HMI Komisariat UTM Minta Dinas P3AP2KB Bangkalan Ikut Andil Mengawal Kasus Een Jumianti

- Jurnalis

Jumat, 6 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HMI Komisariat Hukum UTM foto bersama perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (P3AP2KB) Bangkalan, Kamis (5/12/2024).

HMI Komisariat Hukum UTM foto bersama perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (P3AP2KB) Bangkalan, Kamis (5/12/2024).

BANGKALAN || KLIKMADURA – Mahasiswa secara massif mengawal kasus dugaan pembunuhan dan pembakaran jenazah mahasiswa Prodi MSP, Fakultas Pertanian, UTM atas nama Een Jumianti. Seluruh stakeholder terkait diminta ikut serta mengawal kasus tersebut.

HMI Komisariat UTM bergeriliya mendatangi sejumlah instansi untuk mendorong agar ikut mengawal kasus tersebut. Setelah sempat mendatangi Mapolres Bangkalan, para mahasiswa Insan Cita itu menggelar audiensi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (P3AP2KB) Bangkalan, Kamis (5/12/2024).

Ketua Umum HMI Komisariat Hukum, UTM, Malik Fahad mengatakan, kedatangannya ke Dinas P3AP2KB Bangkalan dalam rangka mendorong agar instansi tersebut juga ikut mengawal kasus yang menimpa Een Jumianti. Termasuk, harus ada upaya pemulihan psikologis terhadap keluarga korban.

Baca juga :  Marak Aksi Begal di Kawasan Jembatan Suramadu, Paguyuban Pemuda Bangkalan Minta Kapolres Turun Tangan

“Kami meminta Dinas P3AP2KB Bangkalan ikut andil mengawal keadilan bagi korban pembunuhan dan pembakaran. Kami juga meminta agar digencarkan pencegahan kekerasan terhadap anak di lingkungan kampus dan pesantren agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” kata Malik.

Bahrulloh, Sekum HMI Komisariat Hukum menambahkan, di samping berjalannya proses hukum yang ditangani Polres Bangkalan, Dinas P3AP2KB juga harus melakukan langkah kongkret terhadap keluarga korban.

” Dinas P3AP2KB Bangkalan harus bergerak masif dan memberikan langkah kongkret terhadap keluarga korban mulai dari rehabilitasi, pendampingan psikis dan bantuan secara materiil,” katanya.

Baca juga :  Kerap Terjadi Kasus Pembunuhan, HMI Bangkalan Sebut Kecamatan Galis Darurat Keamanan

Bahrul juga meminta agar Dinas P3AP2KP Bangkalan intens berkomunikasi dengan para pihak agar kasus tersebut terselesaikan dengan baik dan profesional.

“HMI akan terus bersinergi dan berkolaborasi dengan semua pihak untuk menciptakan masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT dalam hal ini menciptakan keadilan untuk almarhumah Een Jumianti, yang dibunuh secara keji oleh kekasihnya,” pungkasnya. (pen)

Berita Terkait

Genjot Literasi, UTM Gandeng Andi Publisher Gelar Bazar Buku Murah
Cegah Stunting, Nakes dan Pemdes Junganyar Rutin Periksa Ibu Hamil 
Irjen PKP Laporkan Dugaan Korupsi Program BSPS di Bangkalan ke KPK
Pegadaian Syariah Gelar Festival Tring 2026 di Bangkalan, Ribuan Masyarakat Tumpah Ruah
Sandur Madura, Warisan Agraris yang Menari di Tengah Zaman
Warga Resah Dugaan Pertalite Oplosan di Bangkalan, HMI Desak Pertamina dan Aparat Lakukan Investigasi Lanjutan
PHE West Madura Offshore, Energi dan Mimpi Nyata Masyarakat Madura
HIMMAN UTM Gaungkan Cinta Lingkungan Lewat Society Festival 2025, Bupati Beri Aspirasi

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 11:12 WIB

Genjot Literasi, UTM Gandeng Andi Publisher Gelar Bazar Buku Murah

Rabu, 22 April 2026 - 12:43 WIB

Cegah Stunting, Nakes dan Pemdes Junganyar Rutin Periksa Ibu Hamil 

Kamis, 29 Januari 2026 - 05:42 WIB

Irjen PKP Laporkan Dugaan Korupsi Program BSPS di Bangkalan ke KPK

Minggu, 25 Januari 2026 - 05:19 WIB

Pegadaian Syariah Gelar Festival Tring 2026 di Bangkalan, Ribuan Masyarakat Tumpah Ruah

Kamis, 4 Desember 2025 - 23:57 WIB

Sandur Madura, Warisan Agraris yang Menari di Tengah Zaman

Berita Terbaru