Pedagang Ayam Jadi Korban Dugaan Penganiayaan, Polisi Lakukan Penyelidikan

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban dugaan penganiayaan, Ach Rizki Duwi Purnomo saat menunjukkan surat tanda terima laporan di polres Pamekasan. (KLIKMADURA)

Korban dugaan penganiayaan, Ach Rizki Duwi Purnomo saat menunjukkan surat tanda terima laporan di polres Pamekasan. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Seorang pedagang ayam potong melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di Pasar Asem Manis, Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 06.40 WIB di area pasar, Sabtu pagi, (23/5/2026).

Korban bernama Ach Rizki Duwi Purnomo, warga Dusun Duwak Tinggi, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan. Korban secara resmi melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Pamekasan untuk ditindaklanjuti.

Berdasarkan keterangan korban, Peristiwa bermula dari dugaan kesalahpahaman antar pedagang ayam potong. Pada saat itu, korban mengaku hendak menegur seseorang, namun teguran tersebut ditanggapi oleh istri terduga pelaku yang juga berjualan di area lokasi yang sama.

Baca juga :  Dr. Gazali Resmi Jabat Rektor Unira, Fokus Pengembangan Teknologi dan SDM

Tak lama kemudian, suami dari perempuan tersebut, H. Rofiki (55), warga Desa Tentenan, Kecamatan Larangan, mendatangi lapak dagangan korban. Keduanya sempat adu mulut. Meski sempat mereda, situasi kembali memanas ketika terlapor menghampiri mobil pikap milik korban.

Diduga, terlapor menutup pintu mobil dengan keras. Padahal anak korban yang masih berusia lima tahun berada di dalam mobil dengan posisi kaki di luar pintu, sehingga kaki anak tersebut terjepit.

Korban kemudian menghampiri terlapor untuk meminta penjelasan. Namun, korban mengaku justru mendapatkan perlakuan kekerasan fisik berupa pemukulan dan cakaran secara berulang.

Baca juga :  Peduli Sesama, Yayasan Cahaya Umat Pameksan Gelar Donor Darah

“Saya panik mendengar anak saya menjerit dan menangis. Saya langsung menghampiri dan menanyakan maksudnya, tapi saya malah dipukul dan dicakar berkali-kali,” kata Rizki saat dimintai keterangan, Senin (25/5/2026).

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh, di antaranya pipi kanan, pipi kiri, leher, bahu kiri, dan bibir bagian atas.

“Saya berharap, pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporannya agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di lingkungan pasar,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pamekasan, IPDA Yoni Evan Pratama, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa laporan telah diterima secara resmi melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

Baca juga :  Penetapan 30 Siswa Baru SRMP Pamekasan Belum Final, Masih Tunggu SK Bupati

“Perkara ini masih dalam tahap awal penyelidikan oleh penyidik Satreskrim. Kami akan melakukan pemanggilan saksi-saksi, mengumpulkan alat bukti, serta meminta keterangan dari pihak terlapor. Proses hukum akan dilakukan secara profesional, prosedural, dan transparan,” ucapnya.

Kasus tersebut saat ini ditangani oleh penyidik Polres Pamekasan dengan sangkaan Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana penganiayaan. (ibl/nda).

Berita Terkait

Data Kekeringan Pamekasan Belum Final, BPBD Prediksi Wilayah Terdampak Akibat El Nino Meluas
SMP Negeri di Pamekasan Sepi Peminat, 32 Sekolah Tak Penuhi Kuota Siswa
Stok Beras Bulog Madura Naik 150 Persen, DPRD Pamekasan Ingatkan Ancaman Kemarau Panjang
Karya AJP Diapresiasi, Buku Pamekasan Mencari Identitas Masuk Agenda Kajian di Dies Natalis ke-60 UIN Madura
Siswi SDI Al-Mujtama’ Kontingen Pamekasan Raih Medali Emas, Wakili Jatim Berlaga di O2SN Nasional
Front One dan Azana Style Hotel Madura Kantongi Sertifikat Halal, Perkuat Layanan Ramah Wisatawan Muslim
Benjolan di Selangkangan Bayi Jangan Diabaikan, Dokter RSUD SMART Ungkap Bahaya Hernia
RSUD Smart Pamekasan Ingin Kelola Parkir Sendiri, Pemkab Minta Fokus Tingkatkan Layanan

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 03:16 WIB

Data Kekeringan Pamekasan Belum Final, BPBD Prediksi Wilayah Terdampak Akibat El Nino Meluas

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:37 WIB

SMP Negeri di Pamekasan Sepi Peminat, 32 Sekolah Tak Penuhi Kuota Siswa

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:21 WIB

Stok Beras Bulog Madura Naik 150 Persen, DPRD Pamekasan Ingatkan Ancaman Kemarau Panjang

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:33 WIB

Siswi SDI Al-Mujtama’ Kontingen Pamekasan Raih Medali Emas, Wakili Jatim Berlaga di O2SN Nasional

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:12 WIB

Front One dan Azana Style Hotel Madura Kantongi Sertifikat Halal, Perkuat Layanan Ramah Wisatawan Muslim

Berita Terbaru