Mengabdi di Desa Pagagan, Mahasiswa KKN Unira Usung Digitalisasi Potensi Lokal dan Pengelolaan Sampah

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pembukaan kegiatan KKN di Desa Pagagan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan. (KLIKMADURA)

Suasana pembukaan kegiatan KKN di Desa Pagagan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 11 Universitas Madura resmi memulai pengabdian di Desa Pagagan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Pembukaan dan serah terima mahasiswa berlangsung di Balai Desa Pagagan, Senin (13/7/2026), dihadiri dosen pembimbing, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan seluruh peserta KKN.

Acara tersebut dihadiri Dosen Pembimbing Lapangan Fairus, S.T., M.T., Kepala Desa Pagagan Muhammad Huri beserta perangkat desa, tokoh masyarakat, serta mahasiswa KKN Kelompok 11 Universitas Madura.

Koordinator Desa KKN Kelompok 11, Habibur Rohim, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Pagagan atas sambutan yang diberikan kepada seluruh mahasiswa. Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, melainkan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program yang diharapkan memberikan manfaat nyata.

Baca juga :  Nyai Miming Siap Bimbing Peserta Voice Of Islamic Competition

Habibur menjelaskan, KKN Kelompok 11 mengusung tema “Digitalisasi Potensi Lokal dan Pengelolaan Sampah untuk Mendukung Desa Tangguh Bencana.” Melalui tema tersebut, mahasiswa akan melaksanakan berbagai program yang berfokus pada pendampingan digitalisasi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM, penguatan promosi potensi desa, serta edukasi dan pengelolaan sampah.

Selain itu, mahasiswa juga akan menjalankan sejumlah program kolaboratif bersama pemerintah desa, masyarakat, instansi terkait, serta sejumlah media sebagai mitra publikasi kegiatan. Ia berharap seluruh pihak dapat memberikan dukungan, bimbingan, dan arahan agar seluruh program kerja dapat berjalan dengan baik.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Fairus, S.T., M.T., berpesan agar mahasiswa menjadikan KKN sebagai wadah untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Menurutnya, KKN bukan sekadar formalitas akademik, tetapi momentum nyata untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Baca juga :  Pemkab Pamekasan Siapkan Pelantikan Pejabat, Rotasi Dilaksanakan Bertahap

Fairus juga mengingatkan seluruh mahasiswa agar menjaga etika dan sopan santun, menghormati adat istiadat dan budaya setempat, mampu berbaur dengan masyarakat, melaksanakan program kerja yang aplikatif dan berkelanjutan, serta menjaga nama baik Universitas Madura selama menjalankan pengabdian.

Kepala Desa Pagagan, Muhammad Huri menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN Kelompok 11 Universitas Madura. Ia berharap program-program yang akan dijalankan mampu memberikan semangat baru bagi masyarakat, membantu menyelesaikan berbagai persoalan di desa, sekaligus mendukung pembangunan melalui penerapan ilmu pengetahuan.

Menurutnya, keberadaan mahasiswa juga diharapkan menjadi inspirasi bagi anak-anak Desa Pagagan untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Kami berharap adik-adik mahasiswa dapat berbaur dengan masyarakat, menghormati adat istiadat yang berlaku, serta menganggap Desa Pagagan sebagai keluarga sendiri selama masa pengabdian. Selain itu, kami juga berharap adik-adik mahasiswa dapat menjadi contoh bagi anak-anak desa agar mereka termotivasi untuk terus belajar dan melanjutkan pendidikan demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Baca juga :  Komitmen Beri Jaminan Kesehatan kepada Masyarakat, DPRD Pamekasan Setujui Anggaran UHC Rp 101 Miliar

Mengakhiri sambutannya, Muhammad Huri secara resmi membuka pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 11 Universitas Madura di Desa Pagagan dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim.

Melalui tema “Digitalisasi Potensi Lokal dan Pengelolaan Sampah untuk Mendukung Desa Tangguh Bencana,” KKN Kelompok 11 Universitas Madura diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, memperkuat digitalisasi potensi lokal, serta mendorong terwujudnya desa yang bersih, mandiri, dan tangguh menghadapi berbagai potensi bencana. (nda)

Berita Terkait

Pelapor Ketua PD Muhammadiyah Ditelpon Pria Ngaku Kasatreskrim Polres Pamekasan, Sebut Laporan Tak Bisa Diproses
RKPD Perubahan Belum Kelar, Pembahasan APBD-P 2026 Pamekasan Tertahan
Rumah Warga Desa Murtajih Pamekasan Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta
PD Muhammadiyah Pamekasan Balas Laporan Polisi dengan Dumas, Tak Terima Disebut “Komplotan Mafia Tanah”
SDI Al-Munawwarah Pamekasan Gelar Pemilihan OSSDA, Siapkan Generasi Calon Pemimpin Bangsa
Buka Paksa Segel TK ABA IV, Ketua dan Wakil Ketua PD Muhammadiyah Dilaporkan ke Polres Pamekasan
250 Warga Binaan Lapas Narkotika Pamekasan Peringati Maulid Nabi, Jadi Momentum Perbaiki Diri
420 Pramuka Siaga Ramaikan Pesta Siaga Kwarran Galis 2026, Usung Semangat SIGAP

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Pelapor Ketua PD Muhammadiyah Ditelpon Pria Ngaku Kasatreskrim Polres Pamekasan, Sebut Laporan Tak Bisa Diproses

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:37 WIB

Rumah Warga Desa Murtajih Pamekasan Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:58 WIB

PD Muhammadiyah Pamekasan Balas Laporan Polisi dengan Dumas, Tak Terima Disebut “Komplotan Mafia Tanah”

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:30 WIB

SDI Al-Munawwarah Pamekasan Gelar Pemilihan OSSDA, Siapkan Generasi Calon Pemimpin Bangsa

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:37 WIB

Buka Paksa Segel TK ABA IV, Ketua dan Wakil Ketua PD Muhammadiyah Dilaporkan ke Polres Pamekasan

Berita Terbaru

Tumpukan deriken dan tabung gas LPG di salah satu Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) di Pulau/Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep. (PRENGKI WIRANANDA / KLIKMADURA)

SUMENEP

Pertamina Urat Nadi Kehidupan Warga Kepulauan

Sabtu, 29 Agu 2026 - 02:46 WIB