Tembakau Jadi Lokomotif Ekonomi Pamekasan, DPRD Pamekasan Dorong Harga Berpihak Pada Petani

- Jurnalis

Senin, 1 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Khairul Umam pada suatu kegiatan. (DOK. KLIKMADURA)

Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Khairul Umam pada suatu kegiatan. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – DPRD Pamekasan bersama Pemkab, pengusaha, pelaku tembakau, dan asosiasi tani resmi menetapkan Biaya Produksi dan Pengolahan (BPP) tembakau tahun ini.

Harapannya, tembakau tetap menjadi lokomotif penggerak ekonomi di Kota Gerbang Salam lintas sektor.

Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Khairul Umam, menegaskan penetapan BPP ini merupakan komitmen bersama agar pabrikan membeli tembakau dengan harga jauh lebih tinggi dari BPP.

“Kalau harga di atas BPP, petani akan semakin untung. Itu tujuan utama kami,” ujarnya.

Menurut Umam, DPRD tidak ingin petani terus merugi. Sebab, jika harga tembakau di atas BPP, petani mendapatkan keuntungan, masyarakat punya penghasilan, daya beli meningkat, dan ekonomi daerah ikut terdongkrak.

Baca juga :  Resmi Dilantik, 45 Anggota DPRD Pamekasan Periode 2024-2029 Siap Mengabdikan Diri untuk Rakyat

Politikus PKB ini berharap tembakau benar-benar menjadi penggerak utama ekonomi Pamekasan. Harga yang baik di sektor tembakau diyakini akan memicu perbaikan di sektor lainnya.

“Kami sangat berharap harga tembakau tahun ini bisa melampaui tahun lalu. Semakin mahal harga tembakau, semakin menunjukkan komoditas ini potensial bagi Pamekasan,” tegasnya.

Umam juga meminta pabrikan menghargai kualitas tembakau petani. Jika hal itu dijaga, petani akan semakin serius merawat kualitas tembakau mereka.

“Kalau kualitas dihargai, petani pasti lebih semangat,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Soroti Pelecehan Anak di Lembaga Pendidikan, Bupati Pamekasan Tekankan Peran Orang Tua
Tersisa Dua Bulan, DPRD Pamekasan Desak Pemkab Tancap Gas Realisasikan Perubahan APBD 2026
Antrean Solar Mengular di Pamekasan, Sopir Terjebak Berjam-jam di SPBU
Peringati HLN ke-81, PLN UP3 Madura Bantu Warga Pamekasan Hadapi Krisis Air Bersih
Diduga Cabuli Santri Berulang Kali, Guru Madrasah di Pamekasan Dilaporkan ke Polisi
Arogansi SDIT Al-Uswah terhadap Dua Karyawan, Dikeluarkan dari Grup WA Tanpa Sebab Lalu Dipecat
Disangka Boneka, Ternyata Mayat MrX Tergeletak Membusuk di Ladang Petani Pamekasan
Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Soroti Pelecehan Anak di Lembaga Pendidikan, Bupati Pamekasan Tekankan Peran Orang Tua

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Tersisa Dua Bulan, DPRD Pamekasan Desak Pemkab Tancap Gas Realisasikan Perubahan APBD 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Antrean Solar Mengular di Pamekasan, Sopir Terjebak Berjam-jam di SPBU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Peringati HLN ke-81, PLN UP3 Madura Bantu Warga Pamekasan Hadapi Krisis Air Bersih

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Diduga Cabuli Santri Berulang Kali, Guru Madrasah di Pamekasan Dilaporkan ke Polisi

Berita Terbaru

Sastra

Coretan Joni Efendy

Rabu, 28 Okt 2026 - 09:25 WIB