SAMPANG || KLIKMADURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang memperkuat perencanaan pembangunan berbasis data dengan menggandeng Badan Informasi Geospasial (BIG).
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan dan Rencana Kerja di Kompleks BIG, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (10/8/2026).
Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung A mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kesepakatan tersebut berkaitan dengan pemanfaatan data dan informasi geospasial dalam penyusunan kebijakan, perencanaan, serta pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Sampang.
Melalui kerja sama tersebut, data geospasial yang digunakan diarahkan harus akurat, mutakhir, dan terpadu. Data itu selanjutnya menjadi salah satu dasar pemerintah daerah dalam menyusun perencanaan pembangunan agar lebih sesuai dengan kondisi wilayah.
Informasi berbasis lokasi juga dinilai penting untuk menggambarkan kondisi wilayah secara lebih komprehensif. Dengan demikian, pemerintah dapat memiliki dasar yang lebih kuat dalam menentukan kebijakan sekaligus menyusun program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Pemanfaatan data spasial tersebut diarahkan untuk mendukung pembangunan yang lebih tepat sasaran, efisien, dan berkelanjutan. Kerja sama dengan BIG sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemkab Sampang memperkuat kualitas tata kelola perencanaan pembangunan berbasis data.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sampang, Sekretaris Utama BIG, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, Kepala Biro Hukum, Humas dan Kerja Sama BIG, serta Pimpinan Tinggi Pratama BIG atau perwakilannya.
Dari jajaran Pemkab Sampang, turut hadir Kepala Bappedalitbang beserta staf, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Sampang, Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Sampang, serta Pelaksana Tugas Kepala Bagian Prokopim Setda Kabupaten Sampang.
Penandatanganan Nota Kesepakatan dan Rencana Kerja tersebut dilaporkan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Kabupaten Sampang sebagai salah satu langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan perencanaan pembangunan bagi masyarakat.
Dengan adanya kerja sama tersebut, informasi geospasial diharapkan tidak sekadar menjadi data pendukung, tetapi menjadi bagian penting dalam setiap proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Sampang. (ali/nda)














