Berkunjung ke Madura, Menkop Ferry Juliantono Resmikan Koperasi Tembakau Pertama di Indonesia

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono foto bersama Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman, CEO PT. Bawang Mas, KRT. H. Khairul Umam dan pengurus KITMAS usai diresmikan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono foto bersama Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman, CEO PT. Bawang Mas, KRT. H. Khairul Umam dan pengurus KITMAS usai diresmikan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

KLIKMADURA || KLIKMADURA – Pulau Madura menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang melahirkan koperasi khusus sektor tembakau. Koperasi tersebut bernama Koperasi Induk Tembakau Madura Sejahtera (Kitmas).

Lembaga keuangan tersebut dibentuk sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan petani tembakau sekaligus memperkuat posisi tawar di industri rokok nasional.

Kitmas dikukuhkan langsung oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, Sabtu (21/2/2026). Kehadirannya sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah pusat terhadap penguatan ekosistem pertembakauan berbasis koperasi di Madura.

Ferry Juliantono menyampaikan, keberadaan Kitmas diharapkan mampu mengonsolidasikan petani tembakau dalam satu wadah yang kuat, sehingga memiliki daya tawar yang lebih baik terhadap pabrikan rokok besar.

Baca juga :  Sikapi Dugaan Pengrusakan Mangrove, Massa Aksi Tuntut Polres Pamekasan Turun Tangan

“Ini merupakan satu-satunya koperasi tembakau di Indonesia. Kitmas akan menjadi rumah bagi para pelaku industri tembakau, termasuk petani,” katanya usai mengukuhkan kepengurusan Kitmas di Graha Bawang Mas Pamekasan.

Ferry mengaku akan langsung menjalin komunikasi dengan Menteri Keuangan terkait regulasi khusus yang mendukung keberadaan koperasi tembakau di Madura.

“Dengan adanya regulasi itu, diharapkan kesejahteraan petani dapat meningkat dan koperasi mampu berkembang hingga skala besar.” Ujarnya.

Sementara, Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh keberadaan koperasi tembakau melalui kebijakan daerah.

Baca juga :  Gencar Gelar Operasi Wirawaspada Bergerak, Imigrasi Pamekasan Pastikan WNA di Madura Patuh Aturan

“Jika Menteri Koperasi sudah mendukung dan membackup, maka pemerintah daerah juga akan mendukung melalui kebijakan, bahkan siap membantu sesuai dengan kemampuan pemerintah daerah,” ucapnya.

Disisi lain, Pengusaha tembakau Madura, H. Khairul Umam, menuturkan bahwa pembentukan koperasi tembakau ini bertujuan membuka akses permodalan dari pemerintah pusat.

Menurutnya, dukungan permodalan tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk menyerap tembakau petani dengan harga yang layak.

“Dana dari pemerintah pusat nantinya digunakan untuk membeli tembakau petani, sehingga harga tembakau bisa lebih baik dan petani sejahtera,” tandasnya. (ibl/nda)

Baca juga :  Terdapat 8 Kasus DBD di Wilayah Puskesmas Pademawu, Petugas Gencarkan Fogging dan Edukasi PSN

Berita Terkait

Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim
Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik
Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret
PAD Parkir Pamekasan Tembus Rp4,4 Miliar, Target 2026 Masih Kurang Rp600 Juta
Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar
Hari Santri Nasional 2026, UIM Perkuat Tradisi Pesantren Lewat Berbagai Kegiatan
Satpol PP dan Damkar Pamekasan Tambah Armada Baru, Anggarkan Rp1,5 Miliar
Disdikbud Pamekasan Rencanakan Perluasan Museum Mandhilaras, Targetkan Realisasi 2027

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:01 WIB

Hari Santri Nasional 2026, UIM Perkuat Tradisi Pesantren Lewat Berbagai Kegiatan

Berita Terbaru