Puluhan Pabrik Rokok Diduga Ternak Pita Cukai, Kantor Bea Cukai Madura Didemo

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan aktivis melakukan aksi demonstrasi di Kantor Bea Cukai Madura terkait dugaan maraknya perusahaan ternak pita cukai. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Puluhan aktivis melakukan aksi demonstrasi di Kantor Bea Cukai Madura terkait dugaan maraknya perusahaan ternak pita cukai. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Puluhan aktivis yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Pantura (Formatur) menggelar aksi demonstrasi di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Madura, Rabu (15/4/2026).

Aksi tersebut sebagai bentuk protes atas dugaan maraknya praktik ternak pita cukai oleh sejumlah perusahaan rokok (PR) di Madura.

Koordinator Lapangan aksi, Hendra menyebut, puluhan PR diduga terlibat dalam praktik pembelian pita cukai tanpa dibarengi aktivitas produksi rokok di pabrik. Salah satunya adalah PR Mulya Indah yang berlokasi di Desa Talang, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep.

Baca juga :  Sinyal Baik, PKB Jajaki Elektabilitas MZA Jelang Pilkada Pamekasan

“Kami meminta Bea Cukai Madura berani menindak tegas perusahaan rokok yang diduga berternak pita cukai. Jangan paksa kami untuk menyebut Bea Cukai ikut bermain di dalamnya,” katanya saat berorasi.

Aktivis PMII itu juga menduga adanya praktik kongkalikong antara oknum Bea Cukai Madura dengan pihak perusahaan rokok. Bahkan, massa aksi menyebut adanya dugaan suap dalam proses jual beli pita cukai.

“Kami menduga ada permainan dengan perusahaan rokok yang membeli pita cukai tanpa produksi. Bahkan kuat dugaan adanya suap-menyuap. Indikasinya ada pejabat Bea Cukai yang menerima uang pengamanan dalam penebusan pita cukai,” ujarnya.

Baca juga :  Satpol PP Sumenep Ajak Masyarakat Aktif Berpartisipasi Cegah Peredaran Rokok Ilegal

Massa aksi memberikan tenggat waktu 2×24 jam kepada Bea Cukai Madura untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke perusahaan-perusahaan rokok yang diduga melakukan ternak pita cukai.

“Kami mendesak Bea Cukai Madura dalam waktu 2×24 jam melakukan sidak. Jika terbukti, tutup secara permanen perusahaan rokok tersebut,” ucapnya.

Sementara itu, Humas Bea Cukai Madura, Andru, saat menemui masa aksi mengaku siap melakukan sidak, namun harus menunggu instruksi dari pimpinan. Ia juga membantah adanya dugaan persekongkolan antara Bea Cukai Madura dengan perusahaan rokok.

“Kami berani melakukan sidak, tetapi harus ada perintah dari pimpinan. Kami tegaskan, tidak ada persekongkolan dengan perusahaan rokok terkait dugaan ternak pita cukai,” tandasnya. (ibl/nda).

Baca juga :  Bea Cukai Belum Ungkap Pemilik Rokok Bodong, Keseriusannya Dipertanyakan

Berita Terkait

Polres Pamekasan Sita 6.900 Pil Y, Pria Asal Galis Ditangkap
Usaha Kuliner Menjamur, Dinkes Pamekasan Dorong Pengusaha Kantongi SLHS
Hidupkan Ruh Perjuangan M. Tabrani, DKP, AJP, dan KNPI Pamekasan Satukan Pemuda dan Budayawan di Arek Lancor
Ditanya Soal Pemecatan Dua Karyawan, Ketua Yayasan Al-Uswah Pamekasan Justru Diskreditkan Jurnalis: Bodrex Ya?
Soroti Pelecehan Anak di Lembaga Pendidikan, Bupati Pamekasan Tekankan Peran Orang Tua
Tersisa Dua Bulan, DPRD Pamekasan Desak Pemkab Tancap Gas Realisasikan Perubahan APBD 2026
Antrean Solar Mengular di Pamekasan, Sopir Terjebak Berjam-jam di SPBU
Peringati HLN ke-81, PLN UP3 Madura Bantu Warga Pamekasan Hadapi Krisis Air Bersih

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Polres Pamekasan Sita 6.900 Pil Y, Pria Asal Galis Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:09 WIB

Usaha Kuliner Menjamur, Dinkes Pamekasan Dorong Pengusaha Kantongi SLHS

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Ditanya Soal Pemecatan Dua Karyawan, Ketua Yayasan Al-Uswah Pamekasan Justru Diskreditkan Jurnalis: Bodrex Ya?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Soroti Pelecehan Anak di Lembaga Pendidikan, Bupati Pamekasan Tekankan Peran Orang Tua

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Tersisa Dua Bulan, DPRD Pamekasan Desak Pemkab Tancap Gas Realisasikan Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru

Kasihumas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama. (KLIKMADURA)

Pamekasan

Polres Pamekasan Sita 6.900 Pil Y, Pria Asal Galis Ditangkap

Kamis, 29 Okt 2026 - 10:17 WIB