Disangka Boneka, Ternyata Mayat MrX Tergeletak Membusuk di Ladang Petani Pamekasan

- Jurnalis

Selasa, 27 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Inafis saat mengevakuasi jenazah MrX yang ditemukan di ladang pertanian Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan. (HUMAS POLRES PAMEKASAN FOR KLIKMADURA)

Tim Inafis saat mengevakuasi jenazah MrX yang ditemukan di ladang pertanian Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan. (HUMAS POLRES PAMEKASAN FOR KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Seorang pemilik ladang tembakau di Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, dikejutkan dengan penemuan mayat laki-laki pada Selasa (27/10/2026) pagi. Awalnya, Nami (65) mengira jasad yang tergeletak di ladangnya itu hanyalah sebuah boneka.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat Nami sedang mencabut batang tembakau di ladangnya. Karena merasa khawatir dengan benda yang dilihatnya, perempuan berusia 65 tahun itu kemudian memanggil warga sekitar untuk memeriksanya.

“Saya kaget karena saya pikir itu boneka, jadi saya manggil masyarakat sekitar. Ternyata setelah dicek itu mayat laki-laki,” ungkap Nami.

Baca juga :  Empat Desa Masuk Kandidat Lokasi Sekolah Rakyat Permanen di Pamekasan

Saat ditemukan, jasad tersebut mengenakan baju batik berwarna cokelat, sarung kotak-kotak merah, dan celana pendek. Kondisi kulit korban dilaporkan sudah menghitam dan mengering, tetapi penyebab serta waktu kematiannya belum dapat dipastikan hanya berdasarkan kondisi tersebut.

Nami memperkirakan jasad itu telah berada di ladangnya selama sekitar dua minggu. Perkiraan tersebut didasarkan pada pengakuannya bahwa ia sudah sekitar dua minggu tidak mendatangi ladang yang berada di kawasan perbukitan, sekitar satu kilometer dari rumahnya.

Sejumlah warga di sekitar lokasi juga mengaku sempat mencium aroma menyengat sekitar 15 hari sebelumnya. Namun, mereka mengira bau tersebut berasal dari bangkai hewan di sekitar aliran sungai sehingga tidak menaruh kecurigaan.

Baca juga :  Timbulkan Bau Menyengat, Aktivitas Penggilingan Tembakau di Pamekasan Dikeluhkan Warga

“Memang ada bau busuk menyengat. Kami di sekitar sini tidak ada kecurigaan perihal mayat itu, kami pikir hanya hewan mati di sungai,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan.

Tim Identifikasi (Inafis) Polres Pamekasan kemudian melakukan identifikasi terhadap jasad yang ditemukan di ladang tersebut. Hingga informasi ini disusun, identitas korban dan penyebab kematiannya belum tercantum dalam keterangan yang tersedia. (enk/nda)

Berita Terkait

Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”
Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim
UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat
Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan
HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi
Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045
Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Disangka Boneka, Ternyata Mayat MrX Tergeletak Membusuk di Ladang Petani Pamekasan

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:17 WIB

UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:32 WIB

849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat

Berita Terbaru