52 Desa di Sampang Mulai Mencairkan DD Tahap II

- Jurnalis

Senin, 13 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang, Sudarmanto. (MUKSIN IKSAN / KLIKMADURA)

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang, Sudarmanto. (MUKSIN IKSAN / KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Penyaluran Dana Desa (DD) tahap dua mulai bergulir di Kabupaten Sampang. Sebanyak 52 desa sudah mencairkan anggaran dari pemerintah pusat itu.

Pemkab Sampang kini menerapkan sistem digital penuh dalam pengelolaan keuangan desa. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas pengelolaan dana publik di tingkat desa.

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang, Sudarmanto menyebut, seluruh transaksi kini dilakukan secara digital.

Gaji perangkat desa, pembayaran jasa, hingga proyek pembangunan ditransfer langsung ke rekening penerima tanpa perantara.

Baca juga :  Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi BLT DD Rp 260 Juta, Kades dan Bendahara Gunung Rancak Diberhentikan

“Alhamdulillah, sekarang semua sudah menggunakan sistem digital. Realisasi anggaran ditransfer langsung, gaji perangkat desa juga langsung masuk ke rekening masing-masing,” ujar Sudarmanto, Senin 13 Oktober 2025.

Dia menegaskan, sistem digitalisasi ini mempercepat administrasi dan menekan potensi kesalahan teknis. Selain itu, transparansi keuangan desa kini lebih mudah diawasi karena seluruh data tercatat secara otomatis.

Sudarmanto menyampaikan Dana Desa tahap pertama sudah terealisasi sepenuhnya di seluruh desa. Saat ini, tahap kedua tengah berjalan dan sebagian besar desa sedang menunggu proses pencairan.

“DD tahap satu sudah terlaksana semua, tinggal laporan realisasi dari desa,” ungkapnya.

Baca juga :  Terganjal Anggaran, Sosialisasi Pencegahan PMI Ilegal di Sampang Terbatas

Dari total 180 desa di Sampang, baru sepertiganya yang menerima pencairan tahap dua. Menurutnya, kendala bukan pada tingkat kabupaten melainkan akibat gangguan sistem nasional.

“Saat ini sistem pencairan secara nasional masih mengalami error. Kami masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari pemerintah pusat,” tambahnya.

DPMD Sampang terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar pencairan tahap dua segera tuntas. Ia memastikan seluruh desa akan menerima dana sesuai jadwal dan aturan yang berlaku.

“Kami tetap berkomitmen untuk memastikan seluruh desa mendapatkan haknya sesuai jadwal dan aturan yang berlaku,” pungkas Sudarmanto. (san/nda)

Baca juga :  Tiga Hari Hilang Terseret Arus Sungai, Bocah 4 Tahun Asal Sampang Ditemukan Tak Bernyawa

Berita Terkait

Kasus Dugaan Penganiayaan di Ketapang Masuk Penyidikan, Terlapor Dua Kali Mangkir
Tiga ABH Diamankan Polres Sampang, Pelajar 13 Tahun Diduga Dirudapaksa di Toilet Sekolah
Dendam Lama Diduga Jadi Motif Pembunuhan Nelayan di Camplong Sampang
Eksekusi Aset Rp1,3 Miliar di Sampang Diwarnai Keberatan Pemilik Lama
464 Sekolah di Sampang Rusak, Dewan Beri Opsi Pakai Dana BTT untuk Perbaikan
Fraksi PAN DPRD Sampang Soroti Banyak Jalan Rusak Tak Tersentuh Pemerintah
Kekeringan Landa Kota Bahari, Forum Sampang Sahat Salurkan Satu Juta Liter Air
Pernah Gagal Akibat Tak Penuhi Kuorum, Kini Rapat Paripurna DPRD Sampang Kembali Molor

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 11:58 WIB

Kasus Dugaan Penganiayaan di Ketapang Masuk Penyidikan, Terlapor Dua Kali Mangkir

Jumat, 11 September 2026 - 05:42 WIB

Dendam Lama Diduga Jadi Motif Pembunuhan Nelayan di Camplong Sampang

Rabu, 9 September 2026 - 13:36 WIB

Eksekusi Aset Rp1,3 Miliar di Sampang Diwarnai Keberatan Pemilik Lama

Selasa, 8 September 2026 - 11:34 WIB

464 Sekolah di Sampang Rusak, Dewan Beri Opsi Pakai Dana BTT untuk Perbaikan

Selasa, 8 September 2026 - 11:21 WIB

Fraksi PAN DPRD Sampang Soroti Banyak Jalan Rusak Tak Tersentuh Pemerintah

Berita Terbaru

Pengunjung sedang membaca buku di Perpustakaan Daerah Pamekasan. (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA)

Pamekasan

TKM Pamekasan Merosot, Masuk Empat Daerah Terendah di Jatim

Jumat, 11 Sep 2026 - 12:16 WIB