Berlangsung Khidmat, Pengukuhan Pengurus AJP Periode 2025-2027 Angkat Isu Lingkungan dan Independensi Pers

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua AJP M. Khairul Umam menerima pataka dari KH. Ghazi Mujtaba pertanda kepengurusan periode 2025-2027 dikukuhkan. (ISTIMEWA)

Ketua AJP M. Khairul Umam menerima pataka dari KH. Ghazi Mujtaba pertanda kepengurusan periode 2025-2027 dikukuhkan. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) resmi mengukuhkan jajaran pengurus periode 2025–2027 dalam sebuah acara yang digelar di Azana Style Hotel Pamekasan, Madura, Minggu (8/3/2026).

Kegiatan tersebut dikemas dalam forum Tadaruz Lingkungan dengan mengusung tema “Merawat Bumi Madura, Menjaga Independensi Pers.” Acara ini menghadirkan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak sebagai keynote speaker.

Selain itu, sejumlah tokoh turut menjadi narasumber dalam diskusi tersebut. Di antaranya, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Ansari dan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur Royin Fauziana.

Baca juga :  Direktur CV Dzarrin Putra Utama Menghilang, Kejari Pamekasan Ancam Jemput Paksa

Kemudian, Ketua DPD KNPI Jawa Timur Bidang Hukum dan HAM, Nur Faisal, pegiat lingkungan Kiai M. Mushthafa, serta jurnalis senior Pamekasan Ghozi Mujtaba.

Ketua AJP M Khairul Umam mengatakan, organisasinya selama ini berkomitmen mengawal berbagai persoalan lingkungan. Bahkan, menurutnya, AJP menjadi salah satu organisasi jurnalis yang secara konsisten menaruh perhatian terhadap isu tersebut.

“Kami pernah menjadi relawan di Aceh dan Palu, sehingga hal itu menjadi inspirasi agar Madura tidak tenggelam oleh kerusakan lingkungan,” ucapnya, Minggu (8/3/2026).

Pada kepengurusan periode kedua ini, dia menegaskan bahwa AJP akan fokus mengawal tiga isu strategis yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat. Yakni, lingkungan, kesehatan dan kemanusiaan.

Baca juga :  Sowan ke Rois, Lakpesdam NU Sumenep Kokohkan Komitmen Kawal Isu Lingkungan 

Ia juga menyinggung persoalan layanan kesehatan yang masih menjadi perhatian, salah satunya terkait pasien gagal ginjal di Pamekasan yang belum mendapatkan fasilitas cuci darah sehingga harus dirujuk ke Surabaya.

“Terakhir, saya berterima kasih kepada seluruh pegiat lingkungan dan semua pihak yang masih peduli terhadap lingkungan,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak menilai peran pers sangat penting sebagai representasi masyarakat sipil dalam membantu pemerintah mengawasi sekaligus menegakkan aturan.

“Saya ucapkan selamat atas dikukuhkannya pengurus AJP, semoga yang diperjuangkan dan diikhtiarkan tercapai,” terangnya.

Baca juga :  Laki-Laki dan Perempuan Bercampur di Satu Tempat, Master Gym Pamekasan Jadi Sorotan Majelis Ulama Indonesia

Dia juga menyatakan akan menyampaikan sejumlah persoalan lingkungan di Pamekasan kepada Gubernur Jawa Timur, termasuk terkait kondisi mangrove dan aktivitas pertambangan.

Ketua DPD Demokrat Jatim itu juga meminta agar pemerintah, khususnya dinas pekerjaan umum selektif dalam menggunakan material proyek. Dia meminta, jangan sampai ada proyek pemerintah yang materialnya menggunakan bahan hasil urukan ilegal.

“Bagaimana mau menertibkan tambang galian C ilegal, jika proyek dinas PU menggunakan materian dari hasil urukan ilegal?,” tandas mantan Bupati Trenggalek itu. (nda)

Berita Terkait

Disangka Boneka, Ternyata Mayat MrX Tergeletak Membusuk di Ladang Petani Pamekasan
Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”
Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim
UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat
Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan
HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi
Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Disangka Boneka, Ternyata Mayat MrX Tergeletak Membusuk di Ladang Petani Pamekasan

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:17 WIB

UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:32 WIB

849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat

Berita Terbaru