Cuaca Ekstrem Mengintai Madura, BMKG Sebut Puting Beliung Berpotensi Terjadi

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANAS: Sejumlah mahasiswa berteduh di halaman Universitas Trunojoyo Madura (UTM). (NUR FITRIA / KLIKMADURA)

PANAS: Sejumlah mahasiswa berteduh di halaman Universitas Trunojoyo Madura (UTM). (NUR FITRIA / KLIKMADURA)

BANGKALAN || KLIKMADURA – Masyarakat Madura diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Perubahan cuaca yang cepat, dari panas terik ke hujan lebat disertai angin kencang, menjadi tanda wilayah ini tengah memasuki masa pancaroba.

Observer BMKG Trunojoyo Madura, Lavia Farareta, menjelaskan bahwa saat ini Madura berada dalam fase peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. Pada periode ini, kondisi atmosfer cenderung labil sehingga memicu cuaca ekstrem dalam waktu singkat.

“Cuaca bisa berubah begitu cepat dari yang mulanya cerah menjadi hujan lebat disertai angin kencang. Pada fase ini, potensi puting beliung dan waterspout atau pusaran angin kencang juga meningkat,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).

Baca juga :  Merajut Harapan, Menyulam Perubahan

Fenomena tersebut bukan sekadar prediksi. Dalam dua hari terakhir, angin puting beliung dilaporkan menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Bangkalan. Salah satunya terjadi di area persawahan Desa Buluh, Kecamatan Socah.

BMKG memperingatkan, kondisi cuaca yang tidak menentu ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga sepekan ke depan. Selain faktor pancaroba, dinamika atmosfer turut dipengaruhi gelombang Kelvin ekuatorial.

Kemudian, kelembapan udara yang tinggi, serta adanya belokan angin di sekitar Madura. Kombinasi tersebut memperbesar potensi terbentuknya awan hujan yang disertai angin kencang.

Lavia menambahkan, puting beliung tergolong fenomena yang sulit diprediksi karena berskala kecil dan terjadi dalam waktu singkat. Meski begitu, ada beberapa tanda yang bisa dikenali masyarakat.

Baca juga :  Penuh Haru, Di Akhir Masa Kepengurusan TP PKK Bangkalan Bunda Zaenab Ucapkan Terima Kasih

“Biasanya diawali udara terasa panas dan lembap, muncul awan cumulonimbus yang tinggi dan gelap, serta perubahan arah angin yang mulai membentuk pusaran,” jelasnya.

Dampak yang ditimbulkan tidak bisa dianggap sepele. Angin puting beliung dapat merusak atap rumah, menumbangkan pohon, hingga berpotensi menimbulkan korban jiwa.

Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di luar ruangan.

Warga diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, maupun tiang listrik ketika hujan lebat disertai angin kencang.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk rutin memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (fit/nda)

Baca juga :  UTM Angkat Jamu Madura ke Dunia Internasional Lewat Short Course

Berita Terkait

KSR PMI UTM Gandeng UDD PMI Bangkalan, Aksi Donor Darah Diserbu Peserta di Gedung Cakra
PGSD Festival 2026 Jadi Episentrum Inovasi Pendidikan, HIMADIDAS STKIP PGRI Bangkalan Libatkan Peserta se-Jatim
Dipimpin Ghubatras, Gerakan Bersih Pesisir Kamal Bangkalan Gaungkan Kepedulian Lingkungan
Siswa SD MUDABA Tempa Karakter Lewat PERJUSA, Tanamkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Dini
BEM KM UTM Gelar Capacity Building, Perkuat Solidaritas dan Komunikasi Anggota Baru
Pelajar Bangkalan Wajib Berkebaya Sakera Marlena Tiap Tanggal 24, Cara Pemkab Tanamkan Cinta Budaya Sejak Dini
Genjot Literasi, UTM Gandeng Andi Publisher Gelar Bazar Buku Murah
Cegah Stunting, Nakes dan Pemdes Junganyar Rutin Periksa Ibu Hamil 

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 06:00 WIB

Cuaca Ekstrem Mengintai Madura, BMKG Sebut Puting Beliung Berpotensi Terjadi

Senin, 27 April 2026 - 11:18 WIB

PGSD Festival 2026 Jadi Episentrum Inovasi Pendidikan, HIMADIDAS STKIP PGRI Bangkalan Libatkan Peserta se-Jatim

Minggu, 26 April 2026 - 12:26 WIB

Dipimpin Ghubatras, Gerakan Bersih Pesisir Kamal Bangkalan Gaungkan Kepedulian Lingkungan

Sabtu, 25 April 2026 - 11:45 WIB

Siswa SD MUDABA Tempa Karakter Lewat PERJUSA, Tanamkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Dini

Jumat, 24 April 2026 - 07:36 WIB

BEM KM UTM Gelar Capacity Building, Perkuat Solidaritas dan Komunikasi Anggota Baru

Berita Terbaru