Distribusi MBG di SMPN 1 Sampang Terhenti, Sekolah Tunggu Kepastian dari SPPG

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMP Negeri 1 Sampang tampak dari depan. (ABDURRAHMAN WAHID / KLIKMADURA)

SMP Negeri 1 Sampang tampak dari depan. (ABDURRAHMAN WAHID / KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Sampang mendadak terhenti. Sejak 31 Maret 2026, para siswa tidak lagi menerima distribusi makanan dari program tersebut.

Pihak sekolah mengaku belum mendapatkan penjelasan resmi terkait penghentian sementara itu. Mereka kini hanya bisa menunggu kepastian dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai penyelenggara program.

Kepala SMPN 1 Sampang, Teguh Suparyanto, mengatakan, sekolah tidak memiliki kewenangan dalam teknis distribusi. Semua kebijakan berada di tangan SPPG.

“Tidak ada alasan yang jelas terkait pemberhentian pendistribusian MBG ini. Saya hanya mendapat penjelasan bahwa pendistribusian akan kembali normal pada tanggal 20 April 2026,” ujarnya.

Baca juga :  Di Hadapan Ratusan Mahasiswa Unira, Alyadi Mustofa Ajak Kawal Pembangunan Madura

Sebelumnya, program MBG di sekolah tersebut disuplai dari dapur SPPG Polres Sampang yang dikelola Yayasan Kumala Bhayangkari Cabang Sampang. Namun, beredar dapur tersebut sudah tidak lagi beroperasi.

Terhentinya operasional dapur SPPG diduga berkaitan dengan mundurnya kepala SPPG. Kondisi itu disebut berdampak langsung pada distribusi makanan kepada para penerima manfaat (PM), yang sebelumnya telah diikat melalui Memorandum of Understanding (MoU).

Hingga berita ini diterbitkan, mantan Kepala SPPG Polres Sampang, Imamatul Maghfiroh, serta Koordinator Wilayah SPPG Sampang, Ratna, belum memberikan keterangan resmi.

Baca juga :  Diduga Jadi Biang Banjir, Fraksi PKB DPRD Sampang Desak Pemkab Tutup Tambang Galian C Ilegal

Sementara itu, pihak sekolah bersama para penerima manfaat berharap distribusi MBG bisa segera kembali normal sesuai jadwal yang telah disampaikan. (hid/nda)

Berita Terkait

CSR Petronas Rp2 Miliar Tak Masuk Kas Daerah Kabupaten Sampang
Polantas Sampang Apresiasi Pengendara Tertib Lalu Lintas, Bagikan Sayur Hasil Panen Sendiri
Dibakar Anak Sendiri, Rumah Warga Ketapang Sampang Hangus Dilalap Api
Massa Demo Kejari Sampang, Desak Dugaan Penyimpangan BLUD RSUD dr. Mohammad Zyn Diusut Tuntas
Kejari Sampang Belum Setujui Pengajuan JC Mohammad Fadeli, Perkara Kemungkinan Berkembang
Timpang! Cabai Rawit di Pasar Sampang Rp60 Ribu Perkilogram, Harga di Petani Hanya Rp40 Ribu
Peringati Hari Lahir ke-81 Kejaksaan, Kejari Sampang Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kusuma Negara
Satu Orang Bawa Empat Motor Demi Dapat Pertalite, Antrean SPBU Banyuanyar Sampang Mengular Lebih dari 1 Kilometer

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:23 WIB

CSR Petronas Rp2 Miliar Tak Masuk Kas Daerah Kabupaten Sampang

Jumat, 4 September 2026 - 05:54 WIB

Polantas Sampang Apresiasi Pengendara Tertib Lalu Lintas, Bagikan Sayur Hasil Panen Sendiri

Kamis, 3 September 2026 - 22:38 WIB

Dibakar Anak Sendiri, Rumah Warga Ketapang Sampang Hangus Dilalap Api

Kamis, 3 September 2026 - 07:59 WIB

Massa Demo Kejari Sampang, Desak Dugaan Penyimpangan BLUD RSUD dr. Mohammad Zyn Diusut Tuntas

Rabu, 2 September 2026 - 07:25 WIB

Kejari Sampang Belum Setujui Pengajuan JC Mohammad Fadeli, Perkara Kemungkinan Berkembang

Berita Terbaru

H. Her saat menyortir tembakau saat melakukan pembelian. (DOK. KLIKMADURA)

Pamekasan

Harga Tembakau Madura Turun, Ternyata Ini Penyebabnya

Sabtu, 5 Sep 2026 - 09:41 WIB