Korban Penipuan Ancam Boikot Festival Ramadan Pegadaian Syariah Pamekasan

- Jurnalis

Senin, 10 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Festival ramadan yang digelar Pegadaian Syariah Pamekasan di halaman Kantor Bakorwil Pamekasan.

Festival ramadan yang digelar Pegadaian Syariah Pamekasan di halaman Kantor Bakorwil Pamekasan.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Festival Ramadan yang digelar oleh Pegadaian Syariah Cabang Pamekasan di halaman Bakorwil IV Pamekasan terancam dibubarkan.

Puluhan korban dugaan penipuan oleh agen sah Pegadaian Palengaan, Hozizah, berencana melakukan aksi boikot sebagai bentuk protes.

Ach. Jailani, selaku kuasa hukum para korban penipuan itu menyatakan, pihak Pegadaian seharusnya menghentikan kegiatan festival tersebut karena dianggap melukai perasaan para korban.

Sebab, hingga saat ini para korban itu belum mendapat kejelasan terkait ganti rugi emas dan uang yang diduga ditipu oleh Hozizah.

“Sekarang para korban sedang merencanakan aksi boikot festival itu. Bahkan mereka berencana membawa ular dan bambu. Itu di luar kendali kami sebagai kuasa hukum,” ungkapnya.

Baca juga :  Gandeng Klik Madura, PT Pegadaian Syariah Sukses Edukasi Investasi Emas kepada Awak Media

Jailani mengaku telah mengedukasi para korban agar tidak bertindak anarkis. Namun, mereka tetap bersikeras melakukan aksi.

Dia khawatir aksi protes tersebut akan berbuntut panjang dan berpotensi menimbulkan bentrokan dengan masyarakat lain. Termasuk, dengan pelaku UMKM yang turut berpartisipasi dalam festival tersebut.

“Aksi mereka untuk merusak acara Pegadaian sudah memuncak. Ini sangat membahayakan. Saya khawatir akan terjadi bentrok di lokasi,” katanya.

Meski dikabarkan bahwa Festival Ramadan tersebut merupakan agenda Pemerintah Provinsi Jawa Timur, ia mempertanyakan mengapa justru Pegadaian yang menjadi penyelenggara.

Baca juga :  Nasabah Korban Hozizah Tuntut Pengembalian Emas, PT Pegadaian Syariah Pastikan Tak Lepas Tangan!

“Pegadaian sudah tidak punya hati nurani. Saat para korban bingung mencari kejelasan tentang emas dan uang mereka, Pegadaian malah menggelar festival selama 14 hari,” ucapnya.

Jailani juga menyoroti dampak besar dari kasus dugaan penipuan itu. Menurutnya, banyak korban yang kini mengalami kesulitan hidup, bahkan ada yang rumahnya terancam disita atau bercerai akibat tekanan ekonomi.

Sebagai langkah antisipasi, Jailani berkoordinasi dengan Kasat Intel Polres Pamekasan untuk menyampaikan potensi gangguan keamanan akibat rencana aksi tersebut. Oleh sebab itu, ia meminta kepolisian agar tidak mengeluarkan surat izin untuk festival tersebut.

Baca juga :  73 Mahasiswa IAI Nata Sampang Diwisuda, Siap Berkontribusi Bagi Agama, Nusa dan Bangsa

“Jika kepolisian tetap memberikan izin, saya tidak tahu seperti apa. Apa memang polisi mau membenturkan masyarakat dengan masyarakat lainnya?,” tanya Jailani.

Dia menegaskan, para korban sebenarnya tidak menolak acara Festival Ramadan itu. Tetapi, mereka hanya mempertanyakan mengapa harus Pegadaian yang menjadi penyelenggara.

“Acara festival itu bagus, tapi kenapa Pegadaian yang menyelenggarakan? Kecuali ada surat resmi hitam di atas putih kapan emas dan uang dikembalikan, maka saya yakin para korban tidak akan bertindak aneh-aneh,” pungkasnya.

Diketahui, Festival Ramadan Pegadaian Syariah Pamekasan berlangsung mulai 4 Maret hingga 17 Maret 2025 di halaman Bakorwil IV Pamekasan. (ibl/diend)

Berita Terkait

Seorang Ibu di Pamekasan Lapor Polisi, Diancam Pakai Celurit hingga Rumah Hendak Dibakar
Disdukcapil Pamekasan Belanja Komputer Rp873 Juta, Pelayanan KTP dan KIA Diperkuat di Kecamatan
Perkuat Koordinasi dengan Desa dan Kelurahan, DPRKP Pamekasan Matangkan Program Pembangunan 2026
Wagub Jatim Emil Dardak Soroti Layanan Kesehatan hingga Antisipasi Bencana di Pamekasan
Emil Dardak Sidak RSD Mohammad Noer, Pembangunan Dikebut Target Beroperasi 2027
HUT Ke-81 TNI, Ketua DPRD Pamekasan Sebut Tentara Benteng Pertama dan Terakhir Negeri
Polisi Dalami Dugaan Penganiayaan Santri di Batumarmar Pamekasan
HUT Ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Soroti Ancaman Media Sosial terhadap Persatuan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Seorang Ibu di Pamekasan Lapor Polisi, Diancam Pakai Celurit hingga Rumah Hendak Dibakar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Disdukcapil Pamekasan Belanja Komputer Rp873 Juta, Pelayanan KTP dan KIA Diperkuat di Kecamatan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Perkuat Koordinasi dengan Desa dan Kelurahan, DPRKP Pamekasan Matangkan Program Pembangunan 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Wagub Jatim Emil Dardak Soroti Layanan Kesehatan hingga Antisipasi Bencana di Pamekasan

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Emil Dardak Sidak RSD Mohammad Noer, Pembangunan Dikebut Target Beroperasi 2027

Berita Terbaru