Sikapi Kekalahan Pilkada secara Kesatria, Paslon Tauhid Ogah Hibur Diri dengan Deklarasi Kemenangan

- Jurnalis

Jumat, 29 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RB. Fattah Jasin dan RP. Mujahid Ansori saat podcast di Studio I Klik Madura.

RB. Fattah Jasin dan RP. Mujahid Ansori saat podcast di Studio I Klik Madura.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Hasil hitung cepat pemilihan bupati dan wakil bupati Pamekasan 2024 sudah berumculan. Pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Fattah Jasin – Mujahid Ansori (Tauhid) hanya memeroleh sekitar 3 persen suara.

Kekalahan dalam perhelatan politik itu disikapi secara kesatria. Tim pemenangan ogah menghibur diri dengan mendeklarasikan kemenangan.

Ketua Tim Pemenangan Paslon Tauhid KH. Bahrullah mengatakan, hasil hitung cepat yang muncul di kalangan publik itu sama persis dengan hasil rekapitulasi internal tim pemenangan.

Paslon dengan tagline Pamekasan Berkah itu mendapat suara sekitar 3 persen dari total suara Pilkada serentak 2024.

Baca juga :  Perhutani KPH Madura Ancang-Ancang Laporkan Alih Fungsi Lahan Mangrove Jadi Tambak Garam

Menurut pria yang akrab disapa Lora Bahrullah itu, suara yang diperoleh tersebut murni dukungan dari masyarakat tanpa iming-iming uang atau sembako.

“Alhamdulillah terima kasih kepada tiga persen penduduk Pamekasan yang secara murni mendukung Paslon Tauhid,” katanya.

Menurut dia, Pilkada 2024 merupakan perhelatan politik paling pragmatis. Menjelang pencoblosan, banyak iming-iming yang ditabur kepada masyarakat agar memilih paslon tertentu.

“Memang sulit dibuktikan, tetapi (bagi-bagi uang) itu ada. Di daerah saya aja, ada,” kata mantan anggota DPRD Pamekasan itu.

Paslon Tauhid sengaja tidak mengambil langkah bagi-bagi uang atau sembako demi mendulang suara. Sebab, paslon yang didukung 10 partai politik itu ingin memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat Pamekasan.

Baca juga :  Kasus Dugaan Pelecehan Siswa di Bank Jatim Sampang, Polisi Periksa Sejumlah Saksi 

Paslon Tauhid juga ogah menghibur diri dengan deklarasi kemenangan. Seluruh tim pemenangan lebih memilih menerima kekalahan dengan catatan, tidak ada kecurangan pada pagelaran Pilkada 2024 itu. (pen)

Berita Terkait

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru