Tutup MPLS dengan Perkajum, SMAN 1 Pakong Perkuat Karakter Siswa dan Budaya Religius

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Perkajum SMAN 1 Pakong melaksanakan shalat magrib berjamaah. (KLIKMADURA)

Peserta Perkajum SMAN 1 Pakong melaksanakan shalat magrib berjamaah. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – SMAN 1 Pakong menutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menggelar Perkemahan Kamis Jumat (Perkajum).

Kegiatan tersebut diikuti seluruh siswa baru, serta sebagian siswa kelas XI dan XII yang menjalani program pembinaan.

Kepala SMAN 1 Pakong Rudy Suwandono mengatakan, Perkajum dipilih sebagai media pembentukan karakter sekaligus menanamkan kedisiplinan dan akhlak kepada peserta didik.

Menurutnya, kegiatan itu juga menjadi bagian dari pembinaan bagi siswa yang sebelumnya menjalani retret.

“Alhamdulillah mereka bisa berubah. Dalam kegiatan ini mereka juga membacakan ikrar siswa yang berisi komitmen untuk mematuhi seluruh tata tertib sekolah,” ujarnya.

Baca juga :  1.049 Calon Jamaah Haji Asal Pamekasan Mulai Berangkat 9 Mei

Rudy menjelaskan, SMAN 1 Pakong kini mengusung jargon “SMA Negeri Rasa Pesantren dan Berketerampilan Khusus.” Konsep tersebut diwujudkan melalui berbagai program keagamaan yang menjadi budaya sekolah.

Setiap hari siswa dibiasakan melaksanakan salat dhuha berjamaah, tadarus, serta kultum tiga kali dalam sepekan. Selain itu, setiap Jumat digelar pembelajaran kitab Adabul Alim wal Muta’allim, sedangkan Kamis malam para guru rutin menggelar khatmil Quran.

Sekolah juga mengembangkan program tahfiz Al-Qur’an dan hafalan surah-surah pendek bagi siswa. Bahkan, untuk pertama kalinya dalam 32 tahun berdiri, SMAN 1 Pakong menggelar wisuda tahfiz pada acara perpisahan tahun ini.

Baca juga :  Kondisi Memprihatinkan, 187 Sekolah di Pamekasan Diusulkan Direvitalisasi

“Makanya selama 32 tahun SMAN 1 Pakong berdiri, baru kemarin kami menggelar wisuda tahfiz saat acara perpisahan,” jelas Rudy.

Selain penguatan karakter religius, sekolah juga mengembangkan keterampilan vokasional. Saat ini tersedia kurikulum Teknik Kendaraan Ringan (TKR), sementara program tata boga dan tata busana disiapkan menyesuaikan minat peserta didik.

SMAN 1 Pakong juga menjadi bagian dari Program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP). Program tersebut mencakup bidang pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan yang melibatkan seluruh siswa.

“Di sini semuanya ada, umum ada, agama ada, dan keterampilan juga ada. Insyaallah waktunya cukup,” katanya.

Baca juga :  Usai Dapat Penghargaan, Mapolres Sampang Justru Digeruduk Kopri PC PMII Sampang

Di bidang pengembangan minat dan bakat, sekolah memiliki 10 ekstrakurikuler, mulai dari band, hadrah, basket, futsal, PMR, hingga Pramuka.

Rudy berharap berbagai program tersebut mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap SMAN 1 Pakong.

Pada tahun ajaran baru ini, SMAN 1 Pakong menerima 46 siswa baru yang terbagi dalam dua rombongan belajar. Jumlah tersebut dinilai menjadi capaian positif dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Tentu ini berkat kerja sama semua pihak, mulai dari guru hingga masyarakat yang telah mempercayai kami,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Peringati HLN ke-81, PLN UP3 Madura Bantu Warga Pamekasan Hadapi Krisis Air Bersih
Diduga Cabuli Santri Berulang Kali, Guru Madrasah di Pamekasan Dilaporkan ke Polisi
Arogansi SDIT Al-Uswah terhadap Dua Karyawan, Dikeluarkan dari Grup WA Tanpa Sebab Lalu Dipecat
Disangka Boneka, Ternyata Mayat MrX Tergeletak Membusuk di Ladang Petani Pamekasan
Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”
Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim
UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Peringati HLN ke-81, PLN UP3 Madura Bantu Warga Pamekasan Hadapi Krisis Air Bersih

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Diduga Cabuli Santri Berulang Kali, Guru Madrasah di Pamekasan Dilaporkan ke Polisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Arogansi SDIT Al-Uswah terhadap Dua Karyawan, Dikeluarkan dari Grup WA Tanpa Sebab Lalu Dipecat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Disangka Boneka, Ternyata Mayat MrX Tergeletak Membusuk di Ladang Petani Pamekasan

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”

Berita Terbaru

Opini

Sumpah Pemuda: Sumpah Generasi Muda Mutatis Mutandis

Selasa, 27 Okt 2026 - 14:54 WIB