Puluhan Saksi Diperiksa, Kejari Sampang Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Disdik

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang. (IBNU ANSORI / KLIKMADURA)

Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang. (IBNU ANSORI / KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang terus bergulir. Namun, hingga kini Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang memastikan belum menetapkan satu pun tersangka dalam perkara tersebut.

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Sampang, Diecky Eka Koes Andriansyah, S.H., M.H., mengatakan seluruh pihak yang telah dimintai keterangan masih berstatus saksi. Pemeriksaan dilakukan untuk memperkuat alat bukti sebelum penyidik mengambil langkah hukum selanjutnya.

Menurut Diecky, penyidik telah memeriksa puluhan saksi dari berbagai kalangan. Mereka terdiri atas pejabat yang masih aktif, mantan pejabat pemerintah daerah, hingga sejumlah pihak yang dinilai mengetahui pelaksanaan proyek yang sedang diselidiki.

Baca juga :  Jadi Sorotan, Aset Daerah Sampang Diduga Dijual Rp10 Miliar Tanpa Sepengetahuan Dewan

Selain pemeriksaan saksi, penyidik juga telah melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang. Penggeledahan juga dilakukan di sebuah rumah yang berkaitan dengan kebutuhan proses penyidikan.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penyidik untuk mengumpulkan dokumen maupun barang bukti yang dibutuhkan. Seluruh barang bukti nantinya akan dianalisis bersama keterangan para saksi dalam proses penyidikan.

Diecky menegaskan, proses penyidikan masih terus berlangsung. Karena itu, Kejari Sampang meminta masyarakat memberikan kepercayaan kepada penyidik untuk menuntaskan seluruh tahapan sesuai prosedur hukum.

“Kami meminta doa dan dukungan masyarakat agar proses ini segera rampung. Kami juga berharap masyarakat tidak mudah termakan isu-isu yang beredar di media sosial sebelum ada penyampaian resmi dari Kejaksaan,” ujarnya.

Baca juga :  Ketua DPRD Pamekasan Apresiasi Gerak Cepat Polres Ringkus Jambret yang Tewaskan Nenek 60 Tahun

Dia memastikan setiap perkembangan perkara akan disampaikan secara resmi kepada publik. Informasi tersebut akan disampaikan setelah seluruh tahapan penyidikan selesai dan terdapat dasar hukum yang cukup untuk menentukan langkah berikutnya. (ali/nda)

Berita Terkait

Nyanyian Sumbang Eks Kadisdik Sampang, Pengajuan JC Fadeli Tak Kunjung Diterima Kejari
Lima Kawasan Pesisir Sampang Diusulkan Jadi Kampung Nelayan, Desa Dharma Mulai Digarap
Pemkab Sampang Libatkan 12 SPBU Bahas Pelayanan BBM Bersubsidi
Viral Menu Sempol MBG di SDN Ketapang Timur 1, SPPG Birat Barat Jadi Sorotan
Hasil Tangkapan Ikan Minim, Nelayan Mandangin Pilih Tambatkan Perahu
Nyalakan Sound System Malam-Malam, Mertua Dihabisi Menantu Pakai Parang 
Mohammad Fadeli Masuk Bui, Nasrul Hidayat Jadi Pengganti
Polantas Sampang Diminta Tak Sekadar Menindak, Keselamatan Pengguna Jalan Jadi Ukuran Utama

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 03:43 WIB

Nyanyian Sumbang Eks Kadisdik Sampang, Pengajuan JC Fadeli Tak Kunjung Diterima Kejari

Jumat, 25 September 2026 - 03:29 WIB

Lima Kawasan Pesisir Sampang Diusulkan Jadi Kampung Nelayan, Desa Dharma Mulai Digarap

Kamis, 24 September 2026 - 07:33 WIB

Pemkab Sampang Libatkan 12 SPBU Bahas Pelayanan BBM Bersubsidi

Kamis, 24 September 2026 - 05:32 WIB

Viral Menu Sempol MBG di SDN Ketapang Timur 1, SPPG Birat Barat Jadi Sorotan

Kamis, 24 September 2026 - 05:29 WIB

Hasil Tangkapan Ikan Minim, Nelayan Mandangin Pilih Tambatkan Perahu

Berita Terbaru