Korban Dugaan Penganiayaan Kapas Kolpajung Tantang Polres Pamekasan Buka Rekaman CCTV

- Jurnalis

Rabu, 26 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaderi, pedagang mie di Pasar Kolpajung Pamekasan menunjukkan luka di bagian leher akibat dugaan penganiayaan oleh kepala pasar.

Kaderi, pedagang mie di Pasar Kolpajung Pamekasan menunjukkan luka di bagian leher akibat dugaan penganiayaan oleh kepala pasar.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Polres Pamekasan terus mendalami kasus dugaan penganiayaan yang menimpa pedagang di Pasar Kolpajung. Kaderi selaku pelapor sekaligus korban dimintai keterangan oleh penyidik.

Dalam proses pemeriksaan, kaderi mengaku dicecar berbagai pertanyaan, mulai dari kronologi kejadian dugaan penganiayaan yang dilakukan Kepala Pasar Kolpajung, Slamet Efendi hingga saksi di tempat kejadian perkara (TKP).

”Ada puluhan pertanyaan yang ditanyakan penyidik, saya memberikan jawaban secara detail sesuai fakta kejadian,” ujarnya, Rabu (26/3/2025).

Bahkan, Kaderi mengaku menyiapkan bukti kuat, seperti rekaman CCTV di area pasar hingga rekan yang menjadi saksi mata saat kejadian dugaan penganiayaan itu.

Baca juga :  Tak Dapat Kepastian Ganti Rugi, Puluhan Korban Penipuan Segel Kantor Pegadaian dan Lapor Polisi

“Rekan saya sudah siap menjadi saksi dan kapanpun siap dimintai keterangan oleh penyidik. Tapi kalau bukti CCTV, penyidik harus berani membuka rekaman itu di pasar, saya tantang keberanian polres,” katanya.

Sementara, Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Doni Setiawan mengatakan, Kaderi sudah diperiksa oleh tim penyidik sebagai pelapor sekaligus korban.

“Iya sudah kami mintai keterangan, selanjutnya akan dilakukan pemanggilan terhadap terlapor (Kepala Pasar Kolpajung, Slamet Efendi),” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, salah satu kios di Pasar Kolpajung, Pamekasan terbakar, Sabtu (16/3/2025) sekitar pukul 17.44 WIB. Insiden tersebut berbuntut dugaan penganiayaan terhadap pedagang bernama Kaderi.

Baca juga :  Bantuan Program TKMP Kemnaker di Pamekasan Diduga Disunat, Makelar Untung Banyak

Pedagang yang berupaya melaporkan kebakaran itu mengaku mendapatkan kekerasan dari Kepala Pasar Kolpajung, Slamet Efendi alias Pendi. Atas kejadian itu, Kaderi melapor ke Polres Pamekasan. (ibl/diend)

Berita Terkait

Pagelaran Karapan Sapi Pamekasan Tanpa Suntikan Dana Pemkab, Peserta Patungan hingga Ratusan Juta
Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres
Polisi Usut Pembongkaran Indomaret di Palengaan, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil
Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan
APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik
Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember
Cegah NAPZA pada Remaja, Dinkes Pamekasan Perkuat Koordinasi Lintas Sektor
Lapas Narkotika Pamekasan Gandeng Puskesmas Teja Pantau Higienitas Makanan Warga Binaan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Pagelaran Karapan Sapi Pamekasan Tanpa Suntikan Dana Pemkab, Peserta Patungan hingga Ratusan Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Polisi Usut Pembongkaran Indomaret di Palengaan, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:01 WIB

APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik

Berita Terbaru

MANIFESTO GELORA PAMEKASAN

UHC Semesta 2027: Membenahi Data, Menjamin Hak Sehat Rakyat Pamekasan

Minggu, 11 Okt 2026 - 02:22 WIB