Ditanya Soal Pemecatan Dua Karyawan, Ketua Yayasan Al-Uswah Pamekasan Justru Diskreditkan Jurnalis: Bodrex Ya?

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEPI: Halaman SDIT Al-Uswah di Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Pamekasan terlihat sepi. (LAILATUL NURIYAH / KLIKMADURA)

SEPI: Halaman SDIT Al-Uswah di Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Pamekasan terlihat sepi. (LAILATUL NURIYAH / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Ketua Yayasan Al-Uswah Pamekasan, Usman Sayyaf, melontarkan sebutan “bodrex” kepada jurnalis Klik Madura saat dikonfirmasi mengenai pemecatan dua karyawan SDIT Al-Uswah Pamekasan.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui percakapan WhatsApp ketika wartawan berupaya meminta klarifikasi terkait persoalan yang dikeluhkan dua mantan karyawan sekolah tersebut.

Alih-alih memberikan penjelasan mengenai alasan pemecatan, Usman justru mempertanyakan kepentingan wartawan melakukan konfirmasi. Ia juga melontarkan pernyataan yang dinilai mendiskreditkan profesi jurnalis.

“Kenapa Anda harus konfirmasi, Mbak? Dan kenapa harus ada konfirmasi ke Anda? Begitu semangatnya mengulik informasi tentang sekolah Al-Uswah, bodrex ya, Mbak?” kata Usman melalui pesan WhatsApp.

Baca juga :  Komitmen Bupati Pertegas Identitas Pamekasan Kota Pendidikan, Gagas Pembelajaran Berbasis Alam

Tak berhenti di situ, Usman juga menuding Klik Madura menyebarkan informasi hoaks dan mengingatkan wartawan agar berhati-hati dalam memberitakan persoalan tersebut. Namun, dalam percakapan itu, ia tidak menjelaskan secara spesifik informasi mana yang dianggapnya hoaks.

“Hati-hati info hoaks yang Anda sebarkan bisa black campaign. Kalau mau, jadi partner sekolah saja, Mbak, saya banyak stok berita sekolah nih,” ujarnya.

Usman kembali menggunakan istilah “bodrex” menjelang akhir percakapan. Pernyataan tersebut dinilai merendahkan profesi jurnalis yang menjalankan tugas meminta klarifikasi kepada pihak terkait.

Baca juga :  Puskesmas Waru Kaji Banding ke Puskesmas Pademawu, Fokus Tingkatkan Mutu Pelayanan

Padahal, konfirmasi merupakan bagian penting dalam kerja jurnalistik untuk menguji informasi, memperoleh penjelasan dari pihak yang diberitakan, serta memastikan pemberitaan disusun secara berimbang.

Upaya tersebut juga menjadi kesempatan bagi pihak yayasan untuk menyampaikan versi dan penjelasannya mengenai persoalan pemecatan dua karyawan.

Sebelumnya, Klik Madura menerima kedatangan dua mantan karyawan SDIT Al-Uswah Pamekasan yang mengeluhkan pemberhentian kerja mereka. Keduanya diketahui bekerja sebagai petugas keamanan atau satpam di sekolah tersebut.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan kepada Klik Madura, persoalan itu bermula ketika keduanya dikeluarkan dari grup WhatsApp internal. Setelah itu, mereka mengaku diberhentikan dari pekerjaan tanpa memperoleh penjelasan yang jelas mengenai alasan pemecatan. (nda)

Baca juga :  Ketua Pansus SOTK DPRD Pamekasan: Kekosongan 100 Kepsek dan 12 Kapus Tak Terkait Raperda SOTK

Berita Terkait

Soroti Pelecehan Anak di Lembaga Pendidikan, Bupati Pamekasan Tekankan Peran Orang Tua
Tersisa Dua Bulan, DPRD Pamekasan Desak Pemkab Tancap Gas Realisasikan Perubahan APBD 2026
Antrean Solar Mengular di Pamekasan, Sopir Terjebak Berjam-jam di SPBU
Peringati HLN ke-81, PLN UP3 Madura Bantu Warga Pamekasan Hadapi Krisis Air Bersih
Diduga Cabuli Santri Berulang Kali, Guru Madrasah di Pamekasan Dilaporkan ke Polisi
Arogansi SDIT Al-Uswah terhadap Dua Karyawan, Dikeluarkan dari Grup WA Tanpa Sebab Lalu Dipecat
Disangka Boneka, Ternyata Mayat MrX Tergeletak Membusuk di Ladang Petani Pamekasan
Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Ditanya Soal Pemecatan Dua Karyawan, Ketua Yayasan Al-Uswah Pamekasan Justru Diskreditkan Jurnalis: Bodrex Ya?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Soroti Pelecehan Anak di Lembaga Pendidikan, Bupati Pamekasan Tekankan Peran Orang Tua

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Tersisa Dua Bulan, DPRD Pamekasan Desak Pemkab Tancap Gas Realisasikan Perubahan APBD 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Antrean Solar Mengular di Pamekasan, Sopir Terjebak Berjam-jam di SPBU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Peringati HLN ke-81, PLN UP3 Madura Bantu Warga Pamekasan Hadapi Krisis Air Bersih

Berita Terbaru