Dana BOS Diduga Ditransfer ke Rekening Yayasan Al-Uswah, Disdikbud Pamekasan Segera Turun Tangan

- Jurnalis

Kamis, 3 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEPI: Halaman SDIT Al-Uswah di Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Pamekasan terlihat sepi. (LAILATUL NURIYAH / KLIKMADURA)

SEPI: Halaman SDIT Al-Uswah di Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Pamekasan terlihat sepi. (LAILATUL NURIYAH / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Segelumit persoalan yang terjadi di SDIT Al-Uswah Pamekasan terus muncul ke permukaan. Terbaru, lembaga pendidikan tersebut dihantam persoalan penggunaan dana operasional sekolah (BOS).

Informasi yang diperoleh Klik Madura, pihak Yayasan Al-Uswah meminta bendahara SDIT Al-Uswah transfer dana BOS ke rekening yayasan.

Kabid Pembinaan SD, Disdikbud Pamekasan, Taufik Hidayat mengatakan, dana BOS harus ada di rekening sekolah. Tidak boleh dipindahkan ke rekening lain. Termasuk, rekening yayasan.

“Dana BOS tidak boleh dipindahkan ke rekening yang lain, terutama rekening yayasan dan rekening pribadi,” katanya.

Baca juga :  Polemik SDIT Al-Uswah Mandek, Disdikbud Pamekasan Janji Turun Tangan

Taufik berharap, yayasan menjadi pengawas peruntukan dana BOS. Harapannya, dana bantuan yang dikucurkan pemerintah itu bermanfaat sesuai kebutuhan sekolah.

“Yayasan harus mengawasi dana BOS apakah sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku apa tidak,” katanya.

Menindaklanjuti informasi dana BOS ditransfer ke rekening yayasan, Disdikbud Pamekasan berencana akan berkunjung ke SDIT Al-Uswah Pamekasan.

Tujuannya, untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan berjalan dengan lancar dan sesuai ketentuan.

“Kami juga mau menanyakan langkah-langkah yayasan sendiri bagaimana kedepannya. Kami siap bantu cairkan solusi agar permasalahan ini berlarut-larut dan menjadi buah bibir di kalangan masyarakat,” tukasnya. (enk/diend)

Baca juga :  Operasi Zebra Semeru 2024 Resmi Dimulai, 64 Personel Gabungan Diturunkan

Berita Terkait

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru