Kapolres Sampang Salurkan Air Bersih ke Ponpes Miftahut Thullab Gedangan, Ulama Soroti Jalan Rawan Kecelakaan

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., foto bersama jajaran pengasuh Pondok Pesantren Miftahut Thullab atau Ponpes Gedangan, Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Rabu (12/8/2026)

Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., foto bersama jajaran pengasuh Pondok Pesantren Miftahut Thullab atau Ponpes Gedangan, Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Rabu (12/8/2026)

SAMPANG || KLIKMADURA – Silaturahmi Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., ke Pondok Pesantren Miftahut Thullab atau Ponpes Gedangan, Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Rabu (12/8/2026), tidak hanya membahas persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam pertemuan tersebut, pihak pesantren turut menyampaikan persoalan keselamatan lalu lintas di ruas jalan yang berada tepat di depan pesantren. Jalan tersebut disebut cukup sering menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas yang bahkan menimbulkan korban jiwa.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.35 WIB itu dikemas dalam silaturahmi kamtibmas sekaligus bakti sosial. Kapolres Sampang datang bersama Wakapolres Sampang Kompol Heri Kusnanto, S.H., jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Sampang, serta Kapolsek Kedungdung Iptu Safriwanto, S.H.

Baca juga :  Temukan Bayi Perempuan dalam Kardus di Pamekasan, Warga Sampang Langsung Adopsi dan Beri Nama

Rombongan diterima langsung Pengasuh Ponpes Miftahut Thullab KH. Ma’ali Zain, yang juga menjabat Rais Syuriah MWC NU Kedungdung. Turut mendampingi, pengurus pesantren KH. Abdul Wahab Zain dan KH. Ali Ma’sum Zain.

Dalam kesempatan tersebut, KH. Ma’ali Zain menyampaikan apresiasi atas kedatangan Kapolres Sampang beserta jajarannya. Ia berharap komunikasi dan sinergi antara pesantren dengan kepolisian terus terjaga, terutama dalam menjaga keamanan lingkungan.

Namun, pembahasan kemudian berkembang pada persoalan keselamatan pengguna jalan. Pihak pesantren menyampaikan bahwa ruas jalan raya di depan Ponpes Miftahut Thullab dinilai rawan kecelakaan.

Kondisi tersebut mendorong pihak pesantren meminta Kapolres Sampang berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar langkah pencegahan dapat dilakukan. Salah satu usulan yang disampaikan adalah pemasangan marka kejut atau rumble strip untuk membantu mengurangi kecepatan kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.

Baca juga :  Realisasi Program Dinas Pendidikan Sampang Tunggu Persetujuan Dewan

Aspirasi tersebut mendapat respons positif dari AKBP Anang Hardiyanto. Kapolres mengatakan, salah satu tujuan kedatangannya memang untuk mendengarkan secara langsung berbagai persoalan dan aspirasi yang disampaikan masyarakat maupun ulama.

Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Sampang untuk terus membangun kerja sama dengan Polri. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga keamanan, kedamaian, dan situasi kamtibmas tetap kondusif.

Usai berdialog dengan pihak pesantren, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial berupa penyaluran bantuan air bersih. Kapolres Sampang secara simbolis menyerahkan bantuan air bersih kepada Ponpes Miftahut Thullab untuk memenuhi kebutuhan para santri dan lingkungan pesantren.

Baca juga :  Pererat Sinergitas dengan Insan Pers, Pemkab Sampang Gelar Silaturahmi dan Buka Bersama  

Bantuan air bersih tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi pesantren. Rombongan Polres Sampang juga mendistribusikan air bersih kepada warga yang membutuhkan di Dusun Bates, Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung.

Kegiatan silaturahmi dan bakti sosial tersebut berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Usulan pemasangan marka kejut di depan pesantren kini menjadi salah satu aspirasi yang perlu ditindaklanjuti bersama. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mencegah kecelakaan lalu lintas di kawasan yang berdekatan dengan aktivitas pesantren dan permukiman warga. (ali/nda)

Berita Terkait

Nyanyian Sumbang Eks Kadisdik Sampang, Pengajuan JC Fadeli Tak Kunjung Diterima Kejari
Lima Kawasan Pesisir Sampang Diusulkan Jadi Kampung Nelayan, Desa Dharma Mulai Digarap
Pemkab Sampang Libatkan 12 SPBU Bahas Pelayanan BBM Bersubsidi
Viral Menu Sempol MBG di SDN Ketapang Timur 1, SPPG Birat Barat Jadi Sorotan
Hasil Tangkapan Ikan Minim, Nelayan Mandangin Pilih Tambatkan Perahu
Nyalakan Sound System Malam-Malam, Mertua Dihabisi Menantu Pakai Parang 
Mohammad Fadeli Masuk Bui, Nasrul Hidayat Jadi Pengganti
Polantas Sampang Diminta Tak Sekadar Menindak, Keselamatan Pengguna Jalan Jadi Ukuran Utama

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 03:43 WIB

Nyanyian Sumbang Eks Kadisdik Sampang, Pengajuan JC Fadeli Tak Kunjung Diterima Kejari

Jumat, 25 September 2026 - 03:29 WIB

Lima Kawasan Pesisir Sampang Diusulkan Jadi Kampung Nelayan, Desa Dharma Mulai Digarap

Kamis, 24 September 2026 - 07:33 WIB

Pemkab Sampang Libatkan 12 SPBU Bahas Pelayanan BBM Bersubsidi

Kamis, 24 September 2026 - 05:32 WIB

Viral Menu Sempol MBG di SDN Ketapang Timur 1, SPPG Birat Barat Jadi Sorotan

Kamis, 24 September 2026 - 05:29 WIB

Hasil Tangkapan Ikan Minim, Nelayan Mandangin Pilih Tambatkan Perahu

Berita Terbaru