Innalillah!! Rektor Universitas Madura Dr. Faisal Estu Yulianto Wafat

- Jurnalis

Minggu, 18 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Berita duka datang dari keluarga besar Universitas Madura (Unira). Dr. Faisal Estu Yulianto selaku rektor di kampus yang berada di Pamekasan itu wafat, Minggu (18/2/2024).

Informasi yang diterima KLIK MADURA, Dr. Faisal wafat di RSUD Dr. Slamet Martordirdjo (Smart) Pamekasan sekitar pukul 20.00.

Pria kelahiran Sumenep itu dirawat di rumah sakit pelat merah tersebut sejak beberapa waktu lalu. Dia didiagnosa mengidap pneumonia.

Yakni, infeksi saluran pernapasan oleh bakteri. Di Indonesia, infeksi yang menyerang Dr. Faisal tersebut lebih dikenal dengan sebutan paru-paru basah.

Baca juga :  Berbagi Kebahagiaan di Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah, RSIA Puri Bunda Madura Santuni 37 Anak Yatim dan Duafa  

Drg Endang Nofianti, adik kandung Dr. Faisal membenarkan bahwa kakak tercintanya wafat di RSUD Smart.

Menurutnya, Dr. Faisal wafat saat proses rujuk ke Surabaya. Namun, magister teknik itu belum sempat dibawa ke Kota Pahlawan lantaran semua kamar full. “Qadarullah, semua kamar full,” katanya.

Kabar wafatnya Dr. Faisal dengan cepat menyebar. Ucapan duka dari berbagai kalangan juga berdatangan.

Salah satu tokoh yang menyampaikan duka yakni Guru Besar Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Prof. Deni Setya Bagus S.

Dia mendoakan agar Dr. Faisal mendapat tempat yang layak di sisi Allah SWT. “Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” katanya.

Baca juga :  Habiskan Anggaran Miliaran Rupiah, Cath Lab RSUD Smart Pamekasan Belum Difungsikan

Ucapan duka juga disampaikan Ketua Umum Gerakan Peradaban Indonesia (GPI) Achmad Zaini. Dia berdoa agar Dr. Faisal diampuni dari segala dosa. “Semoga Allah SWT mengampuni dosa pak rektor,” tandasnya. (diend)

Berita Terkait

478 Mahasiswa dari 16 Prodi Diwisuda, Rektor UIM Tekankan Nilai Islam Tetap Dipertahankan
Rektor UIM Sandang Gelar Doktor, Tekankan Transformasi Akademik dan Peran Kiai dalam Kesalehan Sosial
Serapan DBHCHT Pamekasan Rendah, Akhir Tahun Baru 54,20 Persen
Siswa SDN Tamberu 2 Masih Belajar di Tenda Darurat, DP Desak Disdikbud Pamekasan Bangun Kelas Semi Permanen
Pemkab Pamekasan Usulkan Pembangunan Gedung SDN Tamberu 2 ke Kemendikdasmen RI
AJP Luncurkan Buku Pamekasan Mencari Identitas, Dorong Pemerintah Lebih Tepat Menentukan Arah Kebijakan
SIGANTENG TENAN Antarkan Pemkab Pamekasan Raih Predikat Sangat Inovatif IGA 2025
Sigap Layani Masyarakat, PLN UP3 Madura Raih Penghargaan Quick Response Service

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:43 WIB

478 Mahasiswa dari 16 Prodi Diwisuda, Rektor UIM Tekankan Nilai Islam Tetap Dipertahankan

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:16 WIB

Rektor UIM Sandang Gelar Doktor, Tekankan Transformasi Akademik dan Peran Kiai dalam Kesalehan Sosial

Jumat, 12 Desember 2025 - 11:02 WIB

Serapan DBHCHT Pamekasan Rendah, Akhir Tahun Baru 54,20 Persen

Jumat, 12 Desember 2025 - 10:57 WIB

Siswa SDN Tamberu 2 Masih Belajar di Tenda Darurat, DP Desak Disdikbud Pamekasan Bangun Kelas Semi Permanen

Kamis, 11 Desember 2025 - 03:05 WIB

AJP Luncurkan Buku Pamekasan Mencari Identitas, Dorong Pemerintah Lebih Tepat Menentukan Arah Kebijakan

Berita Terbaru

Catatan Pena

Menghidupkan Kembali Asa UNU Madura

Jumat, 12 Des 2025 - 13:27 WIB