Lakpesdam NU Sumenep Rumuskan Pengawalan Isu Lingkungan, Bahas Fosfat hingga Migas

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Lakpesdam NU Sumenep, Prengki Wirananda (jaket cokelat) saat menyampaikan gagasan pada rapat internal di Kafe Titik.Temu Sumenep. (ISTIMEWA)

Pengurus Lakpesdam NU Sumenep, Prengki Wirananda (jaket cokelat) saat menyampaikan gagasan pada rapat internal di Kafe Titik.Temu Sumenep. (ISTIMEWA)

SUMENEP || KLIKMADURA – Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Sumenep menggelar silaturahim pengurus di Kafe Titik.Temu Sumenep, Sabtu (28/2/2026).

Pertemuan ini menjadi ajang konsolidasi internal untuk memperkuat arah lembaga sekaligus mematangkan rencana strategis yang akan dikawal pada tahun berjalan. Seluruh pengurus sepakat bahwa isu lingkungan menjadi fokus utama yang akan diperjuangkan secara ilmiah dan sistematis.

Dalam diskusi tersebut mengemuka sejumlah persoalan lingkungan di Sumenep yang membutuhkan perhatian serius. Mulai dari persoalan galian C, potensi kandungan fosfat hingga indikasi keberadaan uranium, serta berbagai dinamika di sektor migas.

Baca juga :  Bawaslu Pamekasan: Money Politic Haram!!

Pengurus menilai bahwa seluruh persoalan itu tidak boleh dibiarkan berjalan tanpa pengawasan berbasis kajian ilmiah. Sebab, dampaknya berkaitan langsung dengan keberlanjutan lingkungan dan keselamatan masyarakat.

Ketua Lakpesdam NU Sumenep, Siswadi menegaskan, arah program lembaga tahun ini harus memberikan dampak nyata, sejalan dengan tuntutan PCNU Sumenep. Ia menekankan bahwa lingkungan bukan hanya tema, melainkan mandat moral sekaligus amanah intelektual.

“Tema besar kita adalah pengawalan terhadap lingkungan. Ini bukan slogan, tetapi komitmen untuk memastikan bahwa setiap eksploitasi sumber daya alam di Sumenep tetap berada dalam koridor keberlanjutan ekologis,” tegasnya.

Baca juga :  PR Pj Bupati Sampang dari Gubernur Khofifah: Fokus Entaskan Kemiskinan

Siswadi menambahkan bahwa pendekatan ilmiah menjadi kunci utama dalam setiap langkah Lakpesdam. Karena itu, lembaga akan menggandeng perguruan tinggi di Sumenep sebagai mitra strategis untuk melakukan kajian dan riset secara mendalam.

Keterlibatan peneliti muda juga akan dioptimalkan sebagai bagian dari gerakan ilmiah yang diharapkan mampu memetakan persoalan secara lebih objektif dan menyeluruh.

“Kami ingin mengajak para peneliti muda untuk turun langsung mengkaji problem lingkungan, agar rekomendasi yang lahir benar-benar berbasis data dan valid secara akademik,” ujarnya.

Selain fokus pada riset, Lakpesdam NU Sumenep juga menyiapkan langkah advokasi terhadap kebijakan publik, terutama yang berkaitan dengan tata kelola lingkungan dan sektor ekstraktif.

Baca juga :  Jadi Sorotan, Pembabatan Hutan Mangrove Di Pamekasan Resmi Dihentikan

Advokasi tersebut akan diarahkan pada pembenahan regulasi dan penyusunan rekomendasi yang dapat dijadikan dasar pertimbangan pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan.

Seluruh rencana strategis itu akan dimatangkan dalam rapat kerja pasca-Lebaran. Siswadi memastikan bahwa setiap rancangan program harus berada dalam koridor kemanfaatan sesuai arahan PCNU Sumenep.

“Kami ingin memastikan bahwa Lakpesdam benar-benar hadir dan memberikan kontribusi nyata untuk masa depan lingkungan di Sumenep. Semua harus bergerak, terukur, dan berdampak,” pungkasnya. (nda)

Berita Terkait

Mengenal Lebih Dekat Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, Pulang ke Tanah Leluhur sebagai Kapolresta Sumenep Pertama 
Kapolresta Sumenep Sambangi Kantor SMSI, Bangun Kolaborasi Kuat dengan Insan Pers
Jelang Musim Panen, PPR Minta Pabrikan Maksimal Serap Tembakau Petani
FISIP Universitas Wiraraja Luluskan 85 Sarjana, Prestasi Tugas Akhir Dinilai Sangat Memuaskan
Kekeringan Terus Berulang, Mahasiswa Desak Pemkab Sumenep Perkuat Infrastruktur Air di Sentra Tembakau
Dinilai Rendahkan Profesi Wartawan, SMSI Sumenep Boikot Undangan Kapolresta
Diadukan ke PCNU Sumenep Terkait Pengelolaan Lahan, PT Garam Tegaskan Tak Beri Perlakuan Khusus kepada Pihak Tertentu
Tambak Hanya Dikelola Orang Tertentu, Petani Adukan PT Garam ke PCNU Sumenep

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 04:30 WIB

Mengenal Lebih Dekat Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, Pulang ke Tanah Leluhur sebagai Kapolresta Sumenep Pertama 

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:03 WIB

Kapolresta Sumenep Sambangi Kantor SMSI, Bangun Kolaborasi Kuat dengan Insan Pers

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:31 WIB

Jelang Musim Panen, PPR Minta Pabrikan Maksimal Serap Tembakau Petani

Jumat, 24 Juli 2026 - 05:28 WIB

FISIP Universitas Wiraraja Luluskan 85 Sarjana, Prestasi Tugas Akhir Dinilai Sangat Memuaskan

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:44 WIB

Kekeringan Terus Berulang, Mahasiswa Desak Pemkab Sumenep Perkuat Infrastruktur Air di Sentra Tembakau

Berita Terbaru