Marak Aksi Begal di Kawasan Jembatan Suramadu, Paguyuban Pemuda Bangkalan Minta Kapolres Turun Tangan

- Jurnalis

Rabu, 8 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis PPB foto bersama Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya usai audiensi.

Aktivis PPB foto bersama Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya usai audiensi.

BANGKALAN || KLIKMADURA – Kasus aksi begal di sekitar akses jalan menuju Jembatan Suramadu mulai marak. Kondisi tersebut membuat masyarakat was-was dan resah.

Menyikapi kondisi tersebut, Paguyuban Pemuda Bangkalaan (PPB) mendatangi Mapolres Bangkalan melakukan audiensi, Rabu (8/1/2024). Mereka mendesak kapolres turun tangan agar tindak pidana kriminal itu tidak kembali terjadi.

Ketua PPB, Malik Fahad menyampaikan, kasus pembegalan yang terjadi beberapa hari terakhir sangat meresahkan warga. Terutama, para pengendara yang melintasi Jembatan Suramadu.

“Kami merasa perlu untuk mengajak Polres Bangkalan untuk bekerja sama dalam menangani masalah ini. Keamanan warga harus menjadi prioritas, terlebih di kawasan yang menjadi titik rawan kejahatan,” ungkap Malik Fahad.

Baca juga :  Di Tengah Keterbatasan Ruang Kelas, TK PGRI 1 Lomaer Bertekad Lahirkan Generasi Berkualitas

Secara kelembagaan, PPB siap mendukung setiap upaya kepolisian dalam mengatasi tindak kejahatan jalanan tersebut. Baik, melalui peningkatan patroli, pengawasan, maupun penyuluhan kepada masyarakat.

Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya mengapresiasi kepedulian PPB terhadap kondisi di tengah masyarakat. Menurut dia, pihaknya sudah mengidentifikasi sejumlah titik rawan pembegalan di wilayah sekitar Suramadu.

“Kami berkomitmen untuk memperketat pengawasan, terutama pada jam-jam rawan. Selain itu, kami juga akan menambah patroli dengan melibatkan personel tambahan,” ujar AKBP Febri Isman Jaya.

Polres Bangkalan tengah berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya untuk memperkuat pengamanan lintas daerah. Mengingat, kawasan Jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya dan Madura menjadi jalur vital yang sering digunakan masyarakat.

Baca juga :  Penanganan Kasus Kepala Bayi Terputus di Puskesmas Modung Lamban, Kuasa Hukum Korban Soroti Kinerja Polres Bangkalan

“Kami terus berupaya menciptakan rasa aman bagi warga. Kami juga meminta masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan,” tambahnya.

Audiensi ini ditutup dengan kesepakatan antara PPB dan Polres Bangkalan untuk meningkatkan kerja sama dalam upaya mencegah kriminalitas di kawasan Suramadu. (fhd/diend)

Berita Terkait

UTM Jadi Tuan Rumah Kongres APSMBI 2026, Libatkan 75 Perguruan Tinggi dan Angkat Isu SDGs
Lima Hari Pria ODGJ Meresahkan di Pasar Blega, Warga Harap Segera Ada Penanganan
Tragis! Ganti Ban di Akses Suramadu, Sopir Truk Asal Sampang Tewas Tertabrak dari Belakang
UTM Dampingi Warga Lestarikan Tari Topeng Patenteng, Ritual Sakral Meminta Hujan di Bangkalan
Akademisi UTM Sebut Usulan Parliamentary Threshold 6 Persen Punya Rasionalitas Kelembagaan
Hari Kesaktian Pancasila, PLN Validasi Inovasi OMP untuk Percepat Penanganan Padam di Bangkalan
Imigrasi Pamekasan Edukasi Mahasiswa Asing UTM, Tekankan Larangan Bekerja dengan Izin Tinggal Pendidikan
Perkuat Pengawasan Orang Asing Lintas Sektor, Kantor Imigrasi Pamekasan Gelar Rapat Bersama Timpora Bangkalan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:49 WIB

Lima Hari Pria ODGJ Meresahkan di Pasar Blega, Warga Harap Segera Ada Penanganan

Senin, 12 Oktober 2026 - 03:30 WIB

Tragis! Ganti Ban di Akses Suramadu, Sopir Truk Asal Sampang Tewas Tertabrak dari Belakang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:56 WIB

UTM Dampingi Warga Lestarikan Tari Topeng Patenteng, Ritual Sakral Meminta Hujan di Bangkalan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Akademisi UTM Sebut Usulan Parliamentary Threshold 6 Persen Punya Rasionalitas Kelembagaan

Selasa, 22 September 2026 - 06:50 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, PLN Validasi Inovasi OMP untuk Percepat Penanganan Padam di Bangkalan

Berita Terbaru

Pengendara melintas di area penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Kabupaten, Kelurahan Bugih, Pamekasan, Senin (19/10/2026). (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA)

Pamekasan

Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar

Senin, 19 Okt 2026 - 10:43 WIB