SMKN 2 Pamekasan Libatkan TNI-Polri dalam MPLS, Perkuat Disiplin Tanpa Perploncoan

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SMKN 2 Pamekasan Edi Purnomo Efendy memimpin pembukaan MPLS di lapangan sekolah.(ANAS/KLIK MADURA)

Kepala SMKN 2 Pamekasan Edi Purnomo Efendy memimpin pembukaan MPLS di lapangan sekolah.(ANAS/KLIK MADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – SMKN 2 Pamekasan menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan mengusung tema MPLS Ramah sesuai arahan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Pada pelaksanaan hari pertama, sekolah juga menggandeng TNI dan Polri untuk menanamkan nilai kedisiplinan kepada peserta didik baru.

Kepala SMKN 2 Pamekasan Edi Purnomo Efendy mengatakan, MPLS menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh siswa baru.

Selain itu, sekolah telah menyiapkan berbagai materi pembekalan, termasuk edukasi tentang pencegahan perundungan (anti-bullying).

Baca juga :  Kementerian PUPR Gelontorkan Anggaran Rp 27 Miliar untuk Preservasi Jalan

Dalam pelaksanaannya, setiap kelompok peserta didik baru didampingi anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) yang telah mendapatkan pembekalan terlebih dahulu. Mereka bertugas mendampingi sekaligus mengenalkan lingkungan sekolah kepada para siswa baru.

“Dimana mereka juga sudah terbekali. Bukan hanya menjadi pendamping saja akan tetapi mengarahkan dan mengenalkan lingkungan yang ada di sekolah ini,” ungkapnya.

Edi menegaskan, pola pendampingan yang diterapkan sama sekali bukan bentuk perploncoan. Sebaliknya, para pendamping diarahkan untuk memberikan pengayoman kepada peserta didik agar mampu beradaptasi dengan lingkungan baru sekaligus menggali minat dan bakat yang dimiliki.

Baca juga :  Pemkab Pamekasan Ajukan 500 Nelayan Dilindungi Jamsostek

Menurutnya, proses adaptasi yang baik akan membantu siswa lebih cepat menyesuaikan diri dengan jenjang pendidikan di sekolah menengah kejuruan.

Dengan demikian, mereka dapat mengembangkan kemampuan sesuai kompetensi keahlian atau jurusan yang telah dipilih.

“Sehingga dengan hal itu para siswa baru bisa lebih cepat menyesuaikan diri mungkin bisa lebih berprestasi dengan baik sesuai jurusan yang sudah dipilih,” katanya.

Ia berharap seluruh rangkaian MPLS dapat berlangsung lancar tanpa hambatan. Semangat para peserta didik baru juga diharapkan terus terjaga hingga seluruh proses pembelajaran di SMKN 2 Pamekasan berjalan optimal.

Baca juga :  Nilai Investasi Pamekasan 2024 Tembus Rp 425 Miliar, Mayoritas dari Investor Lokal

“Semoga lancar dan para siswa tambah semangat,” tandasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

CV Firma Jaya Ditunjuk Jadi Konsultan Pengawasan Proyek Puskesmas Bulhaj
CV Raya Ilmi Menangkan Tender Puskesmas Bulangan Haji, Proyek Rp4,9 Miliar Ditarget Rampung 130 Hari
Bakal Panggil OPD Usai Penggeledahan Kejari, Bupati Kholilurrahman: Barangkali Ada Celah untuk Menyelamatkan
Kepala Desa Tiga Kabupaten Adu Skill, PKDI Cup II 2026 Dihelat di SGMRP
Pererat Sinergi, BSN Silaturahmi dengan Mitra Haji dan KBIHU se-Kabupaten Pamekasan
Puluhan Warga Pamekasan Terjangkit HIV/AIDS, MUI Dorong Regulasi Khusus dan Gerakan Kolektif Pencegahan
Kejari Pamekasan Geledah Kantor Setda, Satu Boks Dokumen Proyek Jalan Diamankan
Ketua DPRD Pamekasan Dukung Kejari Usut Dugaan Korupsi Jalan Bulangan Barat

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:21 WIB

CV Firma Jaya Ditunjuk Jadi Konsultan Pengawasan Proyek Puskesmas Bulhaj

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:31 WIB

CV Raya Ilmi Menangkan Tender Puskesmas Bulangan Haji, Proyek Rp4,9 Miliar Ditarget Rampung 130 Hari

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:16 WIB

Bakal Panggil OPD Usai Penggeledahan Kejari, Bupati Kholilurrahman: Barangkali Ada Celah untuk Menyelamatkan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:32 WIB

Pererat Sinergi, BSN Silaturahmi dengan Mitra Haji dan KBIHU se-Kabupaten Pamekasan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:05 WIB

Puluhan Warga Pamekasan Terjangkit HIV/AIDS, MUI Dorong Regulasi Khusus dan Gerakan Kolektif Pencegahan

Berita Terbaru