Diisukan Cawe-cawe Dongkrak Perolehan Suara Paslon, Begini Tanggapan Tegas Kapolres Pamekasan!

- Jurnalis

Jumat, 29 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawan berbincang dengan jajaran PJU.

Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawan berbincang dengan jajaran PJU.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Polres Pamekasan diisukan ikut cawe-cawe urusan Pilkada 2024 untuk kepentingan kelompok tertentu. Isu tersebut langsung ditanggapi oleh korps bhayangkara.

Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawan menggaransi Polri di daerahnya tidak cawe-cawe Pilkada 2024. Baik sebelum, ketika, dan sesudah pencoblosan pada 27 November 2024.

“Semua isu Polri cawe-cawe, saya pastikan hoaks. Cawe-cawe Polres Pamekasan untuk mendongkrak suara salah satu paslon, bagaimana caranya? Itu hal mustahil dan saya pastikan tak satu pun personel Polres Pamekasan melakukannya,” katanya, Jumat (29/11/2024).

Baca juga :  Kabar Istri Bupati Terlibat Jual Beli Kios Eks PJKA Dipastikan Hoaks dan Menyesatkan

Mantan Kabagbinopsnal Ditresnarkoba Polda Jatim itu mengaku sedih lantaran fitnah yang sangar menyudutkan tersebut ditujukan ke Polri. Sebab, institusi tersebut dipastikan netral.

“Kami jelas dan terang-terangan sebelum pelaksanaan sudah berbicara dan membuktikan netral, mengapa masih ada fitnah seperti itu? Itu jelas isu yang menyudutkan Polri,” ujarnya.

Alumnus Akpol 2004 itu juga menyinggung isu ancaman Polri ke Bawaslu dan KPU Pamekasan. Materi yang dijadikan bahan ancaman terkait penggunaan dana hibah.

“Jika nanti ada kekeliruan dalam penggunaan dana hibah KPU dan Bawaslu, dengan adanya isu itu, seolah-olah kami yang menciptakan. Tentu itu lucu. Itu juga hoaks,” terangnya.

Baca juga :  Hasil Rekapitulasi Suara Kalah, Paslon Berbakti Ancang-ancang Ajukan Sengketa ke MK

“Saya pastikan Polri netral, tidak ada cawe-cawe. Salah satu tugas pokok kami adalah menjaga keamanan dan ketertiban pada saat pelaksanaan hingga selesainya masa tahapan Pilkada Pamekasan 2024,” paparnya.

Kapolres Dani memerintahkan kepada personel Polres Pamekasan mulai dari kapolsek hingga wakapolres agar netral. Kemudian, surat suara harus dikawal ketat dan cepat bergeser ke kecamatan.

“Silakan dicek apa ada anggota saya yang demikian (cawe-cawe)? Pengawalan Pilkada Pamekasan 2024 dipastikan sesuai dengan suara hasil pilihan rakyat,” tegasnya.

“Komitmen kami,nPamekasan damai. Kami bekerja dipantau Polda dan Mabes Polri. Cawe-cawe itu hal yang mustahil kami lakukan,” tukasnya. (*/diend)

Baca juga :  Peringati Hari Pahlawan, Forkopimda Pamekasan Kompak Kenakan Syal Palestina

Berita Terkait

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing
Anggota DPR RI Fraksi PKS Aboe Bakar Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, RMI PCNU Pamekasan Protes!
Mewakili Komisi IV, Edy Gelora Tegaskan Komitmen Kawal Ketat Program MBG
Peleburan OPD Tunggu Hasil Pembahasan Pansus DPRD Pamekasan
9 Jam KPK Kumpulkan Pejabat Pemkab Pamekasan, Digelar Tertutup dan Tak Boleh Bawa HP

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Jumat, 10 April 2026 - 10:48 WIB

Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi

Jumat, 10 April 2026 - 07:56 WIB

Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Jumat, 10 April 2026 - 02:58 WIB

Anggota DPR RI Fraksi PKS Aboe Bakar Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, RMI PCNU Pamekasan Protes!

Kamis, 9 April 2026 - 13:13 WIB

Mewakili Komisi IV, Edy Gelora Tegaskan Komitmen Kawal Ketat Program MBG

Berita Terbaru

Opini

Episentrum Pilkada, Dekonstruksi dan Reparasi?

Jumat, 10 Apr 2026 - 11:44 WIB