Aktivis Ultimatum Kejari Sampang: Tuntaskan Kasus BOS SMKN 1 atau Naik ke Kejagung!

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Front Peduli Transparansi Publik (F-PTP) saat berada di Kantor Kejari Sampang.

Aktivis Front Peduli Transparansi Publik (F-PTP) saat berada di Kantor Kejari Sampang.

SAMPANG || KLIKMADURA – Polemik dugaan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMKN 1 Sampang kembali mencuat.

Front Peduli Transparansi Publik (F-PTP) menilai penanganan laporan yang sudah masuk ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang sejak 5 Mei 2025 berjalan lamban tanpa hasil yang jelas.

Ketua F-PTP Kabupaten Sampang, Syaiful Fathoni, menegaskan bahwa pihaknya sudah menyerahkan laporan resmi sejak empat bulan lalu. Namun, hingga kini belum ada perkembangan berarti.

“Itu ada suratnya, kami laporkan sejak 5 Mei 2025. Kemarin kami juga sudah melakukan audiensi dengan pihak Kejari Sampang,” ujarnya, Rabu (10/9/2025).

Baca juga :  Di TPS Tempat Haji Idi Nyoblos, Paslon Mandat Nihil Suara

Dalam audiensi tersebut, empat pengurus F-PTP diterima langsung oleh Kajari Sampang Siti Fadila bersama Kasi Intel Diki. Mereka mempertanyakan tindak lanjut atas laporan dugaan penyimpangan BOS tersebut.

“Kami menanyakan sejauh mana proses laporan itu ditangani. Apakah ada perkembangan atau tidak,” imbuh Syaiful.

Menurutnya, pihak Kejari menyampaikan bahwa kasus ini sudah menjadi atensi serius. Bahkan Inspektorat Jawa Timur disebut sudah turun melakukan pemeriksaan ke SMKN 1 Sampang dan Cabang Dinas Pendidikan.

“Menurut Kejari, ini sudah ditangani serius. Inspektorat Jawa Timur beberapa bulan lalu juga sudah turun melakukan pemeriksaan. Hanya saja, hasilnya masih belum keluar,” bebernya.

Baca juga :  Tingkatkan Inovasi dan Daya Saing Pelaku Usaha, Diskopindag Sampang Lakukan Pendampingan Berkelanjutan

Meski begitu, F-PTP masih meragukan keseriusan penanganan perkara ini. Sebab hingga kini belum ada langkah konkret yang ditunjukkan.

“Kami berharap kejaksaan benar-benar serius dalam menangani dugaan penyimpangan dana BOS ini. Jangan sampai masyarakat menilai ada pembiaran,” tegasnya.

Syaiful menambahkan, jika Kejari Sampang tetap lamban, pihaknya akan melanjutkan laporan ke tingkat yang lebih tinggi.

“Kalau memang tidak ditindaklanjuti secara serius oleh Kejari Sampang, maka laporan ini akan kami naikkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, bahkan kami tembuskan juga ke Kejaksaan Agung,” ujarnya dengan nada tegas.

Baca juga :  Maksimalkan Pemasaran Produk Lokal, Pemkab Pamekasan Bakal Dirikan 24 Wamira Mart Tahun Ini

F-PTP menegaskan langkah ini demi memastikan penegakan hukum berjalan adil dan transparan, terutama dalam pengelolaan dana pendidikan.

“Dana BOS ini untuk kebutuhan pendidikan anak-anak kita, jangan sampai disalahgunakan. Kami akan kawal terus kasus ini,” ungkap Syaiful.

Ia juga menyerukan agar masyarakat ikut mengawasi jalannya proses hukum tersebut.
Harapannya, tidak ada celah bagi para pihak untuk bermain.

“Kami ingin memastikan tidak ada ruang untuk praktik korupsi di sektor pendidikan. Karena itu, kami meminta semua pihak untuk ikut mengawal,” tandasnya. (san/nda)

Berita Terkait

UTM dan Pemkab Sampang Kompak Perjuangkan Trunojoyo Jadi Pahlawan Nasional
Peduli Kesehatan Aparatur, Kantor Pertanahan Sampang Gelar Cek Kesehatan Rutin
Aksi Memanas, LBH MADAS Sedarah Desak Pembebasan Terdakwa dan Evaluasi Jaksa Nakal
Distribusi MBG di SMPN 1 Sampang Terhenti, Sekolah Tunggu Kepastian dari SPPG
Kantor BPP Torjun Kurang Terawat, Pemerintah Diminta Beri Perhatian Serius
Perbaikan Pipa PDAM di Jalan Kusuma Bangsa Sampang Belum Rampung, Pengendara Diminta Waspada
Iring-iringan Manten Jalan Kaki, Jalur Sampang–Pamekasan Macet Total
Dramatis! Sapi Terperosok ke Sumur di Sampang, Dievakuasi Selamat Setelah 3 Jam 

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:34 WIB

UTM dan Pemkab Sampang Kompak Perjuangkan Trunojoyo Jadi Pahlawan Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 04:31 WIB

Peduli Kesehatan Aparatur, Kantor Pertanahan Sampang Gelar Cek Kesehatan Rutin

Rabu, 15 April 2026 - 06:25 WIB

Aksi Memanas, LBH MADAS Sedarah Desak Pembebasan Terdakwa dan Evaluasi Jaksa Nakal

Selasa, 14 April 2026 - 07:18 WIB

Distribusi MBG di SMPN 1 Sampang Terhenti, Sekolah Tunggu Kepastian dari SPPG

Minggu, 12 April 2026 - 02:57 WIB

Kantor BPP Torjun Kurang Terawat, Pemerintah Diminta Beri Perhatian Serius

Berita Terbaru

Catatan Pena

Tentang Cinta, Iman, dan Qurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:39 WIB