Dokter Spesialis Anak RSUD Smart Ungkap Paparan Gadget Bisa Pengaruhi Keterlambatan Bicara Anak

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter Spesialis Anak RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo (SMART) Pamekasan, dr. Novel Widya Saputra. (ISTIMEWA)

Dokter Spesialis Anak RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo (SMART) Pamekasan, dr. Novel Widya Saputra. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Tak dapat dimungkiri, saat ini sebagian besar anak telah akrab dengan berbagai jenis gadget seperti telepon pintar, tablet, maupun televisi.

Namun, paparan berlebihan terhadap perangkat tersebut ternyata dapat berdampak buruk, salah satunya menjadi penyebab keterlambatan bicara.

Dokter Spesialis Anak RSUD SMART Pamekasan, dr. Novel Widya Saputra, mengungkapkan bahwa kebiasaan memberikan gadget terlalu sering kepada anak dapat menjadi salah satu pemicu gangguan perkembangan bicara. Hal ini disebabkan oleh minimnya interaksi anak dengan orang tua maupun teman sebaya.

Baca juga :  Komisi IV DPRD Pamekasan Dorong Peningkatan Kompetensi Ahli Gizi SPPG

“Jadi kemampuan intelektualnya itu bisa berkurang,” ujarnya.

Ia menambahkan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) telah memberikan rekomendasi terkait durasi screen time berdasarkan usia anak. Untuk anak di bawah 1 tahun, tidak diperbolehkan screen time sama sekali.

Sementara, untuk usia 1–2 tahun hanya diperbolehkan melakukan video call dengan keluarga dan tidak diperkenankan menonton konten seperti TikTok atau YouTube.

Untuk anak usia 2–5 tahun, penggunaan gadget dibatasi maksimal satu jam per hari, dengan konten yang harus disesuaikan dengan umur. Sedangkan usia 7–10 tahun, screen time diperbolehkan 1,5 jam per hari.

Baca juga :  AKBP Hendra Eko Triyulianto, Perwira Kelahiran Madura Resmi Pimpin Polres Pamekasan

Dengan adanya aturan tersebut, orang tua diharapkan dapat memahami batasan penggunaan gadget pada anak. Selain memengaruhi kemampuan bicara, paparan berlebih juga dapat berdampak pada aspek perkembangan lainnya.

dr. Novel menegaskan bahwa berbagai permasalahan tumbuh kembang anak dapat dikonsultasikan langsung kepada dokter spesialis anak, tidak hanya terkait kondisi fisik.

“Semua bisa dikonsultasikan ke dokter spesialis anak, seperti lambat bicara, belum bisa berjalan, berat badan, dan sebagainya. Tidak perlu takut atau ragu,” pungkasnya. (enk/nda)


Jika ingin dibuatkan versi headline yang lebih menarik atau ditata ulang untuk kebutuhan publikasi, tinggal beri tahu saja!

Baca juga :  Forum LSM Pamekasan Soroti Menu MBG, Satgas dan BGN Siap Sisir Ratusan SPPG

Berita Terkait

Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres
Polisi Usut Pembongkaran Indomaret di Palengaan, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil
Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan
APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik
Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember
Cegah NAPZA pada Remaja, Dinkes Pamekasan Perkuat Koordinasi Lintas Sektor
Lapas Narkotika Pamekasan Gandeng Puskesmas Teja Pantau Higienitas Makanan Warga Binaan
Ratusan Simpatisan Ponpes Bongkar Indomaret di Pamekasan Pakai Alat Berat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Polisi Usut Pembongkaran Indomaret di Palengaan, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:01 WIB

APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember

Berita Terbaru