Kondisi Memprihatinkan, 187 Sekolah di Pamekasan Diusulkan Direvitalisasi

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi SDN Potoan Daja 2 Pamekasan pasca terbakar beberapa waktu lalu (DOK. KLIK MADURA).

Kondisi SDN Potoan Daja 2 Pamekasan pasca terbakar beberapa waktu lalu (DOK. KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Tidak sedikit sekolah di Kabupaten Pamekasan yang bangunannya masih kurang memadai, mulai dari tingkat PAUD hingga SMP.

Oleh karena itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan mengajukan revitalisasi bangunan sekolah ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.

Kepala Disdikbud Pamekasan, Basri Yulianto, mengatakan terdapat 187 sekolah yang diajukan untuk direvitalisasi ke pemerintah pusat. Rinciannya, 55 sekolah tingkat PAUD/TK, 103 sekolah tingkat SD, dan 29 sekolah tingkat SMP.

“Sudah kami ajukan ke pusat, sekarang tinggal menunggu hasil persetujuannya,” ungkapnya.

Baca juga :  Dikeluhkan Karena Cepat Rusak, DPRD Pamekasan Soroti Proyek JUT Rp 30 Miliar

Basri menyampaikan, semua tingkat kerusakan diusulkan ke Kemendikdasmen RI, baik kerusakan ringan, sedang, hingga berat.

Menurutnya, total anggaran revitalisasi belum dapat ditentukan karena akan ada tim dari kementerian yang melakukan penilaian teknis.

Selain itu, tingkat kerusakan di masing-masing sekolah juga berbeda. Ada yang mengalami kerusakan berat sehingga memerlukan Rencana Anggaran Biaya (RAB) khusus, ada pula yang cukup dengan rehabilitasi sedang, dan sebagainya.

“Nanti ada perhitungan teknisnya. Jadi, anggarannya belum bisa ditentukan sekarang,” ucap mantan Kepala Disperindag Pamekasan tersebut.

Basri menegaskan, pihaknya memang membutuhkan revitalisasi untuk 187 sekolah tersebut. Ia berharap seluruh usulan dapat disetujui oleh pemerintah pusat.

Baca juga :  Pegiat Lingkungan Tanam 10 Ribu Mangrove, Bentuk Protes Kasus Perusakan Mangrove Hampir Dua Tahun Mangkrak

“Biasanya keputusan diketahui di awal tahun, tetapi sampai sekarang belum ada perkembangan lebih lanjut. Kalau disetujui semua, tentu akan kami ambil karena tidak mungkin terus-menerus mengandalkan APBD,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Pamekasan, Mohammad Saedy Romli, mengatakan pengawalan terhadap usulan revitalisasi sekolah tersebut harus dilakukan secara maksimal.

“Memang perlu pendekatan ke pusat, terlebih kondisi APBD saat ini seperti ini. Semoga segera disetujui,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Sambut HUT ke-81 RI, Lapas Narkotika Pamekasan Bagikan 125 Paket Beras kepada Tukang Becak
Sidak RSUD Waru, Wabup Pamekasan Soroti Disiplin Jam Kerja dan Pelayanan Pasien
Semarak HUT ke-81 RI, SMAN 2 Pamekasan Ajak Siswa Cinta Tanah Air dan Hidup Sehat
Timbulkan Bau Menyengat, Aktivitas Penggilingan Tembakau di Pamekasan Dikeluhkan Warga
Lulusan SMA Dominasi Pengangguran di Pamekasan, BPS Ungkap Penyebabnya
Direktur CV Dzarrin Putra Utama, Kontraktor Jalan Bulangan Barat Dijemput Paksa dari Gresik
Utang-Piutang Berujung Polemik, Warga Pademawu Laporkan Dugaan Perampasan Motor
Tiga Kali Mediasi Buntu, Sengketa SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Masuk Pemeriksaan Pokok Perkara

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:32 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, Lapas Narkotika Pamekasan Bagikan 125 Paket Beras kepada Tukang Becak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Sidak RSUD Waru, Wabup Pamekasan Soroti Disiplin Jam Kerja dan Pelayanan Pasien

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:04 WIB

Timbulkan Bau Menyengat, Aktivitas Penggilingan Tembakau di Pamekasan Dikeluhkan Warga

Rabu, 12 Agustus 2026 - 01:55 WIB

Lulusan SMA Dominasi Pengangguran di Pamekasan, BPS Ungkap Penyebabnya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:26 WIB

Direktur CV Dzarrin Putra Utama, Kontraktor Jalan Bulangan Barat Dijemput Paksa dari Gresik

Berita Terbaru