SAMPANG || KLIKMADURA – Silaturahmi Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., ke Pondok Pesantren Miftahut Thullab atau Ponpes Gedangan, Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Rabu (12/8/2026), tidak hanya membahas persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam pertemuan tersebut, pihak pesantren turut menyampaikan persoalan keselamatan lalu lintas di ruas jalan yang berada tepat di depan pesantren. Jalan tersebut disebut cukup sering menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas yang bahkan menimbulkan korban jiwa.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.35 WIB itu dikemas dalam silaturahmi kamtibmas sekaligus bakti sosial. Kapolres Sampang datang bersama Wakapolres Sampang Kompol Heri Kusnanto, S.H., jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Sampang, serta Kapolsek Kedungdung Iptu Safriwanto, S.H.
Rombongan diterima langsung Pengasuh Ponpes Miftahut Thullab KH. Ma’ali Zain, yang juga menjabat Rais Syuriah MWC NU Kedungdung. Turut mendampingi, pengurus pesantren KH. Abdul Wahab Zain dan KH. Ali Ma’sum Zain.
Dalam kesempatan tersebut, KH. Ma’ali Zain menyampaikan apresiasi atas kedatangan Kapolres Sampang beserta jajarannya. Ia berharap komunikasi dan sinergi antara pesantren dengan kepolisian terus terjaga, terutama dalam menjaga keamanan lingkungan.
Namun, pembahasan kemudian berkembang pada persoalan keselamatan pengguna jalan. Pihak pesantren menyampaikan bahwa ruas jalan raya di depan Ponpes Miftahut Thullab dinilai rawan kecelakaan.
Kondisi tersebut mendorong pihak pesantren meminta Kapolres Sampang berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar langkah pencegahan dapat dilakukan. Salah satu usulan yang disampaikan adalah pemasangan marka kejut atau rumble strip untuk membantu mengurangi kecepatan kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.
Aspirasi tersebut mendapat respons positif dari AKBP Anang Hardiyanto. Kapolres mengatakan, salah satu tujuan kedatangannya memang untuk mendengarkan secara langsung berbagai persoalan dan aspirasi yang disampaikan masyarakat maupun ulama.
Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Sampang untuk terus membangun kerja sama dengan Polri. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga keamanan, kedamaian, dan situasi kamtibmas tetap kondusif.
Usai berdialog dengan pihak pesantren, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial berupa penyaluran bantuan air bersih. Kapolres Sampang secara simbolis menyerahkan bantuan air bersih kepada Ponpes Miftahut Thullab untuk memenuhi kebutuhan para santri dan lingkungan pesantren.
Bantuan air bersih tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi pesantren. Rombongan Polres Sampang juga mendistribusikan air bersih kepada warga yang membutuhkan di Dusun Bates, Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung.
Kegiatan silaturahmi dan bakti sosial tersebut berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Usulan pemasangan marka kejut di depan pesantren kini menjadi salah satu aspirasi yang perlu ditindaklanjuti bersama. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mencegah kecelakaan lalu lintas di kawasan yang berdekatan dengan aktivitas pesantren dan permukiman warga. (ali/nda)














