Dalami Kasus Dugaan Penganiayaan, Polisi Segera Periksa Kepala Pasar Kolpajung

- Jurnalis

Selasa, 8 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga berada di halaman Mapolres Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Warga berada di halaman Mapolres Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kasus dugaan penganiayaan terhadap pedagang mie ayam bernama Kaderi menjadi atensi Polres Pamekasan.

Pekan ini, penyidik dijadwalkan akan memeriksa terlapor, yakni Kepala Pasar Kolpajung, Slamet Efendi.

Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Doni Setiawan berjanji akan segera memanggil Slamet Efendi untuk dimintai keterangan sebagai terlapor dalam kasus tersebut.

“Pekan ini kami akan panggil terlapor untuk dimintai keterangan, tunggu saja hasil perkembangannya,” ujar AKP Doni, Selasa (8/4/2025).

Sementara itu, Kaderi selaku korban meminta pihak kepolisian menangani kasus tersebut secara profesional.

Baca juga :  Capaian Baru 46 Persen, PAD Pasar Kolpajung Pamekasan Terancam Tak Penuhi Target

“Saya minta Polres Pamekasan profesional dalam menangani kasus yang menimpa saya. Berikan saya keadilan dan berikan sanksi kepada kepala pasar sesuai aturan hukum yang berlaku,” katanya.

Kaderi mengaku telah diperiksa oleh penyidik sebagai pelapor. Dalam pemeriksaan tersebut, dirinya dimintai keterangan seputar kronologi kejadian, termasuk dugaan keterlibatan Slamet Efendi dalam aksi penganiayaan itu.

“Saya ditanya terkait kronologi kejadian hingga keterlibatan kepala Pasar Kolpajung atas dugaan penganiayaan kepada saya,” ujarnya.

Diketahui, kasus tersebut terjadj bersamaan dengan insiden kebakaran yang terjadi di salah satu kios Pasar Kolpajung, Pamekasan, pada Sabtu (16/3/2025) sekitar pukul 17.44 WIB.

Baca juga :  Perjalanan Imam Agus Faizial, Alumni PSC Klik Madura yang Berhasil Raih Juara 3 Duta Genre Jatim

Usai insiden tersebut, Kaderi yang berusaha melaporkan kebakaran mengaku mendapat perlakuan kasar dari Slamet Efendi, yang kemudian dilaporkan ke Polres Pamekasan. (ibl/diend)

Berita Terkait

Ditanya Soal Pemecatan Dua Karyawan, Ketua Yayasan Al-Uswah Pamekasan Justru Diskreditkan Jurnalis: Bodrex Ya?
Soroti Pelecehan Anak di Lembaga Pendidikan, Bupati Pamekasan Tekankan Peran Orang Tua
Tersisa Dua Bulan, DPRD Pamekasan Desak Pemkab Tancap Gas Realisasikan Perubahan APBD 2026
Antrean Solar Mengular di Pamekasan, Sopir Terjebak Berjam-jam di SPBU
Peringati HLN ke-81, PLN UP3 Madura Bantu Warga Pamekasan Hadapi Krisis Air Bersih
Diduga Cabuli Santri Berulang Kali, Guru Madrasah di Pamekasan Dilaporkan ke Polisi
Arogansi SDIT Al-Uswah terhadap Dua Karyawan, Dikeluarkan dari Grup WA Tanpa Sebab Lalu Dipecat
Disangka Boneka, Ternyata Mayat MrX Tergeletak Membusuk di Ladang Petani Pamekasan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Ditanya Soal Pemecatan Dua Karyawan, Ketua Yayasan Al-Uswah Pamekasan Justru Diskreditkan Jurnalis: Bodrex Ya?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Soroti Pelecehan Anak di Lembaga Pendidikan, Bupati Pamekasan Tekankan Peran Orang Tua

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Tersisa Dua Bulan, DPRD Pamekasan Desak Pemkab Tancap Gas Realisasikan Perubahan APBD 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Antrean Solar Mengular di Pamekasan, Sopir Terjebak Berjam-jam di SPBU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Peringati HLN ke-81, PLN UP3 Madura Bantu Warga Pamekasan Hadapi Krisis Air Bersih

Berita Terbaru