Anggaran Rp1,75 Miliar Tidak Cukup, Atlet Sampang Belum Terima Reward Porprov

- Jurnalis

Jumat, 12 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Olahraga Disporabudpar Sampang, Isma Ulfah. (DOK. KLIKMADURA)

Kepala Bidang Olahraga Disporabudpar Sampang, Isma Ulfah. (DOK. KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Atlet asal Kabupaten Sampang yang sukses menyabet medali di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 masih harus bersabar. Hingga kini, reward yang dijanjikan Pemkab Sampang belum juga dicairkan karena keterbatasan anggaran hibah.

Kepala Bidang Olahraga Disporabudpar Sampang, Isma Ulfah, menegaskan bahwa teknis pemberian bonus sepenuhnya menjadi kewenangan KONI. Sedangkan pihaknya hanya menyalurkan hibah dari pemerintah daerah.

“Anggaran hibah tahun ini Rp1,75 miliar. Dana itu habis untuk operasional, jadi kemungkinan besar belum bisa mengakomodasi reward bagi atlet maupun pelatih,” ujarnya, Jumat (12/9/2025).

Baca juga :  Masyarakat Sampang Keluhkan Belasan PJU Mati

Menurutnya, peluang pemberian bonus masih terbuka jika ada tambahan anggaran lewat Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun ini. Namun jika tidak, maka para atlet baru bisa menerima reward pada tahun depan.

“Mengacu pengalaman sebelumnya, reward baru bisa dibayarkan pada tahun berikutnya,” tambahnya.

Isma juga mengakui, keterbatasan sarana dan prasarana olahraga di Sampang turut menjadi kendala besar dalam pembinaan prestasi.

Bahkan, sejumlah cabang olahraga bela diri terpaksa berlatih di Surabaya karena di Sampang belum tersedia arena khusus.

“Kalau daerah lain punya fasilitas sendiri, kita masih tertinggal. Pemanggilan atlet ke pemusatan latihan (puslatkab) pun sering terlambat, kadang hanya dua bulan sebelum event. Ini tentu memengaruhi kualitas latihan dan hasil yang dicapai,” jelasnya.

Baca juga :  Aksi Demo Berujung Ricuh, DPRD Sampang Kecam Keras Perusakan Fasilitas Umum

Ia membenarkan munculnya keresahan dari para atlet terkait minimnya perhatian pemerintah daerah. Beberapa bahkan memilih membela daerah lain karena ditawari beasiswa dan reward yang lebih menjanjikan.

“Ini jadi evaluasi serius. Kalau kita tidak bisa memberi apresiasi yang layak, atlet berpotensi pindah ke daerah lain. Padahal kita ingin atlet lokal bisa muncul dan mengharumkan nama Sampang,” tegasnya.

Isma menekankan, pembinaan cabang olahraga prestasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab KONI, sementara Disporabudpar hanya memfasilitasi sarana dan prasarana.

“Harapan kami, ke depan Sampang bisa bersaing dengan daerah lain. Minimal jangan selalu tertinggal di bidang olahraga,” pungkasnya. (san/nda)

Baca juga :  Digrebek saat Berduaan dengan Staf, Dinkes Sampang Bakal Panggil Kepala Puskesmas Robatal Pekan Depan

Berita Terkait

Dua Hari Tak Ditemukan, Pencarian Pemancing Hilang di Laut Ketapang Dihentikan
Operasi Patuh Semeru Dimulai, Polres Sampang Bidik Pelanggar demi Tekan Kecelakaan
Siap-Siap! Polres Sampang Bakal Terapkan ETLE dan Tilang Manual dalam Operasi Patuh Semeru 2026
Dua SPBU Disanksi, Ojol dan Pedagang di Sampang Cemas BBM Makin Sulit
Dicatut untuk Peras dan Intimidasi Sekolah, PWI Sampang Bakal Tempuh Jalur Hukum
Pekerja Tewas Tertimpa Reruntuhan Sekolah, Polres Sampang Sebut Belum Temukan Unsur Kesengajaan
Open Bidding Sekda Sampang Tak Jelas, Perpanjangan SK Pj Sekda Kembali Diusulkan
Lindungi Pekerja Informal, BPJS Ketenagakerjaan Madura Jaring 12 Peserta Baru di Sampang

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Dua Hari Tak Ditemukan, Pencarian Pemancing Hilang di Laut Ketapang Dihentikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Operasi Patuh Semeru Dimulai, Polres Sampang Bidik Pelanggar demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Dua SPBU Disanksi, Ojol dan Pedagang di Sampang Cemas BBM Makin Sulit

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Dicatut untuk Peras dan Intimidasi Sekolah, PWI Sampang Bakal Tempuh Jalur Hukum

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Pekerja Tewas Tertimpa Reruntuhan Sekolah, Polres Sampang Sebut Belum Temukan Unsur Kesengajaan

Berita Terbaru