Tabungan Siswa SDN Taddan 2 Sampang Senilai Rp 494 Juta Belum Dibagikan, Diduga Dititip ke Perusahaan Travel Umrah

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 23 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG || KLIKMADURA – SDN Taddan 2 dirundung masalah. Tabungan siswa dengan total nilai sekitar Rp 494 juta tidak dibagikan pada tanggal yang telah ditentukan. Akibatnya, para wali murid meradang.

Informasi yang dihimpun KLIKMADURA, tabungan siswa kelas l hingga kelas Vl itu setiap harinya dikumpukan kepada Kepala SDN Taddan 2 Suwarti.

Kemudian, uang tersebut dititipkan ke salah satu perusahaan travel haji dan umroh di Pamekasan. Sampai waktu yang ditentukan, tabungan itu tak kunjung dibagikan kepada siswa.

Anis (26), salah satu wali murid SDN Taddan 2 mengatakan, wali murid hilang kepercayaan terhadap pihak sekolah.

Baca juga :  Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas

Khususnya, kepada para guru dan kepala sekolah yang membuat tabungan siswa tidak dibagikan pada waktunya.

Ia menyebut, apapun yang berurusan dengan uang akan sensitif. Bahkan saat diduga uang tabungan dititipkan ke travel memunculkan beragam asumsi.

“Tabungan siswa pastinya akan dibutuhkan oleh orang tua murid, apalagi orang tua murid mayoritas dari desa yang setiap tahun mengharapkan uang yang ditabung untuk keperluan hidup dan pendidikan anak,” tambahnya.

Anis melanjutkan, saat diamuk wali murid waktu penerimaan raport, guru SDN Taddan 2 berupaya mendinginkan keadaan dengan memberikan janji.

Baca juga :  Realisasi Program Dinas Pendidikan Sampang Tunggu Persetujuan Dewan

“Uang tabungan itu dijanjikan akan dibagikan kepada wali murid pada besok Senin 24 Juni 2024 pukul 12.00 WIB, jika tidak direalisasikan maka kami wali murid akan bertindak tegas,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang Muhammad Fadeli mengatakan, kebijakan pemerintah daerah dan Disdik terkait tabungan siswa, harus disimpan di Bank Sampang.

“Kami berharap segera ada penyelesaian dari kepala sekolah SDN Taddan 2 selaku yang bertanggung jawab atas uang tabungan tersebut,” terangnya.

“Informasinya akan dibagikan besok (Senin), semoga tidak semakin larut atau bahkan sampai ke ranah hukum,” tukasnya. (zhr/diend)

Baca juga :  Atap SDN Madulang 2 Ambruk, 69 Siswa Sampang Terpaksa Belajar di Rumah Warga

Berita Terkait

Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah
27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku
Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas
Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar
Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi
Pemkab Sampang Gelar Nobar Piala Dunia 2026, UMKM Kebanjiran Pembeli
PN Sampang Tolak Penundaan, Eksekusi Rumah Tetap Berjalan Meski Perkara Pidana Masih Berproses
Guru dari Belasan Sekolah Adukan Tindakan Intimidasi Oknum LSM ke Bakesbangpol Sampang

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:48 WIB

Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:41 WIB

27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:07 WIB

Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:25 WIB

Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:27 WIB

Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi

Berita Terbaru