SMKN 1 Tlanakan Pastikan MPLS Ramah, Tak Ada Bullying dan Aturan yang Membebani Siswa

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SMKN 1 Tlanakan, Rofiatul Andawiyah saat memimpin upacara pembukaan MPLS. (KLIKMADURA)

Kepala SMKN 1 Tlanakan, Rofiatul Andawiyah saat memimpin upacara pembukaan MPLS. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Sebanyak 153 siswa baru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMK Negeri 1 Tlanakan, Senin (13/7/2026).

Hari pertama MPLS diawali dengan upacara apel sebagai bentuk pengenalan lingkungan sekolah sekaligus menanamkan kedisiplinan kepada peserta didik baru.

Kepala SMKN 1 Tlanakan, Rofiatul Andawiyah, mengatakan bahwa pelaksanaan MPLS tahun ini menitikberatkan pada penguatan karakter siswa. Menurutnya, pembentukan karakter menjadi bekal penting bagi peserta didik sebelum memasuki proses pembelajaran di jenjang sekolah menengah kejuruan.

“SMK dan SMA tentu memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu, penguatan karakter siswa menjadi titik tekan kami dalam pelaksanaan MPLS tahun ini,” katanya.

Baca juga :  Digischool Resmi Dimulai, Disdikbud Pamekasan Gandeng Klik Madura Perkuat Branding Sekolah Lewat Media Sosial

Selama kegiatan berlangsung, para siswa tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, tetapi juga mendapatkan berbagai materi yang bertujuan membentuk karakter positif.

Di antaranya, pendidikan antikorupsi, pembinaan mental dan ideologi, serta pembiasaan budaya positif di lingkungan sekolah.

Rofiatul menegaskan, sekolah berkomitmen menjalankan konsep MPLS Ramah sesuai arahan pemerintah. Seluruh panitia telah diberikan pembekalan agar pelaksanaan MPLS berlangsung edukatif, menyenangkan, dan bebas dari praktik yang dapat merugikan peserta didik.

“Kami ingin anak-anak merasa nyaman dan senang sejak hari pertama masuk sekolah. Tidak ada pemaksaan dalam bentuk apa pun, tidak ada perundungan (bullying), termasuk tidak ada aturan yang membebani siswa untuk membawa perlengkapan yang tidak diperlukan,” ucapnya.

Baca juga :  Polsek Tamberu Gagalkan Dugaan Penimbunan Solar Subsidi, Ratusan Liter BBM Diamankan

Ia berharap seluruh peserta didik baru dapat menikmati proses adaptasi di sekolah sehingga mampu mengikuti kegiatan belajar dengan baik. Menurutnya, pihak sekolah bersama seluruh guru siap memberikan pendampingan dan pendidikan terbaik untuk meningkatkan kecerdasan sekaligus membentuk karakter peserta didik.

“Harapan kami, anak-anak merasa enjoy selama mengikuti MPLS. Dengan begitu mereka akan lebih mudah beradaptasi, belajar dengan baik, dan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas serta berkarakter,” tandasnya. (ibl/nda).

Berita Terkait

Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan
HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi
Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045
Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim
Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik
Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret
PAD Parkir Pamekasan Tembus Rp4,4 Miliar, Target 2026 Masih Kurang Rp600 Juta
Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:18 WIB

HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret

Berita Terbaru