Hampir Setahun Warga Pamekasan Alami Kekeringan, AJP Distribusikan Air Bersih Hasil Patungan

- Jurnalis

Senin, 28 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus AJP menyerahkan bantuan tandon kepada ustadz Jumla di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan.

Pengurus AJP menyerahkan bantuan tandon kepada ustadz Jumla di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Hampir satu tahun bencana kekeringan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pamekasan. Salah satunya, di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan.

Kondisi tersebut membuat hati seluruh anggota Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) tersentuh. Organisasi profesi jurnalis itu akhirnya patungan sesama anggota untuk membeli air bersih lalu didistribusikan kepada warga.

Ketua AJP M. Khairul Umam mengaku miris melihat kondisi warga terdampak bencana kekeringan. Mereka kesulitan mendapat air bersih untuk kebutuhan mandi dan mencuci.

Bagi warga yang mampu secara ekonomi, biasanya membeli air bersih. Tetapi, bagi yang kurang mampu, hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah yang pendistribusiannya tidak setiap hari.

Baca juga :  Slamet Ariyadi: Jika Ingin Sejahtera, Tidak Ada Kata Lain Selain Madura Harus Jadi Provinsi

Dengan demikian, anggota AJP bersepakat menyisihkan uang gaji yang mereka peroleh untuk patungan membeli air bersih. Kemudian, didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, tahap pertama kami distribusikan 11 tangki air di beberapa dusun di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan,” katanya.

Titik pendistribusian bantuan yakni, Dusun Tengah Dua dengan alokasi 3 tangki air. Kemudian, Ponpes Al Mawardi di Dusun Sok Lancar sebanyak 2 tangki, Ponpes Al Hidayah di Dusun Taman menerima 2 tangki.

Lalu, Masjid At Taqwa mendapat 1 tangki, dan Ponpes Al Marzuki di Dusun Sumber Anyar menerima 2 tangki.

Baca juga :  Aroma Kemerdekaan

Tidak hanya air bersih, AJP juga mendistribusikan tandon serta peralatan ibadah di sejumlah musalla dan masjid. Harapannya, barang-barang yang dibeli menggunakan uang hasil patungan para wartawan itu benar-benar bermanfaat.

“Semoga bantuan yang kami berikan bisa bermanfaat bagi warga meski jumlahnya tidak seberapa,” kata pria yang akrab disapa Irul itu.

Sementara itu, Ustadz Jumla, salah satu penerima bantuan tandon, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada AJP. Bantuan yang dia terima sangat bermanfaat bagi anak-anak yang setiap malam mengaji di musalla yang dikelola.

Baca juga :  Puluhan Penerima PKH di Pamekasan Dicoret Gara-Gara Judi Online

 “Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat di sini. Semoga kebaikan ini mendapatkan balasan yang indah dari Allah SWT,” katanya.

Aksi kemanusiaan tersebut mendapat apresiasi dari warga setempat. Bahkan, mereka berharap bantuan itu berkesinambungan karena bencana kekeringan belum diketahui akan berakhir sampai kapan. (ibl/diend)

Berita Terkait

DPRD Pamekasan Dorong Peningkatan Ekonomi dan Penekanan Pengangguran
Dorong Percepatan Pembangunan PLTMG, Lakpesdam PCNU Sumenep Temui PLN UP3 Madura
Edy Gelora Soroti Fenomena Penyegelan Sekolah di Pamekasan: Siswa Jangan Jadi Korban!
Siswa Tak Bisa Belajar Tatap Muka Lantaran Sekolah Disegel, SMK Kesehatan Nusantara Ngadu ke DPRD Pamekasan
Dies Natalis Ke-48, Unira Gelar Jalan Sehat dan Festival Rujak Corek
Sengketa Lahan Sekolah Mulai Bermunculan, Bupati Pamekasan Turun Tangan Lakukan Pemetaan
Dituduh Belikan Istri Rumah Mewah dan Mobil Ratusan Juta Pakai APBD, Bupati Pamekasan Sebut Isu Murahan
Anggaran DBHCHT Rp 1,5 Miliar Tak Cukup, Ratusan Poktan Tembakau di Pamekasan Tak Dapat Jatah Pupuk Bersubsidi

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 12:17 WIB

DPRD Pamekasan Dorong Peningkatan Ekonomi dan Penekanan Pengangguran

Senin, 18 Mei 2026 - 09:02 WIB

Dorong Percepatan Pembangunan PLTMG, Lakpesdam PCNU Sumenep Temui PLN UP3 Madura

Senin, 18 Mei 2026 - 08:23 WIB

Edy Gelora Soroti Fenomena Penyegelan Sekolah di Pamekasan: Siswa Jangan Jadi Korban!

Senin, 18 Mei 2026 - 08:14 WIB

Siswa Tak Bisa Belajar Tatap Muka Lantaran Sekolah Disegel, SMK Kesehatan Nusantara Ngadu ke DPRD Pamekasan

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:15 WIB

Sengketa Lahan Sekolah Mulai Bermunculan, Bupati Pamekasan Turun Tangan Lakukan Pemetaan

Berita Terbaru

Opini

Buku dan Tantangan Membaca di Era Banjir Informasi

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:29 WIB