Bangun Water Park, Pemdes Taddan Sampang Berharap Ekonomi Masyarakat Meningkat

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 11 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG || KLIKMADURA – Pemerintah Desa (Pemdes) Taddan, Kecamatan Camplong membangun wahana wisata water park sebagai ikon baru di desa tersebut.

Wisata yang dibangun di dipinggir jalan nasional Sampang – Pamekasan itu untuk menggantikan pemandian Sumber Otok yang sudah lama terbengkalai.

Kepala Desa (Kades) Taddan Hj. Siti Romlah mengatakan, destinasi wisata baru itu dibangun menggunakan dana desa (DD).

Anggaran yang digelontorkan oleh pemerintah pusat itu sengaja disisihkan untuk pembangunan badan usaha agar perekonomian terus berkembang.

“Sebetulnya perencanaan pembangunan wisata water park ini sudah sejak tujuh tahun lalu. Namun, baru bisa direalisasikan tahun ini karena kendala dana, sebab dana desa masih dialokasikan untuk kebutuhan yang lain,” katanya.

Baca juga :  Sebanyak 324 ASN Pemkab Sumenep Pensiun Tahun Ini

Ia menyebut, sejak pemandian Sumber Otok terbengkalai, sumber air yang melimpah sebagian besar terbuang percuma ke laut.

Dengan demikian, untuk memanfaatkan sumber air bersih dari Sumber Otok, dana desa tahun anggaran 2024 difokuskan untuk membangun water park itu.

“Dana desa yang kami gelontorkan sebesar Rp 1 miliar. Selain itu, juga ada dana investasi dari warga Desa Taddan sebesar Rp 1 miliar, jadi totalnya Rp 2 miliar,” terangnya.

Pembangunan wisata water park tersebut ditargetkan akan rampung selama kurang lebih 3 tahun. Pembangunan tersebut melibatkan warga sekitar sebagai pekerja sehingga tumbuh rasa memiliki terhadap aset tersebut.

Baca juga :  Pemkab Pamekasan Pastikan Gedung DKP Direvitalisasi Tahun Ini

Romlah menuturkan, tempat wisata tersebut berdiri di atas tanah aset desa dengan luas 4 hektar atau seluas 40.000 meter persegi.

Namun, yang akan digunakan untuk pembangunan water park itu kurang lebih seluas 8.000 meter persegi.

“Kami terbuka jika ada investor luar yang ingin menanamkan modal dalam pembangunan wisata water park ini,” terangnya.

Suami Kades Taddan, H. Saniman memberi dukungan terhadap istrinya yang mempunyai ide dan gagasan cemerlang tersebut.

“Kami berharap, dengan dibangunnya wisata water park bisa berdampak positif khususnya kepada warga Desa Taddan dalam sektor ekonomi,” katanya.

Baca juga :  Pelaku Penganiayaan Petugas SPBU Camplong Serahkan Diri, Polisi Tegaskan Proses Hukum Transparan

Disampaikan, jika wisata tersebut beroperasi, warga bisa membuka warung makanan atau menjual hasil kerajinan di area wisata. Bahkan, dapat memasarkan buah jambu air yang merupakan buah khas Desa Taddan.

Saniman berharap, pemerintah Kabupaten Sampang memperhatikan tempat wisata yang sedang dibangun itu.

Sebab, destinasi wisata itu ke depannya juga akan berdampak pada peningkatan APBD Kabupaten Sampang, serta bisa dijadikan contoh bagi desa lainnya untuk menuju desa mandiri,” tandasnya. (zhr/diend)

Berita Terkait

Polres Sampang Ungkap Kasus Pencurian Motor di Banyuates, Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara
UTM dan Pemkab Sampang Kompak Perjuangkan Trunojoyo Jadi Pahlawan Nasional
Peduli Kesehatan Aparatur, Kantor Pertanahan Sampang Gelar Cek Kesehatan Rutin
Aksi Memanas, LBH MADAS Sedarah Desak Pembebasan Terdakwa dan Evaluasi Jaksa Nakal
Distribusi MBG di SMPN 1 Sampang Terhenti, Sekolah Tunggu Kepastian dari SPPG
Kantor BPP Torjun Kurang Terawat, Pemerintah Diminta Beri Perhatian Serius
Perbaikan Pipa PDAM di Jalan Kusuma Bangsa Sampang Belum Rampung, Pengendara Diminta Waspada
Iring-iringan Manten Jalan Kaki, Jalur Sampang–Pamekasan Macet Total

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:26 WIB

Polres Sampang Ungkap Kasus Pencurian Motor di Banyuates, Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:34 WIB

UTM dan Pemkab Sampang Kompak Perjuangkan Trunojoyo Jadi Pahlawan Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 04:31 WIB

Peduli Kesehatan Aparatur, Kantor Pertanahan Sampang Gelar Cek Kesehatan Rutin

Rabu, 15 April 2026 - 06:25 WIB

Aksi Memanas, LBH MADAS Sedarah Desak Pembebasan Terdakwa dan Evaluasi Jaksa Nakal

Selasa, 14 April 2026 - 07:18 WIB

Distribusi MBG di SMPN 1 Sampang Terhenti, Sekolah Tunggu Kepastian dari SPPG

Berita Terbaru

Catatan Pena

Gus Yahya dan Lompatan Besar Nahdlatul Ulama

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:11 WIB