Buku Merajut Mimpi Madura Provinsi Kini Bisa Dibaca di Perpusda M. Tabrani Pamekasan

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prengki Wirananda menyerahkan buku

Prengki Wirananda menyerahkan buku "Merajut Mimpi Madura Provinsi" kepada Pustakawan Perpusda M. Tabrani Pamekasan, Kusairi. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA — Buku Merajut Mimpi Madura Provinsi, mahakarya Prengki Wirananda, kini dapat dibaca masyarakat luas. Terbaru, buku tersebut resmi menjadi koleksi Perpustakaan Daerah (Perpusda) M. Tabrani Pamekasan.

Sebelumnya, buku yang mengupas gagasan Madura sebagai provinsi itu telah terdistribusi ke berbagai lembaga. Mulai dari kampus, pondok pesantren, hingga kantor pemerintahan.

Prengki mengaku bangga karyanya bisa memperkaya khazanah literasi di Perpusda M. Tabrani. Dengan demikian, meski dicetak terbatas, gagasan yang dituangkan dalam buku tersebut tetap dapat diakses publik secara luas.

Baca juga :  Mas Kiai Fikri: Masyarakat Sumenep Sudah Muak dengan Janji Manis

“Buku ini diharapkan bisa menambah wawasan masyarakat tentang Madura, baik dari sisi potensi alam maupun semangat perjuangan para ulama dalam gagasan pemisahan Madura dari Jawa Timur,” kata Prengki.

Menurutnya, perjuangan Madura provinsi membutuhkan peran aktif generasi muda. Gagasan segar, perspektif baru, serta keberanian berpikir kritis menjadi modal penting untuk menghidupkan kembali diskursus tersebut.

Dia berharap, buku Merajut Mimpi Madura Provinsi mampu merangsang anak muda Madura untuk berdiskusi, mengkaji, dan mendalami isu tersebut secara serius.

“Perjuangan Madura provinsi harus menjadi perjuangan bersama, bukan hanya segelintir orang,” tegasnya.

Baca juga :  Keji! Guru Ngaji di Pamekasan Diduga Setubuhi Dua Murid Selama 5 Tahun, Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Buku tersebut diterima langsung oleh Pustakawan Perpusda M. Tabrani Pamekasan, Kusairi.

Dia mengapresiasi lahirnya buku tersebut dan berharap masyarakat memanfaatkannya sebagai bahan bacaan dan referensi.

“Ini buku penting untuk menambah wawasan dan sudut pandang masyarakat tentang Madura,” tandasnya. (nda)

Berita Terkait

Di Hadapan Ratusan Mahasiswa Baru, Rektor UIM Sebut Ilmu Tanpa Adab Tak Cukup
PKKMB Visioner 2026, Ratusan Mahasiswa Baru UIM Didorong Jadi Generasi Berilmu dan Beradab
Perda Pertanggungjawaban APBD Pamekasan Tahun 2025 Resmi Ditetapkan, Sejumlah Catatan Jadi Evaluasi
Harga Tembakau Turun, DPRD Pamekasan Ingatkan Pengusaha Soal BPP
Edy Gelora Nilai BPS Terlalu Kaku Menilai Aset Fisik, Minta Jalur Sanggah DTSEN Diperkuat
KOHATI Pamekasan Gembleng Kader Jadi Pemimpin Andal Lewat Public Speaking Class
Dua Ahli Waris Lahan TK ABA IV Pamekasan Penuhi Panggilan Polres, Sampaikan Kesaksian Dumas ke Polda Jatim
AJP Salurkan Air Bersih di 11 Kecamatan Terdampak Kekeringan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:39 WIB

Di Hadapan Ratusan Mahasiswa Baru, Rektor UIM Sebut Ilmu Tanpa Adab Tak Cukup

Selasa, 8 September 2026 - 10:36 WIB

PKKMB Visioner 2026, Ratusan Mahasiswa Baru UIM Didorong Jadi Generasi Berilmu dan Beradab

Senin, 7 September 2026 - 11:11 WIB

Perda Pertanggungjawaban APBD Pamekasan Tahun 2025 Resmi Ditetapkan, Sejumlah Catatan Jadi Evaluasi

Senin, 7 September 2026 - 01:08 WIB

Edy Gelora Nilai BPS Terlalu Kaku Menilai Aset Fisik, Minta Jalur Sanggah DTSEN Diperkuat

Minggu, 6 September 2026 - 13:56 WIB

KOHATI Pamekasan Gembleng Kader Jadi Pemimpin Andal Lewat Public Speaking Class

Berita Terbaru