Peringati Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi Gerakkan ASN dan Pelajar Cintai Budaya Sumenep

- Jurnalis

Jumat, 30 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo mengenakan baju adat Keraton Sumenep. (KLIKMADURA)

Bupati Sumenep, Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo mengenakan baju adat Keraton Sumenep. (KLIKMADURA)

SUMENEP || KLIKMADURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengajak seluruh elemen masyarakat menghidupkan kembali kecintaan terhadap budaya lokal melalui penggunaan busana tradisional dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep.

Salah satu langkah yang ditempuh yakni mewajibkan aparatur sipil negara (ASN), pegawai non-ASN, dan pegawai badan usaha milik daerah (BUMD) mengenakan baju adat Keraton Sumenep pada 29–31 Oktober 2026.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 6 Tahun 2026 tentang Pemakaian Baju Adat Keraton. Aturan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat identitas budaya sekaligus menjaga warisan sejarah Keraton Sumenep.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan, penggunaan busana adat di lingkungan pemerintahan bukan sekadar bentuk perayaan seremonial. Lebih dari itu, kebijakan tersebut diharapkan mampu menanamkan kecintaan terhadap budaya dan sejarah daerah.

Baca juga :  KH. Musleh Adnan Minta Masyarakat Waspadai Judol

Menurutnya, baju adat Keraton Sumenep memiliki nilai sejarah yang kuat dan menjadi bagian dari identitas masyarakat. Karena itu, keberadaannya perlu terus diperkenalkan serta dilestarikan agar tidak tergerus perkembangan zaman.

“Kami ingin menumbuhkan kecintaan terhadap budaya daerah sekaligus menjaga warisan leluhur agar tetap lestari dan dikenal oleh generasi mendatang,” ujar Fauzi di Sumenep, Kamis (29/10/2026).

Ketentuan penggunaan busana adat tersebut tidak hanya menyasar pegawai di lingkungan Pemkab Sumenep. Pegawai instansi vertikal, badan usaha milik negara (BUMN), serta guru dan dosen di lembaga pendidikan swasta juga diimbau mengenakan baju adat Keraton Sumenep secara lengkap.

Baca juga :  Harga Eceran LPG Melon di Sumenep Tembus Rp 20 Ribu, Warga Miskin Mengeluh

Sementara itu, pelajar dan mahasiswa diminta mengenakan Batik Sumenep pada 30–31 Oktober 2026. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memperluas keterlibatan generasi muda dalam mengenal dan mencintai produk budaya daerah.

Meski demikian, aturan penggunaan busana adat dikecualikan bagi pegawai yang pekerjaannya mengharuskan penggunaan seragam khusus.

Di antaranya tenaga medis yang sedang melakukan operasi pasien, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta petugas pemadam kebakaran yang menjalankan tugas di lapangan.

Fauzi menegaskan, pelestarian budaya tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah daerah. Dukungan aparatur, lembaga pendidikan, dan masyarakat luas diperlukan agar warisan budaya Sumenep tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Baca juga :  Temmo Kerrong, Merajut Sinergi Pariwisata Empat Kabupaten di Madura

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu berharap, peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep tidak sekadar menjadi agenda tahunan. Momentum tersebut harus menjadi ruang untuk memperkuat identitas daerah, menumbuhkan kebanggaan masyarakat, serta mengenalkan nilai-nilai budaya keraton kepada generasi muda.

“Melalui momentum ini, kami ingin memperkuat identitas budaya, menumbuhkan kebanggaan daerah, dan meneruskan nilai-nilai luhur Keraton Sumenep kepada generasi mendatang,” pungkasnya. (nda)

Berita Terkait

Perawat Puskesmas Dasuk Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba
Ansor Sumenep Gandeng BLK, Cetak Kader Terampil dan Siap Buka Peluang Usaha
Bukan Sekadar Hobi, Merpati Gingging Dibidik Jadi Ikon Kebanggaan Sumenep
Dari Curat hingga Curanmor, 10 Tersangka Terseret Operasi Sikat Semeru 2026
Diduga Setubuhi Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Masuk Bui
GPS Geruduk DPMD Sumenep, Soroti Buruknya Tata Kelola Pemerintahan Desa Saobi
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria di Kecamatan Lenteng, Sabu 0,50 Gram Disita
PLN Nyalakan Mimpi Generasi Emas Pulau Saobi

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Peringati Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi Gerakkan ASN dan Pelajar Cintai Budaya Sumenep

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Perawat Puskesmas Dasuk Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Ansor Sumenep Gandeng BLK, Cetak Kader Terampil dan Siap Buka Peluang Usaha

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Bukan Sekadar Hobi, Merpati Gingging Dibidik Jadi Ikon Kebanggaan Sumenep

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Dari Curat hingga Curanmor, 10 Tersangka Terseret Operasi Sikat Semeru 2026

Berita Terbaru