Akademisi UTM Sebut Reaktivasi Kereta Api Tumbuhkan Ekonomi

- Jurnalis

Selasa, 9 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN, klikmadura.id Rencana reaktivasi rel kereta api di Madura mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Sebab, aktivasi sarana transportasi darat itu dinilai mampu membangkitkan ekonomi masyarakat.

Wakil Dekan 1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Trunojoyo Madura, Ahmad Yahya Surya Winata salah satu akademisi yang memberikan dukungan. Menurut dia, reaktivasi rel kereta api berdampak pada percepatan transportasi antar kabupaten.

Dengan demikian, pemasokan logistik antar wilayah lebih mudah dan cepat. Kondisi tersebut akan berdampak positif pada perputaran ekonomi. “Madura bisa bersaing dengan wilayah maju lainnya seperti Surabaya,” katanya.

Baca juga :  Sebut Penjual Es Teh Goblok, HMI Bangkalan Minta Presiden Prabowo Copot Gus Miftah

Menurut Yahya, dibanding pembangunan jalan tol, lebih baik memprioritaskan reaktivasi rel kereta api. Sebab, pemerintah tidak perlu mengeluarkan biaya pembebasan lahan, karena PT Kereta Api Indonesia (KAI) memiliki lahan sendiri di Madura.

“Kalau membangun tol, perlu adanya pembebasan lahan. Makanya lebih cocok reaktivasi rel kereta api,” kata pria bergelar doktor itu.

Untuk diketahui, jalur kereta api lintas kabupaten di Madura memiliki panjang kurang lebih 225 kilometer. Jalur tersebut dibangun pada 1913. Kini, fasilitas tersebut masuk dalam pengelolaan PT KAI Daerah Operasi VIII Surabaya. (taufiq/diend)

Baca juga :  Ternyata Jauh Sebelum Bupati Fauzi, UTM Lebih Dulu Usulkan Reaktivasi Rel Kereta Api Madura

Berita Terkait

Imigrasi Pamekasan Gencarkan Edukasi Keimigrasian di Bangkalan, Warga Antusias Cari Informasi Paspor dan TPPO
UKM PSHT UTM Gelar Pelatihan Bela Diri dan Bantuan Hidup Dasar, Bekali Mahasiswa Hadapi Situasi Darurat
Madura Akhirnya Punya Fakultas Kedokteran, UTM Kantongi Izin Resmi dari Pemerintah
AI Disebut Tak Akan Gantikan Desainer Grafis, Dosen UTM: Manusia Tetap Penentu Ide dan Emosi
Dari Era Kapur Tulis ke Era AI, FKIP UTM Tantang Calon Guru Tak Gagap Digital
Judi Online dan Narkoba Mulai Masuk Desa, PSBH FKIS UTM Turun Gunung
Dinas Perpustakaan Bangkalan Hadirkan Penulis Muda, Semangati Pelajar MTsN Bangkalan Gemar Literasi
PMR MTsN Bangkalan Borong Prestasi di Ajang WJP XXXI Jatim 2026

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 13:48 WIB

Imigrasi Pamekasan Gencarkan Edukasi Keimigrasian di Bangkalan, Warga Antusias Cari Informasi Paspor dan TPPO

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:02 WIB

UKM PSHT UTM Gelar Pelatihan Bela Diri dan Bantuan Hidup Dasar, Bekali Mahasiswa Hadapi Situasi Darurat

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:47 WIB

Madura Akhirnya Punya Fakultas Kedokteran, UTM Kantongi Izin Resmi dari Pemerintah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:54 WIB

AI Disebut Tak Akan Gantikan Desainer Grafis, Dosen UTM: Manusia Tetap Penentu Ide dan Emosi

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:49 WIB

Dari Era Kapur Tulis ke Era AI, FKIP UTM Tantang Calon Guru Tak Gagap Digital

Berita Terbaru