Atap SDN Madulang 2 Ambruk, 69 Siswa Sampang Terpaksa Belajar di Rumah Warga

- Jurnalis

Jumat, 24 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi atap SDN Madulang 2, Kecamatan Omben ambruk. (DOK. KLIKMADURA)

Kondisi atap SDN Madulang 2, Kecamatan Omben ambruk. (DOK. KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA — Proses belajar mengajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Madulang 2, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, terpaksa dipindahkan ke rumah warga setelah atap ruang kelas ambruk.

Sebanyak 69 siswa kini belajar di rumah warga bernama Maskur yang letaknya bersebelahan dengan sekolah.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat kejadian, ruang kelas dalam keadaan kosong dan tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Meski begitu, ambruknya atap membuat aktivitas pendidikan di sekolah itu lumpuh sementara.

Kepala SDN Madulang 2, Hafiluddin, mengatakan bangunan sekolah sudah mengalami kerusakan parah sejak dua tahun terakhir.

Baca juga :  Dapat Kucuran Program Penghapusan Miskin Ekstrem, 2.466 Warga Sampang Terima Bantuan Rp1,5 Juta

Beberapa ruang kelas bahkan tidak lagi digunakan karena kondisinya sangat membahayakan keselamatan siswa.

“Kami sudah mengantisipasi dan menghentikan kegiatan belajar di kelas yang rusak karena khawatir ambruk. Mulai dari siswa kelas I, II, dan III kami pindahkan belajar ke rumah warga,” ujarnya, Kamis 24 Oktober 2025.

Hafiluddin menambahkan pihak sekolah sudah berulang kali mengajukan perbaikan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut.

Alasannya, status tanah sekolah masih dalam sengketa hak pakai sehingga proposal renovasi tidak bisa diproses.

Baca juga :  Demo Mapolda Jatim, Aktivis Dukung Polri Berantas Mafia Tanah di Pamekasan

“Kami berharap ada perhatian dari dinas agar ruang kelas yang ambruk segera diperbaiki. Anak-anak harus belajar di tempat yang aman dan nyaman,” harapnya.

Kekhawatiran juga datang dari wali murid. H. Abdus, salah satu orang tua siswa, mengaku waswas dengan keselamatan anaknya jika masih belajar di bangunan sekolah yang sudah lapuk.

“Kami takut terjadi hal yang tidak diinginkan, apalagi musim hujan sudah dekat. Kami berharap pemerintah segera memperbaiki bangunan sekolah itu,” katanya.

Sementara itu, guru SDN Madulang 2, Ahmad Susanto menjelaskan, pemindahan kegiatan belajar ke rumah warga dilakukan agar proses pendidikan tetap berjalan.

Baca juga :  PT. Menara Internusa Manjakan Jemaah, Umrah 7 Kali Gratis Tanpa Biaya Tambahan

“Sebelumnya kami sempat menerapkan sistem shift di sekolah, tapi banyak siswa tidak masuk. Sekarang semua kegiatan dipusatkan di rumah warga agar belajar tetap berlangsung normal,” ungkapnya.

Dia menambahkan, para guru dan wali murid sangat berharap pemerintah daerah segera turun tangan memperbaiki fasilitas sekolah tersebut.

“Kami ingin anak-anak kembali belajar di ruang kelas yang layak dan aman,” pungkasnya. (ibn/nda)

Berita Terkait

Proyek Jalan Madupat–Omben Rp3,9 Miliar Disorot, Praktisi Sipil Dorong Uji Mutu U-Ditch
Kecelakaan Maut di JLS Sampang, Pengendara Scoopy dan Penumpang Pikap Tewas
Kekeringan di Sampang Meluas, Relawan Distribusikan 1 Juta Liter Air Bersih
Sembunyikan 197 Gram Sabu di Ruang Airbag Avanza, Dua Pria Asal Jember Ditangkap di Sampang
Pecatur Tunarungu Asal Sampang Raih Dua Medali di Malaysia, Bersaing di Level Asia Pasifik
Suami Grebek Istri saat Berduaan Bersama Kepala Puskesmas Robatal
Dapur MBG Ditutup Permanen, Satgas Sampang Ungkap Temukan Makanan Busuk hingga Masalah Sanitasi
25 Perusahaan Buka Lowongan Kerja di Sampang, Job Fair Digelar 21 Oktober

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Proyek Jalan Madupat–Omben Rp3,9 Miliar Disorot, Praktisi Sipil Dorong Uji Mutu U-Ditch

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Kecelakaan Maut di JLS Sampang, Pengendara Scoopy dan Penumpang Pikap Tewas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Kekeringan di Sampang Meluas, Relawan Distribusikan 1 Juta Liter Air Bersih

Jumat, 9 Oktober 2026 - 03:02 WIB

Pecatur Tunarungu Asal Sampang Raih Dua Medali di Malaysia, Bersaing di Level Asia Pasifik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Suami Grebek Istri saat Berduaan Bersama Kepala Puskesmas Robatal

Berita Terbaru