Pekerja Proyek Diduga Jadi Sapi Perah Oknum Penyidik Polres Sumenep, Total Uang Masuk Rp 303 Juta

- Jurnalis

Selasa, 12 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As. (DOK. KLIKMADURA)

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As. (DOK. KLIKMADURA)

SUMENEP || KLIKMADURA – Polres Sumenep diterpa isu tak sedap. Selain diduga ikut menikmati uang hasil korupsi program BSPS, oknum penyidik Unit Tipidkor diduga memeras pekerja proyek.

Tidak tanggung-tanggung, uang yang diminta kepada pekerja proyek tembus ratusan juta rupiah. Bahkan, prosentasenya nyaris 100 persen dari total nilai anggaran proyek tersebut.

Informasi tersebut diperoleh Klik Madura dari Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As. Menurut dia, praktik memeras pelaku proyek dengan modus memanggil karena ada pengaduan dari masyarakat itu berlangsung lama.

Salah satu korban kebringasan oknum penyidik Unit Pidkor Satreskrim Polres Sumenep itu adalah AJ. Pria asal Desa Kasengan, Kecamatan Manding itu diperas hingga ratusan juta rupiah.

Menurut Fauzi As, AJ mengerjakan proyek Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekononomi Wilayah (PISEW) tahun anggaran 2020. Program yang dilaksanakan di Desa Kebunan dan Desa Bangkal itu disebut bermasalah.

Baca juga :  Mengharukan, Anak Tukang Becak Raih Predikat Wisudawati Terbaik MA Ponpes Putri 1 Al-Amien Prenduan

Unit Pidkor Satreskrim Polres Sumenep kemudian melayangkan surat panggilan kepada AJ. Dia diminta menghadap kepada penyidik berinisial RD pada Selasa, 12 Oktober 2021.

Usai pemeriksaan, ternyata ada permintaan sejumlah uang agar kasus tersebut tidak lanjut. Nominalnya cukup besar. Yakni, Rp 200 juta.

AJ yang kala itu takut dikriminalisasi, akhirnya sepakat memenuhi permintaan tersebut. Dia membayar dengan carara dicicil. Pertama membayar Rp 100 juta, kedua Rp 70 juta dan terkahir Rp 30 juta yang diterima langsung plt kanit tipidkor.

“Saya pegang semua data dan rekamannya. Miris sekali para pekerja proyek harus menjadi sapi merah oknum polisi di Polres Sumenep,” kata Fauzi As.

Baca juga :  Di Hadapan Ulama Sumenep, Wapres Tekankan Pesantren Harus jadi Pusat Peradaban Islam

Tidak sampai di situ, AJ kembali berurusan dengan Unit Pidkor Polres Sumenep awal tahun 2025. Proyek Kelompok Masyarakat (Pokmas) yang dikerjakan juga diusik oleh polisi.

Ketua Pokmas yang mengerjakan proyek senilai Rp 150 juta itu dipanggil oleh penyidik Unit Pidkor Polres Sumenep. Dia akan diperiksa atas dugaan penyimpangan bantuan keuangan tersebut.

Ujung-ujungnya sama. Yakni, dimintai uang agar kasus tersebut tidak berlanjut. Ironisnya, oknum polisi nakal itu meminta mahar senilai Rp 125 juta dari total anggaran Rp 150 juta.

Permintaan itu tidak bisa dipenuhi lantaran nilainya terlalu tinggi. Akhirnya, disepakati membayar Rp 103 juta.

“Kurang ajar betul oknum polisi nakal ini, proyek nilainya hanya Rp 150 juta tapi minta pekerja menyetor uang Rp 125 juta,” katanya.

Baca juga :  Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria di Kecamatan Lenteng, Sabu 0,50 Gram Disita

Fauzi memastikan memiliki bukti dugaan-dugaan tindakan nakal oknum penyidik itu. Dia akan melaporkan temuan tersebut ke Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto.

Harapannya, jenderal dengan dua bintang di pundaknya itu melakukan langkah tegas berupa pemecatan terhadap oknum polisi nakal tersebut. Sebab, tindakannya bukan hanya merugikan, tetapi juga merusak citra Polri.

“Saya selalu yakin bahwa ikan busuk dimulai dari kepalanya. Maka siapa yang bertanggung jawab atas kasus ini? Menurut saya, ya Kasatreskrim,” tegasnya.

Sayangnya, Kapolres Sumenep AKBP Rivanda tidak merespons upaya konfirmasi Klik Madura. Kasi Humas AKP Widiarti juga enggan berkomentar. “Mohon maaf,” katanya saat diminta wawancara. (nda)

Berita Terkait

GPS Geruduk DPMD Sumenep, Soroti Buruknya Tata Kelola Pemerintahan Desa Saobi
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria di Kecamatan Lenteng, Sabu 0,50 Gram Disita
Pimpin Apel HSN 2026, Wabup Imam Hasyim Minta ASN Sumenep Perkuat Etos Kerja dan Kepatuhan terhadap Aturan
Berharap Keberkahan, Bupati Fauzi Ajak OPD Sumenep Khatamkan 111.111 Kali Surat Al-Waqi’ah
Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan Lewat JJS DPRD Sumenep
Bupati Fauzi Wongsojudo Teguhkan Nilai Santri, ASN Sumenep Wajib Berbusana Muslim Selama Empat Hari
Bupati Sumenep Dorong KEN Jadi Motor Promosi Budaya dan Pariwisata hingga Tingkat Nasional
Bupati Fauzi Apresiasi Kreativitas Anak Sumenep dalam Lomba Mewarnai

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:32 WIB

GPS Geruduk DPMD Sumenep, Soroti Buruknya Tata Kelola Pemerintahan Desa Saobi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:21 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria di Kecamatan Lenteng, Sabu 0,50 Gram Disita

Senin, 19 Oktober 2026 - 03:05 WIB

Pimpin Apel HSN 2026, Wabup Imam Hasyim Minta ASN Sumenep Perkuat Etos Kerja dan Kepatuhan terhadap Aturan

Senin, 19 Oktober 2026 - 02:57 WIB

Berharap Keberkahan, Bupati Fauzi Ajak OPD Sumenep Khatamkan 111.111 Kali Surat Al-Waqi’ah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:55 WIB

Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan Lewat JJS DPRD Sumenep

Berita Terbaru