Polres Pamekasan Segera Gelar Perkara Kasus Dugaan Korupsi Gebyar Batik 2022

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 29 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, KLIKMADURA – Polres Pamekasan terus mendalami kasus dugaan korupsi kegiatan Gebyar Batik Pamekasan (GBP). Polisi menggandeng Inspektorat untuk mengaudit pengelolaan keuangan pada kegiatan yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan 2022 lalu itu.

Kegiatan tersebut menelan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar. Diduga, ada tindak pidana korupsi. Sejumlah saksi dipanggil oleh polisi untuk dimintai keterangan.

Kasi Humas Polres Pamekasan Iptu Sri Sugiarto mengatakan, kasus dugaan korupsi tersebut dalam tahap penyelidikan. Dalam waktu dekat, polisi akan melakukan gelar perkara dengan menggandeng Inspektorat.

Baca juga :  Fasilitasi Mediasi Kasus Pengrusakan Mangrove, Polres Pamekasan Dituding Labrak Peraturan Kapolri

“Gelar perkara tersebut akan diikuti oleh aparat penegak hukum dan auditor dari pemerintah,” katanya saat ditemui di Mapolres Pamekasan.

Setelah gelar perkara, akan dilakukan verifikasi secara bersama-sama untuk menentukan nilai kerugian negara. Jika memenuhi unsur pidana, bukan tidak mungkin akan ada penetapan tersangka.

Sugiarto mengakui butuh waktu untuk menyelesaikan kasus tersebut. Mengingat, cukup banyak perkara yang ditangani korps bhayangkara.

“Per bulan bisa sampai ratusan kasus yang ditangani, kasus-kasus itu dibagi di 5 unit, bayangkan sudah berapa banyak kasus yang ditangani oleh saty unitnya,” kata Sugiarto.

Baca juga :  24.114 Siswa Senam Bersama Mendikdasmen RI, Pamekasan Pecahkan Rekor MURI di Puncak Hardiknas 2026

Setiap kasus yang ditangani, sebisa mungkin diselesaikan dengan cepat. Sebab, penyelesaian tersebut sudah menjadi tanggung jawab kepolisian.

“Kalau belum tuntas ya akan menjadi hutang bagi kami. Saking banyaknya kasus hingga menumpuk karena penyelesaiannya ngantri. Tapi kami tetap berupaya untuk cepat menangani,” tandasnya. (zhrh/diend)

Berita Terkait

Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres
Polisi Usut Pembongkaran Indomaret di Palengaan, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil
Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan
APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik
Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember
Cegah NAPZA pada Remaja, Dinkes Pamekasan Perkuat Koordinasi Lintas Sektor
Lapas Narkotika Pamekasan Gandeng Puskesmas Teja Pantau Higienitas Makanan Warga Binaan
Ratusan Simpatisan Ponpes Bongkar Indomaret di Pamekasan Pakai Alat Berat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:01 WIB

APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Cegah NAPZA pada Remaja, Dinkes Pamekasan Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

Berita Terbaru