Soroti Pelecehan Anak di Lembaga Pendidikan, Bupati Pamekasan Tekankan Peran Orang Tua

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman. (DOK. KLIKMADURA)

Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di lingkungan pendidikan menjadi perhatian serius Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman.

Ia mengingatkan orang tua agar tidak lengah dalam mendidik dan mengawasi anak, terutama untuk memastikan mereka merasa aman dan terlindungi selama menempuh pendidikan.

Menurut Kholilurrahman, pendidikan karakter dalam keluarga merupakan salah satu fondasi penting untuk melindungi anak dari berbagai ancaman.

Peran orang tua dinilai sangat menentukan dalam membangun pemahaman anak mengenai batasan diri, keamanan, serta keberanian untuk menyampaikan apabila mengalami perlakuan yang tidak pantas.

Baca juga :  Kafa Mart Milik Alumni Ponpes Al Falah Sumber Gayam Resmi Dibuka, Sajikan Kemudahan Berbelanja dan Harga Bersahabat

“Lembaga pendidikan yang efektif dan efisien dan menjadi dasar untuk kelanjutan pendidikan berikutnya, dimulai dari tingkat rumah tangga. Saya berharap orang tua jangan pernah lengah terhadap pendidikan anak,” katanya.

Mantan anggota DPR RI itu menjelaskan, pendidikan di lingkungan keluarga menjadi dasar sebelum anak memasuki lembaga pendidikan formal, mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga sekolah dasar (SD).

Karena itu, pengawasan dan komunikasi antara orang tua dan anak perlu diperkuat agar potensi ancaman terhadap keselamatan anak dapat diketahui sedini mungkin.

Baca juga :  Tembakau Jadi Lokomotif Ekonomi Pamekasan, DPRD Pamekasan Dorong Harga Berpihak Pada Petani

“Peran orang tua sangat penting, bahkan lebih penting dari guru. Ketika peran orang tua diabaikan, guru akan mendapatkan kesulitan dalam pengembangan pendidikan terhadap anak didik,” ucapnya.

Sebagai langkah pencegahan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan tengah merancang program pembinaan dan sosialisasi yang melibatkan tokoh masyarakat serta berbagai elemen yang memiliki kepedulian terhadap perlindungan anak.

Program tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat mengenai pentingnya menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.

Kholilurrahman berharap, upaya perlindungan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif keluarga dan masyarakat.

Baca juga :  Perempuan Paro Baya di Pamekasan Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Sumur Sedalam 20 Meter

Sinergi seluruh pihak diperlukan agar anak dapat belajar dan tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, serta bebas dari kekerasan dan pelecehan seksual. (ibl/nda)

Berita Terkait

Tersisa Dua Bulan, DPRD Pamekasan Desak Pemkab Tancap Gas Realisasikan Perubahan APBD 2026
Antrean Solar Mengular di Pamekasan, Sopir Terjebak Berjam-jam di SPBU
Peringati HLN ke-81, PLN UP3 Madura Bantu Warga Pamekasan Hadapi Krisis Air Bersih
Diduga Cabuli Santri Berulang Kali, Guru Madrasah di Pamekasan Dilaporkan ke Polisi
Arogansi SDIT Al-Uswah terhadap Dua Karyawan, Dikeluarkan dari Grup WA Tanpa Sebab Lalu Dipecat
Disangka Boneka, Ternyata Mayat MrX Tergeletak Membusuk di Ladang Petani Pamekasan
Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”
Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Soroti Pelecehan Anak di Lembaga Pendidikan, Bupati Pamekasan Tekankan Peran Orang Tua

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Tersisa Dua Bulan, DPRD Pamekasan Desak Pemkab Tancap Gas Realisasikan Perubahan APBD 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Antrean Solar Mengular di Pamekasan, Sopir Terjebak Berjam-jam di SPBU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Peringati HLN ke-81, PLN UP3 Madura Bantu Warga Pamekasan Hadapi Krisis Air Bersih

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Diduga Cabuli Santri Berulang Kali, Guru Madrasah di Pamekasan Dilaporkan ke Polisi

Berita Terbaru

Sastra

Coretan Joni Efendy

Rabu, 28 Okt 2026 - 09:25 WIB