Usai Dengarkan Pidato Presiden, Ketua DPRD Pamekasan Tekankan Pentingnya Supremasi Hukum

- Jurnalis

Jumat, 15 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur beserta pimpinan dan seluruh anggota dewan saat mendengarkan pidato presiden dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur beserta pimpinan dan seluruh anggota dewan saat mendengarkan pidato presiden dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan pidato Presiden RI, Prabowo Subianto, Jumat (15/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Pamekasan itu dihadiri pimpinan dewan bersama para anggota.

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman, Sekretaris Daerah (Sekda), Kapolres, Dandim 0826, Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan, hingga perwakilan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga hadir.

Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur, mengatakan pidato Presiden RI Prabowo Subianto kali ini menekankan pentingnya penegakan supremasi hukum tanpa pandang bulu.

Baca juga :  Ratusan Koperasi Merah Putih di Pamekasan Tak Aktif, Diskop UKM Naker Turunkan Belasan Pendamping Bisnis

“Pak Presiden menegaskan tidak boleh ada yang lebih sakti daripada hukum. Siapa pun orangnya tidak boleh mentang-mentang. Kita semua harus berhati-hati ke depan, baik DPRD kabupaten maupun pemerintah daerah di seluruh Indonesia,” katanya.

Politisi partai berlambang Ka’bah itu menyampaikan, Presiden Prabowo Qtjuga mengingatkan pentingnya pengelolaan aset negara.

Baik bergerak maupun tidak bergerak. Termasuk, tanah yang selama ini dikuasai pihak swasta untuk diambil alih demi kepentingan bangsa.

“Presiden meminta seluruh komponen pemerintahan saling bahu-membahu dan bergotong royong untuk menyukseskan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia,” ucapnya.

Baca juga :  DPRD Pamekasan Berhasil Pulihkan Status Layanan BPJS Kesehatan, Pelayanan Akan Lebih Maksimal

Menurutnya, makna kemerdekaan adalah berdiri di atas kaki sendiri dan bebas dari intervensi pihak lain selama berada di jalan yang benar.

“Kemerdekaan itu ketika rakyat tidak menganggur. Apapun pekerjaannya dan sekecil apapun harus disyukuri. Senang dengan pekerjaan dan aktivitas adalah wujud kecintaan pada Indonesia,” tandasnya. (ibl/nda)

Berita Terkait

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru