Edy Gelora Soroti Fenomena Penyegelan Sekolah di Pamekasan: Siswa Jangan Jadi Korban!

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD Partai Gelora Pamekasan Mohammad Saedy Romli (ISTIMEWA).

Ketua DPD Partai Gelora Pamekasan Mohammad Saedy Romli (ISTIMEWA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Fenomena penyegelan lembaga pendidikan di Kabupaten Pamekasan mulai menjadi perhatian publik. Setelah kasus yang terjadi di SDN Tamberu 2, kini persoalan serupa juga menimpa SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan. Situasi tersebut mendapat sorotan serius dari DPD Partai Gelora Kabupaten Pamekasan.

Ketua DPD Partai Gelora Pamekasan Mohammad Saedy Romli menegaskan, sekolah seharusnya menjadi ruang aman dan nyaman bagi siswa untuk belajar serta membangun masa depan.

Karena itu, konflik yang berujung pada penyegelan sekolah dinilai sangat memprihatinkan.

“Kalau sudah seperti ini siapa yang menjadi korban? Tentu para siswa. Kasihan mereka,” ujarnya.

Baca juga :  Sempat Hilang, Nelayan Asal Pamekasan Ditemukan Mengambang Tak Bernyawa di Perairan Sumenep

Menurut Edy, persoalan apa pun yang terjadi di internal lembaga maupun persoalan pribadi semestinya tidak sampai mengganggu aktivitas pendidikan. Sebab, dampak paling besar justru dirasakan para siswa yang kehilangan hak belajar secara normal.

Ia pun mengajak semua pihak untuk menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin dan mengedepankan musyawarah. Menurutnya, keputusan yang diambil dalam kondisi emosi hanya akan memperpanjang konflik.

“Karena kalau sedang amarah tidak diperkenankan mengambil keputusan, makanya hadapi dengan kepala dingin,” katanya.

Politikus yang juga menjabat Ketua Fraksi Gelora Perjuangan DPRD Kabupaten Pamekasan itu menilai, pemerintah daerah harus hadir dalam situasi seperti ini.

Baca juga :  Yasmin, Siswi SMAN 1 Pamekasan yang Menyentuh Hati Khofifah Lewat Surat Cinta

Pemerintah diharapkan tidak sekadar menjadi penonton, melainkan aktif mencarikan jalan keluar agar proses belajar mengajar tetap berlangsung.

Salah satu solusi yang bisa dilakukan, kata dia, yakni menyediakan tempat belajar sementara bagi sekolah yang terdampak penyegelan. Selain itu, sistem pembelajaran daring juga dapat menjadi alternatif sementara agar siswa tidak kehilangan waktu belajar.

“Bisa dengan solusi-solusi lain seperti Kegiatan Belajar Mengajar menggunakan sistem online,” tegasnya.

Edy berharap persoalan penyegelan sekolah di Pamekasan tidak terus berulang. Ia meminta semua pihak menjadikan kepentingan siswa sebagai prioritas utama dalam setiap penyelesaian konflik.

Baca juga :  Sambut Hari Oeang Republik Indonesia, KPPN Pamekasan Gelar Jalan Santai dan Bazar Kuliner

“Benar-benar kasihan para siswa. Harusnya bisa belajar dengan layak malah mendapatkan kejadian seperti ini,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Dorong Percepatan Pembangunan PLTMG, Lakpesdam PCNU Sumenep Temui PLN UP3 Madura
Siswa Tak Bisa Belajar Tatap Muka Lantaran Sekolah Disegel, SMK Kesehatan Nusantara Ngadu ke DPRD Pamekasan
Dies Natalis Ke-48, Unira Gelar Jalan Sehat dan Festival Rujak Corek
Sengketa Lahan Sekolah Mulai Bermunculan, Bupati Pamekasan Turun Tangan Lakukan Pemetaan
Dituduh Belikan Istri Rumah Mewah dan Mobil Ratusan Juta Pakai APBD, Bupati Pamekasan Sebut Isu Murahan
Anggaran DBHCHT Rp 1,5 Miliar Tak Cukup, Ratusan Poktan Tembakau di Pamekasan Tak Dapat Jatah Pupuk Bersubsidi
Lakukan Penyegelan, Kepala SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Polisikan Mantan Pengurus Yayasan
Azana Style Front One Hotel Madura Support Anniversary KCM, Bagikan Ratusan Snack Box untuk Peserta Lomba

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 09:02 WIB

Dorong Percepatan Pembangunan PLTMG, Lakpesdam PCNU Sumenep Temui PLN UP3 Madura

Senin, 18 Mei 2026 - 08:23 WIB

Edy Gelora Soroti Fenomena Penyegelan Sekolah di Pamekasan: Siswa Jangan Jadi Korban!

Senin, 18 Mei 2026 - 08:14 WIB

Siswa Tak Bisa Belajar Tatap Muka Lantaran Sekolah Disegel, SMK Kesehatan Nusantara Ngadu ke DPRD Pamekasan

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:53 WIB

Dies Natalis Ke-48, Unira Gelar Jalan Sehat dan Festival Rujak Corek

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:54 WIB

Dituduh Belikan Istri Rumah Mewah dan Mobil Ratusan Juta Pakai APBD, Bupati Pamekasan Sebut Isu Murahan

Berita Terbaru

Opini

Buku dan Tantangan Membaca di Era Banjir Informasi

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:29 WIB