SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Masih Disegel, MPLS Tak Bisa Digelar

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga berada di depan SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

Warga berada di depan SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Penyegelan gedung SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan yang belum juga berakhir tidak hanya berdampak fatal pada pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM).

Tetapi, juga berdampak pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Pihak sekolah terpaksa menunda MPLS dan menerapkan pembelajaran secara daring bagi para siswa.

Kepala SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Ahmad Mahfud mengatakan, MPLS yang semestinya dimulai pada Senin (13/7/2026) belum dapat dilaksanakan karena akses ke gedung sekolah masih tertutup akibat penyegelan. Menurutnya, kegiatan tersebut baru akan digelar setelah kondisi sekolah kembali normal.

Baca juga :  457 Pedagang Mulai Menempati Pasar Kolpajung Pamekasan

“Iya harus belajar online, tanpa adanya MPLS. Nanti kami gelar setelah sekolah efektif,” katanya.

Mahfud menjelaskan, pada tahun ajaran baru ini terdapat 33 siswa baru yang tersebar di seluruh program keahlian. Seluruh peserta didik tersebut untuk sementara mengikuti proses pembelajaran secara daring sambil menunggu penyelesaian persoalan penyegelan.

Ia berharap sengketa yang menyebabkan penyegelan gedung sekolah segera menemukan solusi agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara normal.

Menurutnya, yang paling dirugikan dalam kondisi tersebut adalah para siswa, terutama karena pembelajaran kejuruan membutuhkan praktik langsung menggunakan fasilitas sekolah.

Baca juga :  Puluhan Tahun Terbengkalai, Pelabuhan Pasean Akan Direhabilitasi, Butuh Anggaran Rp 10 Miliar

“Karena yang kami pikirkan itu siswa, kasihan mereka kalau terus-terusan seperti ini. Apalagi yang berkaitan dengan praktik, alat-alatnya ada di sekolah semua tentu tidak bisa kalau hanya online,” tegasnya.

Diketahui, gedung SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan telah disegel sejak Senin (11/5/2026). Sejak saat itu, sekitar 90 siswa menjalani proses pembelajaran secara daring karena tidak dapat mengakses fasilitas sekolah.

Penyegelan dilakukan oleh mantan Bendahara Yayasan Kunci Ilmu, Arofatin Nisa’. Persoalan tersebut kini telah bergulir ke ranah hukum.

Namun, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai penyelesaian perkara maupun pembukaan kembali akses ke gedung sekolah. (enk/nda)

Baca juga :  Saksi Terus Bongkar Dugaan Kecurangan di Dapil V Pamekasan

Berita Terkait

Pelapor Ketua PD Muhammadiyah Ditelpon Pria Ngaku Kasatreskrim Polres Pamekasan, Sebut Laporan Tak Bisa Diproses
RKPD Perubahan Belum Kelar, Pembahasan APBD-P 2026 Pamekasan Tertahan
Rumah Warga Desa Murtajih Pamekasan Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta
PD Muhammadiyah Pamekasan Balas Laporan Polisi dengan Dumas, Tak Terima Disebut “Komplotan Mafia Tanah”
SDI Al-Munawwarah Pamekasan Gelar Pemilihan OSSDA, Siapkan Generasi Calon Pemimpin Bangsa
Buka Paksa Segel TK ABA IV, Ketua dan Wakil Ketua PD Muhammadiyah Dilaporkan ke Polres Pamekasan
250 Warga Binaan Lapas Narkotika Pamekasan Peringati Maulid Nabi, Jadi Momentum Perbaiki Diri
420 Pramuka Siaga Ramaikan Pesta Siaga Kwarran Galis 2026, Usung Semangat SIGAP

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Pelapor Ketua PD Muhammadiyah Ditelpon Pria Ngaku Kasatreskrim Polres Pamekasan, Sebut Laporan Tak Bisa Diproses

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:21 WIB

RKPD Perubahan Belum Kelar, Pembahasan APBD-P 2026 Pamekasan Tertahan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:37 WIB

Rumah Warga Desa Murtajih Pamekasan Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:58 WIB

PD Muhammadiyah Pamekasan Balas Laporan Polisi dengan Dumas, Tak Terima Disebut “Komplotan Mafia Tanah”

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:30 WIB

SDI Al-Munawwarah Pamekasan Gelar Pemilihan OSSDA, Siapkan Generasi Calon Pemimpin Bangsa

Berita Terbaru

Tumpukan deriken dan tabung gas LPG di salah satu Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) di Pulau/Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep. (PRENGKI WIRANANDA / KLIKMADURA)

SUMENEP

Pertamina Urat Nadi Kehidupan Warga Kepulauan

Sabtu, 29 Agu 2026 - 02:46 WIB