyampaikan, masyarakat menanti transparansi dan kejelasan dari eksekutif mengenai dana tersebut. Tujuannya, agar tidak menjadi bara dalam sekam di tengah isu pengawasan anggaran yang semakin ketat. (enk/pw)

Berita Terkait

Polres Pamekasan Tangkap Pemilik Travel ABW, Kasus Umrah Gagal Rugikan Jemaah hingga Rp10 Miliar
Merger OPD Mulai Dikaji DPRD Pamekasan, Pansus SOTK Soroti Risiko Pelayanan Publik
Banyak Disalahpahami, Dokter RSUD SMART Pamekasan Tegaskan Asma Bukan Penyakit Menular
Mohtar Effendi, Mengajar dengan Hati untuk Para Penyandang Disabilitas Tunarungu
Pedagang Ayam Jadi Korban Dugaan Penganiayaan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Pertama di Pamekasan, Puri Dewata Mini Soccer Siap Jadi Pusat Pembinaan Atlet
24.114 Siswa Senam Bersama Mendikdasmen RI, Pamekasan Pecahkan Rekor MURI di Puncak Hardiknas 2026
Proyek Puskesmas Bulangan Haji Jadi Temuan BPK, CV Birza Utama Wajib Kembalikan Rp 200 Juta

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:49 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Pemilik Travel ABW, Kasus Umrah Gagal Rugikan Jemaah hingga Rp10 Miliar

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:15 WIB

Merger OPD Mulai Dikaji DPRD Pamekasan, Pansus SOTK Soroti Risiko Pelayanan Publik

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:40 WIB

Banyak Disalahpahami, Dokter RSUD SMART Pamekasan Tegaskan Asma Bukan Penyakit Menular

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:25 WIB

Mohtar Effendi, Mengajar dengan Hati untuk Para Penyandang Disabilitas Tunarungu

Senin, 25 Mei 2026 - 11:33 WIB

Pedagang Ayam Jadi Korban Dugaan Penganiayaan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru

Catatan Pena

Tentang Cinta, Iman, dan Qurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:39 WIB