Jong Sumekar Nilai Pilkada Langsung Belum Sehat, Wacana Pemilihan Lewat DPRD Patut Dipertimbangkan

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Muda NU Jawa Timur, Siswadi. (ISTIMEWA)

Aktivis Muda NU Jawa Timur, Siswadi. (ISTIMEWA)

SUMENEP || KLIKMADURA – Jong Sumekar menilai pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung belum sepenuhnya mencerminkan demokrasi yang sehat.

Praktik politik uang, mobilisasi suara berbasis transaksi, serta dominasi elit politik masih menjadi persoalan serius di berbagai daerah.

Direktur Jong Sumekar, Siswadi menyampaikan, mahalnya biaya politik dalam pilkada langsung mendorong calon kepala daerah menghalalkan berbagai cara demi meraih kemenangan.

Akibatnya, kompetisi politik tidak lagi bertumpu pada gagasan, rekam jejak, dan kapasitas kepemimpinan, melainkan pada kekuatan modal.

“Dalam kondisi seperti ini, rakyat kerap diposisikan sebagai objek, bukan subjek demokrasi,” ujar Siswadi dalam pernyataannya.

Baca juga :  Tegangan Listrik di Desa Badung, Pamekasan Kembali Normal Berkat Gerak Cepat PLN Tindak Lanjuti Keluhan Warga

Ia menjelaskan, situasi tersebut memunculkan problem lanjutan setelah pilkada usai. Kepala daerah terpilih cenderung lebih sibuk mengembalikan modal politik ketimbang fokus pada pengabdian kepada masyarakat.

Praktik korupsi, kolusi, serta kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat kecil pun kerap menjadi konsekuensi yang sulit dihindari.

Atas realitas tersebut, Jong Sumekar memandang wacana pilkada melalui DPRD layak untuk dipertimbangkan. Menurut Siswadi, langkah itu tidak serta-merta menjadi kemunduran demokrasi, melainkan alternatif untuk memutus mata rantai politik uang yang kian masif.

Meski demikian, dukungan terhadap pilkada melalui DPRD diberikan dengan sejumlah catatan. Perbaikan sistem dan etika politik harus menjadi prasyarat utama.

Baca juga :  Tanamkan Spirit Resolusi Jihad Pada Mahasiswa, UIM Gelar Seminar dan Apel HSN 2023

Transparansi proses pemilihan, pengawasan publik yang ketat, sanksi tegas terhadap praktik suap, serta keterlibatan masyarakat sipil dinilai mutlak diperlukan.

“Tanpa itu, pilkada melalui DPRD justru berpotensi memindahkan praktik politik uang dari ruang rakyat ke ruang elit,” tegasnya.

Siswadi menambahkan, demokrasi sejatinya tidak hanya diukur dari mekanisme pemilihan langsung atau tidak langsung, tetapi dari sejauh mana proses tersebut mampu melahirkan pemimpin yang berintegritas, berpihak pada rakyat, serta menjalankan kekuasaan secara adil.

Selama pilkada langsung masih dikuasai oleh praktik transaksional, evaluasi menyeluruh dianggap sebagai sebuah keniscayaan.

Baca juga :  Bendung Upaya Penggarapan Pantai Jadi Tambak, Warga Gersik Putih Rela Bermalam di Tepi Pantai

“Yang terpenting bukan soal caranya, melainkan bagaimana demokrasi dibersihkan dari praktik politik uang yang merusak masa depan daerah,” pungkasnya. (nda)

Berita Terkait

Warga Pamolokan Sumenep Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan
Susun RDTR, Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Koordinasi dan Keselarasan Kepentingan
Bupati Fauzi Ajak Pelajar Sumenep Kritis Hadapi Banjir Informasi Digital
Bupati Fauzi Turun Tangan Atasi Kekeringan, 1,2 Juta Liter Air Bersih Disalurkan kepada Warga Terdampak
DPMD Sumenep Pastikan Pilkades 2027 Digelar Dua Sistem, 246 Desa Siap Pilih Pemimpin Baru
Praktik Renang Berujung Duka, Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal di Sungai Nangka
Pria 43 Tahun Diamankan Polsek Kangean, Diduga Cabuli Anak di Ruang Guru SD
Hadiri Kick Off Peringatan HSN 2026, Bupati Fauzi: Momentum Menghargai Perjuangan Para Syuhada

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Warga Pamolokan Sumenep Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Susun RDTR, Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Koordinasi dan Keselarasan Kepentingan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Bupati Fauzi Ajak Pelajar Sumenep Kritis Hadapi Banjir Informasi Digital

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Bupati Fauzi Turun Tangan Atasi Kekeringan, 1,2 Juta Liter Air Bersih Disalurkan kepada Warga Terdampak

Senin, 5 Oktober 2026 - 03:55 WIB

DPMD Sumenep Pastikan Pilkades 2027 Digelar Dua Sistem, 246 Desa Siap Pilih Pemimpin Baru

Berita Terbaru